Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 51


__ADS_3

Malam datang menyapa insan di muka bumi ini...


Saat itu aku dan mas Riyan sudah melaksanakan sholat magrib berjamaah... Setelah berdzikir dan berdoa... Mas Riyan mengambil bungkusan dan memberikannya kepadaku


"Sayang... Sekarang kamu pakai baju ini... Aku mau ajak kamu keluar... Ok👍" Ucap mas Riyan menyodorkan baju berwarna coklat dan hijab dengan warna senada...


"Kita mau kemana mas... "Ucapku sambil mengambil baju dan hijab itu...


"Sudah nanti kamu tau sendiri... Aku tunggu di ruang kerjaku yah... "


"Jangan lama- lama yah sayang... "Bisiknya dengan mata menggoda


"Emmm.... Baiklah... "Ucapku langsung berlalu


Aku masuk kamar mandi untuk ganti baju... Setelah selesai aku pergi ke meja rias... Kulihat semua perlengkapan make up dengan merk yang biasa aku pakai sudah tersedia di atas meja....


"Apa mas Riyan sengaja membelikan nya untuk ku?"


"Tapi dia tau dari mana kalau aku pake merk ini??? Ah sudah lah... Pasti mas riyan menungguku.. "


Aku segera memoles bedak tipis- tipis ... Ku tambah lipstik pink di bibirku... Agar tidak terlihat pucat... Setalah itu aku semprot minyak wangi kesukaanku itu....


Setelah kurasa cukup.... Aku menghampiri mas Riyan di ruang kerjanya....


Tok.. Tok.. Tok...


"Mas.. "


"Iya sayang... Masuk saja.. "


"Iya... "


Aku membuka pintu itu dan kulihat mas Riyan sedang memandang ku... Dia terlihat tampan dengan setelan jaket hitam dan celana jens hitam...



"Sini dulu sayang... "


"Emmm iya... "


Aku pun menghampiri nya.... Aku duduk di sampingnya... Dia menatapku dengan senyuman yang mengembang di bibirnya...


"Kenapa mas... Kog kamu senyum- senyum sendiri... Ada yang aneh dengan dandananku "


"Gak kog sayang.... Kamu sangat cantik... Mas suka dandanan kamu yang senatural ini... "

__ADS_1


"Tapi kenapa kamu kog senyum- senyum sendiri... "


"Yah gpp... Emang gak boleh... Sini deketan lagi sama mas.. "


"Mau apa mas?? "Ucapku mulai gugup


"Sudah sini... "


Dia menarik tanganku karna gemas melihat tingkahku yang masih gugup saat bersamanya... Dia memelukku dan mencium lembut bibirku... Sontak aku kaget dan mendorong tubuh suamiku itu...


"Mas... Apa- apain sih"


"Kenapa sayang... Kamu kan sudah sah jadi istri mas... Apa mas tidak boleh menciummu.. "Ucapnya sedikit kecewa kepadaku


"Ya gak gitu mas... Aku kan kaget saja.... Maaf yah mas... Aku masih belum terbiasa dengan itu semua... "


"Emmm ya sudah lah... Ayo.. "Dia berdiri terlihat sekali dia kecewa kepadaku...


aku pun ikut berdiri.... Dan membuntuti suamiku yang masih terdiam itu... Saat hampir di depan pintu aku memeluknya dari belakang...


"Mas jangan marah... Aku tadi hanya terkejut mas... Aku masih belum terbiasa dengan kehidupan baruku ini ... Maaf mas... "Ucapku yang merasa sangat tidak enak dengan perlakuan ku tadi...


Mas Riyan diam tak menjawab...


Mas Riyan menghela nafas panjang dan balik badan dengan tersenyum...


"Kamu lucu sekali sih sayang... Mas gak marah kog... Mas cuma sedikit kecewa saja... Kenapa kamu masih seperti itu sama mas... Mas cuma ingin mencium istri sah mas saja... Apa tidak boleh??


"Boleh kog mas... "


"Beneran?? Kalau boleh sini gantian kamu yang mencium mas.. "


"Emmm... Tapi mas... "


"Gak usah tapi- tapian... Kalau kamu gak mau... Mas marah lagi nih... "


"Iya.. Iya... "


Dengan sedikit rasa malu aku beranikan diri mencium pipi suamiku itu dengan cepat...


*Cup*


"Sudah... Ayo berangkat "Ucapku masih dengan tersipu malu


"Hehehe... Ya sudah ayo berangkat... "

__ADS_1


"Kita mau kemana mas.. "


"Kita mau ke mall sayang... Mas mau beliin baju buat kamu... Stok baju mas buat kamu sudah habis... "


"Maksud kamu?? "


"Iya kemarin mas beliin kamu baju 3 stel.. Sekarang mas mau beliin baju kamu satu lemari sayang... "


"Buat apa mas?? "


"Iya kan kamu gak punya baju disini sayang... Kamu pulang ke rumah mas gak bawa apa- apa... Makanya mas sebagai suami yang bertanggung jawab harus memenuhi semua kebutuhanmu.... Mas gak mau membuat Abi menyesal sudah memberikan mu kepadaku.... Walau mungkin sampai sekarang beliau masih membenciku... "


"Emmm maafin Abi ya mas... "


"Gak sayang... Justru mas yang minta maaf sama kamu... Gara- gara mas kamu harus seperti ini... Tapi kamu jangan khawatir... Sebisa mungkin mas akan selalu membuatmu bahagia... "


"Makasih mas.. "


"Ya sudah ayo berangkat.... Kita pamitan dulu ya sama mama... "


"Iya mas.. "


Kami berdua pun turun dan berpamitan sama mama Ane... Setelah itu pergi ke mall...


Sesampainya di mall.. Mas Riyan menggandeng tanganku mesra... Aku sebenarnya masih gugup... Tapi aku mulai membiasakan diriku..


Mas Riyan memborong baju sampai beberapa stel... Ada 10 stel yang di belinya... Aku sampai kualahan untuk menolaknya... Setiap aku menolak pasti dia bilang


"Sudah harus nurut sama mas.... Mas suami kamu tau... Sudah kewajiban mas "


Aku pun tak bisa berkutik...


Kami pulang dengan membawa 5 bungkusan.. Mas Riyan membawa 3 bungkusan sedang aku membantunya membawa 2 bungkus di tanganku...


Cekrek...



"Kamu cantik sayang... "


"Apaan sih mas... Pake di foto- foto segala... Aku kan malu mas.. "


"Kenapa harus malu... Mas cuma mau menyimpan setiap momen bersamamu sayang... "


Aku hanya tersenyum... Mendengar semua perkataan nya...

__ADS_1


__ADS_2