
"Sudah lah Bi...Maafkan mereka...Mungkin ini sudah takdir Allah....Ingat Bi jodoh ..Maut dan rezeki itu sudah diatur sama Allah sebelum kita dilahirkan di dunia...Mau Sampai kapan Abi membenci mereka...Itu tidak adil buat mereka bi!!!"Ucap Umi yang tiba-tiba sudah ada di belakang ku dan mas Riyan
"Iya pak...Maaf kan anak saya...Jika memang caranya salah dalam mendapatkan Meira...Tapi saya jamin kalau Riyan sangat mencintai Meira..."Ucap Mama yang berada di samping Umi...
Abi merasa terpanggil...Tiba- tiba tangannya memegang pundak kami dan menyuruh kami bangun...
"Bangunlah nak...Bangun...Abi sudah memaafkan kalian...Maafkan Abi juga yah kalau selama ini Abi sudah membuat kalian susah..."Ucap Abi
Kami berdua sontak memeluk tubuh Abi...Tubuh yang sudah membesar kan ku dengan penuh kasih sayang...Tubuh yang mengajarkan ku berbagai ilmu kehidupan...Air mata kami sudah tidak bisa di bendung lagi...meleleh deras sampai membasahi baju yang di pakai oleh Abi ku itu...
"Terima kasih Abi... Terima kasih....Ini yang Meira dan mas Riyan tunggu dari dulu...Terima kasih Abi sudah memaafkan kami ...."Ucapku di sela tangis yang sudah pecah sejak tadi...
Mas Riyan tak bisa berkata-kata dia hanya menunduk sambil mengambil tangan Abi ku...Dia cium tangan nya...Tangan yang selama ini ingin dia cium sebagai tanda bakti kepada mertuanya itu...
"Terima kasih Abi...Ini adalah suatu kebahagiaan buat kami...Terima kasih sekali lagi.."Ucap mas Riyan dengan suara yang tersekat Karna tangis bahagia nya
"Iya nak...Iya...Abi juga terima kasih sama kamu sudah menjaga anak Abi dengan baik...Kamu memang menantu terbaik yang Allah berikan kepada kami.."Ucap Abi dengan tangannya yang sesekali mengusap lelehan butiran bening di pipinya...
Mama dan Umi yang melihat semua itu ikut bahagia...
__ADS_1
"Akhirnya yah Bu .. Keluarga kita bisa utuh juga....Ini yang selalu saya nantikan Bu.."Ucap Mama kepada Umi
"Iya Bu ...Semoga keluarga kita selalu utuh dan kompak yah Bu...Tanpa ada selisih faham seperti ini lagi..."Ucap Umi
Kedua wanita itu saling berpelukan memberi kebahagiaan satu sama lain...
"Mari Abi...Kita masuk ke rumah... Riyan akan memperkenalkan keluarga utuh kita ini kepada semua orang...Agar mereka semua ikut merasakan kebahagiaan yang kita rasakan ini..."Ucap mas Riyan
"Iya nak...Mari.." Ucap Abi
Kami jalan bertiga bergandengan...Karna memang kami sangat merindukan saat-saat seperti ini...Apalagi aku yang memang sangat merindukan nya...
Malam itu berlalu begitu cepat...Semua tamu undangan sudah pulang ke rumahnya masing-masing...Umi dan Abi pamit untuk pulang...
"Nak Abi dan Umi pamit pulang dulu yah..."Ucap Abi
"Apa tidak sebaiknya Abi dan Umi menginap saja...Ini sudah malam... Lagian aku masih kangen sama kalian.."Ucap ku
"Iya benar itu Umi...Abi...Kalian menginap saja di sini yah...Kami akan sangat bahagia jika itu terjadi.."Tambah mas Riyan
__ADS_1
"Iya Bu...pak...Mungkin ini ngidamnya Meira..Pasti bayi mereka ingin kakek dan neneknya menginap di sini..."
"Bagaimana ini Abi???"Ucap Umi
"Ya sudah lah...Kita menginap satu malam saja yah di sini..."Ucap Abi
"Iya Bi...Tidak papa...Itu sudah membuat kami sangat bahagia..."Ucapku ...
Malam itu menjadi malam terbahagia bagi ku dan mas Riyan...Tak henti-hentinya aku mengucap syukur kepada Allah yang sudah meluluhkan hati Abi ....
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Assalamualaikum kakak readers... Terima kasih sudah setia membaca novel ku ini...Jangan lupa yah mampir ke novelku yang lain...1.Di Pesantren Ada Cinta
2.Suami ku Suami pilihan Ortuku
Aku tunggu like...Komen dan vote nya yah kakak..Karna itu adalah penyemangat ku untuk terus berkarya...Aku yakin kakak reader semua baik hati dan juga dermawan...Heheheh ...
Salam sayang dari aku... Sarangheyo
__ADS_1
By: Difa_Alifiandra