Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 11


__ADS_3

Di sebuah warung mie MEWAH ( mepet sawah)


Kami duduk di bangku panjang.... Di depan kita ada pemandangan sawah yang baru di tanami padi... Kami memesan dua mangkok mie pangsit...


"Emmmm kamu kog tau kalau aku PKL disini... " ucapku sambil memyeruput es teh yang sudah datang duluan...


"Iya tau lah... Apa sih yang gak aku tahu tentang kamu Mei... " ucapnya tertawa kecil


"Jangan- jangan kamu ngikutin aku yah... "


"Gak lah Mei... Aku nyuruh mata- mata buat mata- matain kamu... "


"Buat apa... "


"Yah agar aku tahu segala aktifitas kamu... "


"Dasar cowok aneh... Aku gak suka yah kamu gituin... Lagian juga aku bukan buronan... Ngapain sih harus mata- matain aku segala"


"Kamu itu buronan Mei... "


"Buronan apa... "


"Buronan hatiku hahahaha"


Aku hanya terkejut dengan omongannya... Aku tak mau melanjutkan omongan iku... Dari pada aku malu sendiri...


Pelayan warung itu datang dengan membawa dua mangkok mie pangsit di atas nampan... Dia memberikan kepada kami yang sedari tadi becanda...


"Silahkan mas... Mbak dimakan... " ucap pelayan itu


"Terima kasih mas... "Ucapku


Aku mulai makan dengan lahap... Karna aku memang lapar sekali... Riyan yang sedari tadi memandangiku dia tersenyum melihat lahapnya aku makan...


15 menit berlalu aku sudah selesai makan...

__ADS_1


"Alhamdulillah... Aku kenyang... "


"Hey... Itu... Di bibir kamu... " ucap Riyan..


"Apa... " aku bingung maksd nya apa...


Aku meraba bibirku tapi tidak ada apa- apa...


Riyan mencoba membersihkan sisa mie di bibirku dengan tangannya...


"Ini... " ucapnya memberikan sisa mie itu kepadaku..


"Ihhhh dasar jorok... " ucapku membuang sisa mie itu..


"Hahahah... Mangkanya yang teliti... Kamu sudah kenyang kan... Ayo cepat hari sudah mulai malam... Aku akan mengantarkanmu ke tempat penginapanmu.. " ucapnya menarik tanganku...


Dia membayar mie itu.. Dan kami masuk ke dalam mobil...


"Terima kasih yah kamu sudah membayarkan makananku tadi mas... "Ada penekanan di kata " mas"itu..


Aku hanya tersenyum tipis... Dan menatap lurus ke depan...


Sesampainya di depan rumah pak RT... Aku lihat masih belum ada yang pulang...


"Mei... Jangan lupa terus merindukanku yah... " ucapnya saat aku mau turun dari mobilnya...


Aku hanya tersenyum tanpa menoleh ke belakang... Aku turun dan melambaikan tanganku kepada nya...


"Hati- hati mas... Terima kasih untuk hari ini... "


Aku segera masuk karna takut dia melihat ekspresi malu di wajahku...


"Iya Mei... Sama- sama... Good night my heart.. " ucapnya lirih...


Matanya tak luput dari terus memandangiku... Saat pandangannya tak lagi melihat wanita yang di impikan itu... dia mengegas mobilnya dan pulang dengan perasaan bahagia...

__ADS_1


Di dalam rumah aku ambil wuduk dan sholat magrib... Setelah sholat aku menyempatkan mengaji sebentar..


Di balik pintu bu RT mengintipku dari balik pintu kamar...


"Ya Allah anak muda itu... Sudah cantik... Rajin sholat... Rajin mengaji juga... Andai aku punya anak seperti itu"


Ucapnya sambil terus mengintipku


Aku yang baru menyadari ada yang mengintip aku segera mengakhiri ngajiku... Aku buka pintu..


Ku lihat ada bu RT yang sedari tadi memandangiku


"Ada apa bu... Apa ibu butuh sesuatu... " ucapku...


"Tidak nak... Cuma ibu seneng banget karena selama ini jarang ada yang mengaji di rumah ini... Kamu datang dan mengaji sangat merdu... Itu membuat rumah ini seakan tentram nak... " ucapnya memelukku


"Ohhh iya bu... Saya akan sering mengaji disini... Agar ibu senang... "


Di desa itu memang minim sekali ajaran agama... Mereka seperti menganut agama tapi mereka jarang


melakukan perintahnya...


"Semoga ini awal yang baik untuk keluarga ini " gumamku dalam hati.....


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


😘❤😘😍😍😘❤😍😘❤😍😘❤😍😘❤


__ADS_2