Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 32


__ADS_3

Di dalam mobil aku merasa kikuk... Aku tak tau apa yang harus aku bicarakan sama mamanya Riyan...


"Oh ya nak Meira kamu ambil jurusan bisnis yah... "Ucap Mama Ane


"Iya ma....sebenarnya Abi dan Umi tidak mengizinkan... Tapi saya sangat suka bisnis... Jadi saya ambil jurusan itu ma.... "Ucapku


"Emmmm emang Abi dan Umi kamu kerja apa nak... "


"Abi saya juga punya bisnis property... Beliau juga pengelola suatu yayasan untuk anak yatim ma.... Kalau Umi saya... Yah cuma ibu rumah tangga biasa... "


"Oalah... "


"Kalau mama kesibukan sehari- harinya apa... "


"Kalau mama juga sama seperti Umi kamu.... Dulu sebelum papa Riyan meninggal.... Mama ikut bantu- bantu papa... Tapi setelah meninggal... Mama ingin di rumah saja ... Menikmati hidup.... Dan berserah diri sama Allah... Sebenarnya mama ingin belajar mengaji... Tapi mama malu... "


"Kenapa harus malu ma.... Kalau mama mau.... Saya bisa ajarkan mama kog... Biar mama bisa mengaji... Bagaimana ma... "Ucapku


"Iya ma.... Suara mengaji Meira sungguh syahdu di dengar... Dia sangat fasih ma kalau mengaji... "Ucap Riyan


"Tidak kog ma... Saya juga sama - sama belajar... "


Ucapku merendah


"Emmmm ya sudah... Kamu tidak keberatan kan nak.. "


"Tidak lah ma.... Justru saya senang orang seperti mama masih gigi belajar... "


"Emmmm kamu memang anak yang baik nak.... Semoga kamu dapat jodoh yang baik juga.... "Ucap mama Ane


"Amin ya Allah.... Makasih yah ma.... "


"Kalau bisa jodohnya itu Riyan... Anak mama.... "


Aku hanya tertegun kaget.... Rasanya jantungku berdetak kencang saat mama Ane berbicara seperti itu.


"Mama bisa saja.... "


"Kenpa nak.... Apa Riyan kurang baik menurutmu... Apa dia bukan kriteriamu... "


"Bukan begitu ma... Mas Riyan lelaki yang baik... Tapi sejujurnya saya ingin mencari imam yang bisa menuntun saya menjadi lebih baik lagi ma... "

__ADS_1


"Tenang sayang.... Aku akan berusaha menjadi imam yang baik... Yang bisa saling mengingatkan saat salah... Yang saling memeluk saat sedih dan bahagia... Yang saling mencintai sampai nanti kita tua sayang.... "Ucap Riyan ....


"Amin... "Ucapku lirih...


Mama Ane sangat senang dengan sikapku yang welcome...


Tak terasa adzan magrib berkumandang....


"Mas.... Ma..... Kalau Kita sholat dulu bagaimana... Nanti gak keburu kalau sholat di rumah... Apa lagi sekarang macet sekali... "Ucapku sopan...


"Iya nak... Mama setuju... "


"Ok syang.... Kita cari restoran aja.... "


"Kog restoran sih mas... Kan kita mau sholat.... "


"Iya sayang.... Mas tau... Kita cari restoran yang ada mushollah nya.... Biar setelah sholat kita bisa langsung ke restoran.... Mas laper sayang... "


"Tapi aku ingin ke masjid mas... Siapa tahu bisa ikut jamaah.... "


"Ya udah deh sayang... Tuh ada masjid kita ke situ saja yah... "


"Ok mas.... "


"Ayo ma... "


"Iya nak... Ayo... "


"Aku gak di gandeng nih sayang... "Ucap Riyan cemburu


"Ihhhh apaan sih mas.... Kamu kan bisa jalan sendiri... Udah ayo cepat... Nanti keburu iqomah lho... "


Kami masuk ke masjid.... Ambil wudhu dan langsung ikut berjamaah....


Setelah berjamaah aku mencium tangan mama Ane ... Dan aku berdzikir dahulu baru berdoa...


Mama Ane hanya memandangku...


"Ya Allah jadikan dia menantuku kelak.... Aku sangat menyukainya ya Allah "batin mama Ane


"Alhamdulillah..... Mama sudah selesai kan... "Ucapku

__ADS_1


"Sudah nak... Ayo... "


"Iya ma... "


Aku yang melihat ada kotak amal.... Mengambil uang pecahan 50 rb dan ku masukkan ke dalam kotak itu...


Riyan sedari tadi menunggu di teras masjid... melihatku dan hanya tersenyum...


"Kenapa kamu mas... "


"Gpp sayang.... Aku juga mau menyumbang dulu yah... "


Dia berjalan ke arah kotak amal dan memasukkan uang 100 rb begitupun mama Ane.... Aku bahagia melihat keluarga itu....


Kita masuk ke mobil....


"Kita mampir ke restoran dulu gpp kan sayang... Aku laper banget sayang... Mama laper juga kan... " ucap Riyan


"Iya nak.... Mama dari tadi belum makan.... "Ucap Mama


"Ya Allah ma... Kenapa mama gak makan... "Ucapku


"Gpp nak... Mama gak enak makan aja.... "


"Ya udah kita mampir dulu ke restoran mas.... Kasihan mama kalau sampai tidak makan... "


Riyan hanya mengangguk... Riyan membelokkan mobilnya ke restoran Jawa.... Kita masuk ke restoran itu... Dan duduk di kursi di pinggir taman.... Kami memesan makanan...


Aku memesan nasi ayam bakar dan minum lemon tea


Sedang mama Ane memesan nasi pecel dan ikan bakar... Dan minum teh hangat...


Riyan memesan nasi bakar cumi... Plecing kangkung dan pesan kopi ekspreso


15 menit kemudian semua makanan datang...


Kami bertiga makan.... Ku lihat Mama Ane sangat bersemangat makan.....


"Terima kasih mas... Sudah mentraktir aku... "Ucapku


"Gak usah terima kasih sayang.... Aku senang kamu sudah mampu membuat mama berselera makan lagi sayang... "

__ADS_1


Aku hanya tersenyum.....


__ADS_2