Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 86


__ADS_3

Sepulang dari restoran...


Mas Riyan berhenti di sebuah toko kue yang terkenal di kota London... Dia melihat- lihat berbagai jenis kue yang sudah tersaji di toko tersebut... Saat melewati bagian macaron mas Riyan sangat tertarik dengan kue tersebut... Karna terlihat sangat cantik dan elegan... Dia pun memanggil penjaga toko untuk memesan



"Excuse me ... I want to order this cake ... "Ucap mas Riyan sambil menunjuk ke kaca macaron


"Oh .. Sure sir .. Wait a minute"Ucap penjaga toko


"Ok.. "


Penjaga itu pun mengambil semua pesanan mas Riyan dengan hati- hati..


"Please wrap it nicely and neatly.. "


"Ok sir.. "


Penjaga itu membungkus semua pesanan mas Riyan dengan sangat cantik dan rapi..


"Here is your order, sir.. "


"Ok.. Here's the money ... Thank you "


"You're welcome.. "


Mas Riyan pun pergi berlalu dari toko tersebut... Saat membuka pintu toko.. Dia berpapasan dengan seorang lelaki yang membawa segelas kopi... Tanpa sengaja lelaki itu menabrak mas Riyan dan membuat kopi nya tumpah mengenai kemeja dan jas milik mas Riyan..


"Sorry sir ... I accidentally... "Ucap lelaki tersebut


"Yes .. Never mind.. "Ucap mas Riyan sambil mengelap kemeja nya dengan tangan


"Here is a tissue ... You can take it to clean your clothes "


"Ok thank.. I will to go now "

__ADS_1


" Once again, I am sorry.. "


"Ok.. No problem.. "


Mas Riyan pun pergi dari toko tersebut sambil membersihkan kemejanya yang mulai hitam karna kopi itu..


Sesaat matanya melihat sesuatu di kemejanya


"Astagfirulloh apa ini?? "


Dia melihat sebuah tanda bibir di kemejanya.. Dia pun mengingat lipstik siapa yang menempel di kemejanya..


"Apa ini punya Desi?? Iya ini benar punya Desi.. "Ucapnya saat mengingat kejadian di restoran tadi


"Ya Allah.. Alhamdulillah.. Kalau orang tadi gak menabrakku mungkin ini akan jadi masalah bagi aku dan Meira.. Terima kasih ya Allah engkau masih memberi keselamatan untuk rumah tangga kami.. "Ucap mas Riyan sambil tersenyum


Dia pun bergegas pergi ke mobilnya.. Dan berusaha membersihkan noda lipstik merah tersebut.. Untung dengan segala usaha nya lipstik itu akhirnya hilang dari kemejanya..


Diapun melesatkan mobil untuk segera pulang ke hotel...


15 menit kemudian mas Riyan sampai di hotel dan segera masuk ke dalam kamar...


Aku yang sedang fokus melihat pemandangan sore yang sangat indah itu sampai tidak mendengar suara mas Riyan...


Sedang mas Riyan yang melihatku terdiam langsung menghampiriku dan memeluk pinggangku dengan lembut


"Sayang.. Lihat apa sih?? Sampai- sampai mas pulang gak di sambut.. "Ucapnya lirih di telingaku


"Astagfirulloh mas.. Kapan kamu pulang?? Kog gak assalamualikum.. "Ucapku kaget


"Emmm barusan mas udah assalamualikum.. Tapi kamunya gak jawab.. Makanya mas langsung aja masuk dan memelukmu... Mas kangen sayang.. "


"Ishh.. Apaan sih mas.. Baru juga sebentar kamu pergi masak udah kangen sih.. "


"Iya sayang.. Beneran mas kangen sama kamu.. Bagi mas 1 jam tanpa kamu bagaikan 1 hari sayang.. "

__ADS_1


"Ihhh gombal deh.. Itu kenapa kemeja kamu kog hitam gitu.. Trz di tangan kamu itu apa mas..?? "


"Ohh ini sayang.. Tadi mas mampir ke toko kue.. Dan mas lihat ada macaron yang cantik- cantik ya sudah mas beliin aja buat istri mas yang cantik ini.. Kalau kemeja ini tadi ada orang yang tak sengaja menyenggol mas dan kopinya tumpah di kemeja dan jas mas.. "


"Ohhh.. Ya sudah sini aku lepas jas dan kemeja kamu... Biar aku ambil pakaian bersih buat kamu mas.. "


"Emmm apa gak sekalian celananya sayang.. "Ucapnya dengan mata genit


"Ishh... Mas ihh.. "Ucapku malu


"Hehehhe... Mas suka memandang mu saat malu seperti itu sayang... Wajah kamu seperti tomat yang baru matang.. Merah merona.. "Ucapnya sambil mencubit kedua pipiku..


"Mas.. Sakit tau.. "


"Hehehehe... Maaf sayang.. Ya sudah ayo temenin mas ganti baju... Mas mau kamu yang melepas dan memakaikan baju untuk mas.. Kamu mau kan istriku?? "


Aku hanya mengangguk dan membuntuti mas Riyan..


Aku memilihkan kaos pendek warna abu- abu dan juga celana panjang warna hitam... Terlihat sangat cool dan macho sekali suamiku itu..



Aku saja sampai gemas melihatnya...


"Kenapa sayang?? Kog gitu amat ngeliatinnya.. "


"Kamu tampan sekali sih mas... Aku jadi semakin mencintaimu sayang.. "Ucapku tanpa sadar


"Hehehehe... Kamu juga sangat cantik sayang... Mas beruntung memilikimu... Jangan pernah meninggalkan ku yah istriku.. "Ucapnya sambil menatap kedua mataku


Aku hanya tersenyum dan mengangguk


Mas Riyan langsung memelukku erat dan sesekali mencium lembut ujung rambutku..


"I love you bidadariku.. "

__ADS_1


"I love you too sayang... "


Ruang ganti itupun menjadi tempat penyatuan kami berdua..


__ADS_2