
Dengan cepat dokter memasang semua peralatan yang di butuhkan untuk putri kecil ku....Dia di masukkan ke dalam inkubator agar tetap hangat...
Mas Riyan hanya bisa menatap anaknya itu dari balik jendela kaca sambil mengelus pelan di kaca tersebut...Di dalam hati tak henti-hentinya dia bersyukur kepada Allah Karna telah memberikan nyawa ke dua buat anaknya itu...
"Nak...Jangan lupa hubungi mertua kamu yah...Bicara baik- baik sama mereka... Insyaallah mereka akan mengerti..."
" Aku fikir sebaiknya nanti saja Ma.. Setelah Meira sadar...Aku tidak mau Ma hubungan ku sama mertuaku renggang lagi setelah tau kejadian ini..."
"Tapi nak..."
"Aku mohon Mama mengerti yah.."
"Emmm baiklah nak...Lebih baik sekarang kamu tengok istri kamu...Kasih dukungan kepadanya agar dia bisa cepat sembuh.."
"Iya Ma...Mama tolong jaga anak Riyan di sini yah..."
"Iya nak..."
Mas Riyan segera menuju ruanganku...Dia meminta izin kepada suster untuk melihat istrinya itu...
"Silahkan Pak...Tapi sebelum itu bapak pakai baju ini dulu yah..."
"Iya sus..."
__ADS_1
Mas Riyan memakai baju biru lengkap dengan masker dan penutup rambut...Dia melangkah kan kakinya menuju ke arahku...Dia tarik pelan kursi yang ada di samping ranjang ku...Dengan perlahan dia memegang tanganku...Di ciumnya dengan mesra tanganku itu...
"Sayang...Cepat sadar...Cepat bangun yah...Anak kita selamat sayang....Anak kita cantik sekali sepertimu... Apa kamu tidak ingin melihatnya... Hiks...hiks...Sayang jangan lama- lama yah tidurnya...Kami sangat membutuhkan mu sayang..."Ucap mas Riyan dengan sekat air mata yang menetes di pipinya...
Dia tak bisa menahan perasaan bersedih campur berslah yang berkecamuk di dalam hatinya...
Dia terus saja menangis menatap keadaan istrinya yang sedang tertidur dengan selang di tangan dan wajahnya...
Di alam sadar ku...
Aku sedang berada di suatu tempat yang sangat indah dengan baju berwarna putih... Di tempat itu di hiasi dengan berbagai macam bunga berwarna warni dengan kupu- kupu yang lalu lalang menghisap madu di pucuk bunga- bunga itu...Di tempat itu ada banyak juga air terjun dengan anak sungai di bawahnya...Air terjun itu bermacam-macam warna ada yang putih seperti susu...Ada yang tawar seperti air putih dan ada yang bermacam- macam warna seperti jus...
Aku mengambil seteguk air susu di anak sungai itu...Ku ambil dengan cawan tanganku...Ku teguk
"Subhanallah betapa nikmat nya air ini..."Ucapku
Tak lama ada suara lelaki yang memanggil namaku... Sepertinya aku
"Meira sayang...Kembali sayang..."Panggil lelaki itu
Aku berkeliling mencari sumber suara yang memanggil namaku...
"Siapa kamu???"Teriakku takut
__ADS_1
"Sini sayang...Ini aku suami kamu...Kembalilah sayang..."
"Enggak...Aku gak mau..Aku mau ada di sini saja.."Jawabku
"Tempatmu bukan di sini sayang...Tempatmu ada di samping ku..."
"Enggak aku nyaman di sini..."
"Apa kamu gak kasihan sama anak kita...Putri kamu yang baru saja kamu lahirkan???"
"Putri??? Maksud kamu???"
"Kamu sekarang menjadi seorang ibu sayang....Ini putri kita..."
Seketika nampak sosok lelaki dengan wajah tampan mirip dengan mas Riyan membawa seorang bayi kecil mungil di gendongan nya... Bayi itu tersenyum lucu kepadaku...Dia mengangkat tangannya seakan meminta untuk aku gendong...
"Subhanallah...Cantik sekali kamu nak..."
Ucapku tak terasa air mata ini lolos dalam Kungkungan nya
"Ini anak kita sayang...Kembali yah..Kita rawat anak kita sama- sama...Aku tak bisa merawat nya sendirian tanpa kamu Meira..."Ucap lembut lelaki itu..
Sejenak aku berfikir sambil melihat sekeliling tempat itu...
__ADS_1
"Betapa menakjubkan nya tempat ini...Tapi kasihan anak itu jika aku tak ikut dengannya???"Batinku sangat bimbang...
Di sisi lain ada tempat yang sangat luar biasa dan di sisi lain ada seorang anak yang terus mengangkat tangannya sambil tersenyum gemas menatap ku...