Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 19


__ADS_3

Riyan sampai di desa PKLku pas adzan magrib berkumandang....


Aku keluar kamar dan mau berwudhuk.... Saat melewati ruang tengah yang menjurus ke ruang tamu aku melihat seseorang yang tak asing bagiku... Dia sudah duduk di kursi dengan Denis dan pak Rahmat.... Aku yang menyelinguk di balik tirai terlihat oleh Riyan


"Kalau kangen gak usah ngintip gitu... Datang aja ke sini...."Ucap Riyan meledek di sambut dengan celingkan Denis dan pak Rahmat yang kepo dengan siapa yang di maksud Riyan


Aku yang mendengar langsung kabur... Dengan perasaan malu...


"Siapa sih kak.. "Ucap Denis berbisik


"Itu... Kakak ipar kamu dek... Hhahaha"


"Ohhhh... Mana kog gak ada... "Denis berdiri memastikan


"Dia udah pergi... "


"Oalah... " Ucap Denis singakat...


"Oh ya pak Riyan ada apa yah ke sini... "Ucap pak Rahmat menghentikan tawa kami....


"Tolong pak... Panggil saya Riyan saja... Saya masih muda pak hehehe"


"Oh maaf pak... Eh panggil mas saja yah biar enak... "


"Iya pak terserah bapak... "


"Oh ya mas Riyan ada apa ke sini... "


"Ini pak... Saya mau minta izin untuk menginap di sini satu malam saja.... Karna saya kangen sama adik saya ini... "Ucapnya mencari alasan..

__ADS_1


"Oh jadi kalian saudaraan yah... Bapak baru tahu... "


"Iya pak... Saya kakaknya Denis.... Gimana pak boleh gak.. "Ucap Riyan kembali...


"Iya boleh kog mas... Tapi maaf di sini mas Riyan hanya bisa tidur di depan tv bersama yang lain... "


"Oh tidak masalah pak... "


"Ya sudah mas Riyan... Bapak tinggal ke belakang dulu yah.... Semoga mas Riyan betah di gubuk saya ini.. "Ucapnya merendah


"Ini mah bukan gubuk pak... Ini mah istana... Hehehe"


"Bisa saja mas Riyan... Yaudah saya permisi mas... "


"Iya pak silahkan.... "


Pak Rahmat pergi meninggalkan ruang tamu menuju kamarnya....


"Bismillahirrohmanirrohim... Yasin... Walquranilhakim... "


Aku mengaji dengan nada yang telah di ajarkan oleh umi dan abi... Aku begitu hanyut dalam suasana syahdu ini... Sampai tak tau kedatangan Riyan yang telah mematung berlipat tangan di belakangku mendengar alunan syahdu dari pembacaan ayat suci alquran ini...


5 menit berlalu


"Shodaqollahul adzim... " aku menyudahi lantunan ayat suciku... Dan berdoa kepada Allah... Memberi yang terbaik untukku... Saat aku lepas mukena... Aku sangat kaget melihat seorang lelaki berdiri berlipat tangan menyenden di tembok... Lelaki itu tak asing bagiku... Karna di samping mushollah lampunya mati... Aku tak nampak jelas muka nya itu...


"Siapa itu... "Ucapku takut kalau itu hantu... Atau jelmaan siluman...


Dia berjalan tanpa menggubris ucapanku... Dia berjalan ke arahku dan menujukkan wajahnya...

__ADS_1


Wajah yang tampak bersih.. Putih... Hidung mancung dan mata belok khas Indonesia....


"Assalamualikum Meira... "Ucapnya tersenyum sangat manis padaku...


"Waalaikum salam... Lho mas Riyan... Kamu gak pulang tadi... Kirain udah pulang... "Ucapku tersenyum


"Aku nginep di sini Mei... Aku mau habiskan waktu di sini... Jauh dari kebisingan kota... "Ucapnya


"Ohhh mas Riyan sudah sholat magrib belum... "Ucapku


"Udah kog tadi di jalan Mei hehehhe"Ucapnya kelihatan gugup...


"Jangan berbohong... Tidak baik lho.... Kalau belum ayo cepet sholat.. Keburu magribnya habis.... "Ucapku ceramah


"Iya aku mau sholat... Tapi kamu temenin yah... "Ucapnya manja


"Ihhh ogah banget... Aku mau ke kamar dulu... "Ucapku berlalu...


Tiba- tiba tanganku di tarik... Membuatku jatuh di pelukan Riyan yang gempal dan sispek itu...


Sejenak kami menikmati adegan itu... Aku ingat persis dengan adekan FTV yang sering aku tonton...


Riyan hanya tersenyum melihatku...


"Kamu suka yah kalau aku peluk seperti ini.. "Ucapnya membuyarkan lamunanku... Aku langsung berdiri bergegas...


"Maaf mas... Silahkan sholat... "Ucapku buru- buru pergi... Menyimpan wajah merahku...


Riyan hanya tersenyum melihatku yang tersipu malu....

__ADS_1


"Dasar cewek aneh... Tapi aku suka sekali... "Ucapnya


__ADS_2