
Di kantor
Riyan meeting bersama Aldi... Dia bertemu klien dari luar kota...
1 jam setelah meeting... Riyan kembali ke ruangannya... Di sofa ada sosok wanita cantik berdress merah.. panjangnya seatas lutut...... Rambutnya hitam lurus panjang terurai... Riyan sudah bisa menebak siapa itu...
"Kamu ngapain ke sini... "Ucap Riyan sinis...
"Hey sayang.... Kamu habis meeting yah... Kenapa emang aku gak boleh ke sini... " ucapnya manja... Mencoba merayu Riyan yang hanya mentapnya penuh kebencian...
"Gak usah pegang- pegang aku... Aku gak suka... Dan mulai sekarang kamu gak usah ke kantorku lagi.. Understand? " ucapnya mencampakkan tangan mantan kekasihnya itu.. Desi
"Kamu kenapa sih sayang... Bukannya kamu sangat mencintaiku... Aku tau aku salah... Kemarin aku selingkuh sama dia... Tapi sekarang aku baru sadar kalau aku sangat mencintaimu"ucapnya membuntuti Riyan yang ingin duduk di kursinya...
"Sayang kamu bilang... Heh.. Semua sudah terlambat... Aku sudah gak sudi lagi sama kamu... Kamu tahukan pintu keluar dari kantor ini... Jadi mohon ibu Ratna Desita untuk keluar dari ruangan dan kantorku"ucap Riyan sambil menunjuk ke arah pintu...
"Dasar laki-laki tak tahu di untung awas saja kamu akan menyesal sudah mencampakkanku" ucap Desi pergi dengan muka masam....
Aldi yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka langsung masuk... Dan tersenyum
__ADS_1
"Wahhh... Siapa gadis itu... Yang sudah buat sahabatku ini berlaku kasar pada mantan kesayangannya itu"
"Jadi dari tadi kamu mendengar yah... Dasar kepo"
Aldi mendekati sahabatnya itu dan memberi kode agar Riyan memberitahu siapa gadis itu...
"Nanti kalau sudah resmi aku akan kasih tau sama kamu" ucap Riyan tertawa...
Di kampus
Aku ikut rombongan ke desa Sukun untuk tugas PKLku... Aku bersama 9 orang lainnya naik travel...
Kami mulai PKL besok dan agenda hari ini cuma nyurvei saja...
Kami pulang sore... Pada saat naik ke travel aku ketinggalan mapku di rumah pak RT... Aku berlari ke rumah pak RT untuk mengambil mapku... Aku lupa kasih tahu temen- temen untuk menungguku... Aku langsung lari sekuat tenaga untuk bisa ke travel itu berada... Ternyata mereka meninggalkanku... Aku bingung... Harus bagaimana... Aku telpon temen2ku tapi gak ada yang angkat... Karna waktu itu mereka sedang asyik memutar lagu di dalam travel... Aku menelpon mas Ahmad.. Tapi gak di angkat... Aku bingung mau telpon siapa lagi... Mau telpon abinya... Beliau sedang di luar kota... Mau telpon uminya takut uminya khawatir... Jadi aku berjalan menusuri jalan sambil mencari angkot... Aku cari uang lembaran di mapku untuk naik angkot..
Tiba- tiba ada kartu nama seseorang yang jatuh..
Aku lihat kartu nama Riyan Adi Pratama..
__ADS_1
Dirut PT. Pratama sejati Murni... Di situ ada nomer hpnya aku mau menghubunginya tapi aku takut dia salah faham.. Tapi hari sudah hampir malam... Aku juga sudah lelah berjalan... Terpaksa aku menghubungi cowok aneh itu...
Tut... Tut... Tut...
"Hallo ini siapa"ucap Riyan
"Assalamualaikum.. Hay Riyan.. "Ucapku gugup
"Waalaikum salam... Ini seperti suara Meira... Iya kan" ucapnya menebak
"Hehehehe iya... Aku boleh minta tolong gak"ucapku meringis...
"Tolong apa Mei... Pasti aku akan siap membantu" Ucapnya bergegas bangun dari tempat duduknya...
"Jadi gini... Aku ketinggalan travel saat survei tempat... Aku gak ada yang jemput nih... Aku udah telpon kakakku tapi gak di angkat... Udah di sini gak ada angkot atau ojek... Aku sudah lelah berjalan... Tolong jemput aku bisa kan... Kalau gak bisa gak usah dech... Biar aku jalan saja"ucapku memelas...
"Kamu tunggu di situ.. Dan share lokasi kamu yah... Aku akan jemput kamu sekarang... Jangan kemana- mana "ucapnya...
Riyan pergi langsung ke parkiran dan menstater mobilnya dengan kecepatan tinggi... Dia gak mau terjadi apa - apa sama wanitanya itu....
__ADS_1