
Selesai sarapan... Kami memutuskan untuk pergi ke rumah Umi dan Abi... Aku dan mas Riyan berpamitan kepada Mama...
"Yah nak... Hati-hati... Salam buat Umi dan Abi mu yah sayang... "Ucap Mama
"Iya Ma... Kami pergi dulu... Assalamualaikum.. "
"Waalaikum salam... "
Seperti biasa mas Riyan menggandeng tanganku dan membukakan pintu mobil untukku...
"Salahkan masuk permaisuriku... "
"Emmm Terima kasih mas... "
"Iya sayang... Sama- sama... "
Mas Riyan memutar balik segera masuk ke dalam mobil... Duduk di kursi pengemudi... Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan normal ...
"Mas... Kita mampir ke supermarket dulu yah... Aku mau beli sesuatu buat Umi dan Abi.. "
"Ok sayang... "
Sesampainya di depan supermarket yang aku tunjuk... Mas Riyan menghentikan mobilnya... Kami berdua masuk ke dalam...
"Kamu mau beli apa sayang??? "Ucap mas Riyan
"Emmmm enak nya kita bawain apa yah mas... "
"Gimana kalau kita bawakan cemilan dan buah saja... Di sini kan lengkap sayang... "
"Oh iya yah mas... Ya sudah aku mau beli roti bolu dan juga buah apel dan jeruk buat Umi dan Abi... "
"Ya ayo mas antar... "
"Ok mas... "
__ADS_1
Di supermarket itu semua tersedia... Karna di situ supermarket terbesar di derah kami... Ada juga kafe- kafe di dalam nya... Toko kue... Toko buah... Wahana permainan semuanya ada lengkap...
Aku menghampiri gerai kue langgananku sama mas Riyan... Aku melihat- lihat kue yang ingin aku beli... Ada satu kue bolu lapis coklat yang menggoda selera... Aku pun membeli kue itu...
"Mas aku mau beli kue itu yah.. "
"Iya sayang... Tinggal bilang saja... Nanti mas yang bayar... "
"Ok mas... "
Aku memesan kue itu untuk di bungkus... Saat mau membayar ternyata dompet mas Riyan ketinggalan di dalam mobil...
"Sayang... Kamu tunggu di sini sebentar yah... Mas mau ambil dompet yang ketinggalan di mobil.. "Ucapnya
"Emmm baik mas... "
"Sebentar yah mas... Dompet suami saya ketinggalan di mobil.. "Ucapku kepada kasir toko kue tersebut...
"Iya kak... Tidak papa... Silahkan kakak duduk dulu di kursi sana.. Biar tidak capek... "
Aku pun mengikuti saran mas itu untuk duduk di kursi tunggu... Saat enak- enaknya duduk... Datang seorang wanita yang langsung melabrakku... Aku sangat terkejut dengan perlakuan nya...
"Hey kamu!!!!! "Ucapnya
Sontak aku melihat ke arahnya...
"Tasya??? "Ucapku
"Kamu jauhi Riyan... Dia punyaku!!!! "Ucapnya dengan nada tinggi...
"Maksud kamu apa sih Sya... Mas Riyan itu suamiku... Gak mungkin aku menjauhinya.... "
"Dasar kamu yah pelakor!!!! ... Dulu Desi sekarang kamu....Udah dandanan kamu kampungan!!!!... Kamu itu gak pantas buat Riyan... Yang pantas buat Riyan itu hanya aku... Jadi aku minta sama kamu kamu jauhi dia!!!! "
"Maaf yah Sya... Aku gak bisa jauhin suami aku... Aku sangat mencintai mas Riyan .... Begitu pula dengannya... Apalagi sekarang aku hamil anaknya... Jadi mending kamu saja yang berhenti mengejar- ngejar suamiku... Masih banyak lelaki yang baik di dunia ini yang bisa kamu cintai... "
__ADS_1
"Ohhhh jadi kamu berani yah nasehatin aku!!!!... "
Tasya dengan keras mendorongku sampai aku jatuh terpental mengahantam kursi yang berderet di situ... Para pegawai toko yang melihat kejadian itu segera menghentikan aksi Tasya yang ingin menghajarku...
"Mbak- mbak stop... Atau mbak aku akan laporkan ke polisi... "Ucap mas kasir di toko itu
"Minggir gak usah ikut campur!!! "Ucap Tasya...
Dengan brutal dia menarik kerudungku...
"Awwwww sakit... "Rintihku...
"Tolong.... Tolong... "Ucap pegawai toko roti itu
Dia mencoba melindungiku dengan menangkupkan tubuh nya di dekatku...
"Sudah mbak... Kasihan mbak ini... Dia sedang hamil... "
"Biar... Dia sudah merusak kebahagiaan ku!!!... "
Tak butuh waktu lama orang- orang datang membantu ku... Mereka memegangi tangan Tasya... Dan membawa Tasya keluar toko untuk di serahkan ke pos satapam untul di tindak lanjuti...
"Ya Allah mbak... Itu mbak keluar darah... Kemana ini suaminya... "Ucap seseorang yang melihat darah merembes di kakiku...
Mas Riyan yang melihat kerumunan di dalam toko segera masuk.... Dan melihat ku bersimbah darah di bawah kakiku
"Ya Allah sayang.... Kamu kenapa??? "
"Awwwww.... Sakit mas... Sakit perut aku... "
"Tadi ada seseorang yang menyerang kakak ini pak... Saat bapak pergi.. Sebaiknya kakak ini segera di bawa ke rumah sakit... Takut ada apa- apa sama kandungan nya pak... "Ucap penjaga toko itu...
"Iya... Tolong bantu saya.. "
"Baik pak... "
__ADS_1
Mas Riyan membopongku... Darah yang merembes itu tercecer di lantai... Kesadaran diriku seperti hilang... Aku pun pingsan...