Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 23


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul setengah 7...


Kami memutuskan untuk pulang... Di sepanjang jalan kami banyak bertemu dengan warga yang mau pergi ke sawah... Ada juga 3 gadis- gadis desa yang lalu lalang sambil membawa ember cucian.... Mereka pada melihat ke arah Riyan....


"Hai mas ganteng.... Boleh kenalan gak... "Ucap seorang gadis yang berambut panjang terurai ke belakang...


"Aku Ajeng... "Ucapnya genit


"Ihhhhh dasar kamu genit Jeng... Tapi aku juga mau kalau ganteng kayak gini... Hai bang nama aku Neni... "


Ucap wanita yang rambutnya di kepang pinggir


"Kalau aku Susi.... aak ganteng... "Ucap wanita berambut pendek itu...


Riyan di kerubuti oleh 3 wanita itu... Aku yang melihatnya sedikit risih... Makanya aku jalan terus saja... Tanpa memperdulikan mereka....


Riyan sadar kalau kekasihnya itu mungkin sekarang cemburu... Dia pun mencoba mengejar ku


"Maaf ya mbak- mbak.... Saya harus pamit dulu... "Ucapnya mencoba melarikan diri


"Ihhhhhh aak... Jangan gitu dong... Beri tahu kami dulu siapa nama aak... "Ucap Susi


"Nama saya Ridwan ok.... Sekarang please let me go... Ok... "


Riyan menyamarkan namanya...agar mereka tidak mencari tahu tentang dirinya.... Dia pun pergi dari kerumunan gadis-gadis itu... Dia mengejarku...


"Sayang Meira.... "Panggil nya...


Tapi aku tak mempedulikannya... Aku terus berlari menjauhi Riyan.....Dengan cepat Riyan memegang tanganku... Menariknya dan membuatku jatuh di pelukannya...


"Ihhhhh apaan sih... Lepasin... Aku mau pulang.. "Ucapku terus meronta dari dekapan cowok aneh itu...


"Sayang dengerin aku dulu... Kamu jangan marah dong... Tadi itu cuma gadis iseng sayang... "Ucapnya mencoba menjelaskan


"Aku gpp kog mas... Aku sadar saja sekarang... Maaf mas aku mau pulang... "


Aku pergi bergegas ke rumah pak Rahmat... Karna sebentar lagi kita akan melakukan aktifitas yang sudah kami rencanakan semalam...


Riyan mengikutiku dari belakang... Dia hanya diam dan terus mengikutiku...

__ADS_1


Sampai di pertigaan rumah pak Rahmat.... Riyan menarik tanganku lagi...


"Sayang... Kamu masih marah sama aku... "Ucapnya


"Gak mas... Aku harus buru- buru pulang... Aku udah telat... "Ucapku mencoba melepas genggaman tangan Riyan


"Ok... Tapi kamu senyum dulu... Baru aku biarin kamu pergi sayang... "


Aku tersenyum terpaksa


"Sayang jangan kepaksa gitu dong..... Harus ikhlas... ayo mana senyum ikhlas nya... "


"😊😊😊 nihh ikhlas kan... Udah mas... Aku mau pulang... Aku udah telat... "


"Yaudah kita pulang sama- sama sayang... "


"Iya... "Ucap ku jutek...


Kamipun pulang...


Sesampainya di rumah... Semuanya temenku sudah pada beres... Dan mau berangkat....


"Maaf Nis... Aku akan segera mandi dan pergi ke balai desa... Kalian duluan saja... Maaf yah... "Aku bergegas masuk mandi dan berwudhuk


Saat semuanya berangkat... Tinggal Denis dan Riyan


"Kamu dari mana sih kak... kog sampai jam segini.. "


"Dek... Tau gak aku tadi udah jadian sama Meira.. "


"Masak kak... Masak Meira mau sama cowok modelan kayak kakak gini... Kakak pelet yah... Hahahah"


"Ngapain aku pelet... Aku kan tampan... Gak perlu pelet... Kamu jangan bentak- bentak calon kakak ipar kamu lho dek... Kalau kamu bentak... Kamu berhadapan dengan ku.. "


"Iya deh kak... Siap... Yaudah aku berangkat dulu... Nanti kakak berangkat sama Meira saja yah... Biar sweet.. "


"Ok... Kamu pinter banget sih dek... Yaudah sana berangkat... "


Denis berangkat... Sedang Riyan masuk... Riyan melihatku sholat.... Sejenak dia memandangiku...Baru Riyan pergi mandi... Setelah mandi dia ganti baju... Dia pinjem baju adiknya itu... Dia memakai baju putih dan celana santai berwarna putih juga... Dia rapikan rambutnya.... Terlihat sangat tampan dan gagah juga...

__ADS_1


Aku yang baru selesai sholat dhuha... Bergegas ke kamar untuk ganti baju... Kulihat rumah pak Rahmat itu sudah sepi.... Aku bergegas masuk dan ganti pakaian... Aku memakai baju putih... Bawahan pink soft... Dan memakai kerudung sama warnanya dengan rokku.. Aku bermake up natural... Dengan bibir pink... Ku semprot minyak wangi ke bajuku...


Aku bergegas keluar.... Aku kunci pintunya juga... Karna tak ada orang di rumah...


"Sayang... "Ucap Riyan


"Lho mas Riyan kog ada di sini... Bukannya... Tadi ikut Denis .. "Ucapku kaget...


"Gak sayang aku tunggu kamu... Kamu sangat cantik sayang... "Ucap Riyan menghampiriku


"Mas kamu mau ngapain... "Ucapku


"Gak sayang... Ayo berangkat "


"Yaudah ayo... "


Aku berjalan dulu... Tapi Riyan memegang tangaku erat... Dia terus memegang tangannku...


"Mas aku bisa berjalan Sendiri... "Ucap ku


"Yah sayang aku tau... Cuma aku ingin pegang tangan kamu aja... Gak boleh yah... "


"Yaudah "


Kamipun berjalan bersam ke balai desa...


.


.


.


.


.


Happy reading guys.... Jangan lupa like komen dan vote juga biar novel ini berkembang... Terima kasih semua....


😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍❤😘😍

__ADS_1


__ADS_2