Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 96


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit....


"Sayang kamu duduk dulu di tempat tunggu sini yah... Mas mau telpon dr. Asti dulu... "Ucapnya sambil membantuku untuk duduk


" Iya mas... "


Dia mencoba telpon dr. Asti... Tapi tak di angkat... Diapun menelpon nya lagi...


"Hallo dokter... Ini Riyan.. "


"Oh Riyan... Ada apa Riyan?? "Ucap dr. Asti


"Apa dokter sudah datang... Saya mau periksakan istri saya... Kata dokter kalau udah seminggu harus periksa.. "


"Oh iya.. Kamu langsung saja ke ruangan saya... Saya tunggu.. "


"Baik dok.. "


Dia menutup telpon nya dan membantuku berdiri...


"Ayo sayang... Kita langsung saja ke ruangan dr. Asti.. "Ucapnya sambil membopongku pelan...


"Mas... Aku bisa jalan sendiri kog... "Ucapku pelan


"Sayang.. Mulai sekarang kalau mas ada di dekat kamu.. Mas akan melakukan ini sama kamu... Jadi kamu harus terbiasa yah.. "Ucapnya sambil melengkungkan bibir seksinya


Aku hanya diam dan menuruti saja apa kemauannya...


Tok.. Tok.. Tok...


"Dokter ... Ini Riyan "


"Masuk Riyan... "

__ADS_1


Kami pun masuk ke dalam ruangan dr. Asti


"Selamat pagi dok.. "Sapa ku


"Selamat pagi Meira... Bagaimana keadaan kamu hari ini.. "Ucap dr. Asti


"Alhamdulillah baik dok... Cuma sekarang saya lebih gampang mual dan lebih ingin tetap di kamar.. Males ngapa- ngapain.. "Ucapku


"Oh.. Itu wajar Meira... Ya sudah ayo saya periksa dulu...Kamu tes kencing dulu yah.. "Ucap dr. Asti memberi ku cawan kecil dan sebuah alat tes kehamilan...


"Iya dok.. "


Aku sebenarnya masih bingung...


"Apa mungkin aku hamil... Kog di suruh tes kencing segala... "Batinku..


Aku diantar dr. Asti ke kamar mandi yang ada di ruangan itu.. Aku pun buang hajat di dalam cawan itu dan meletakkan test pack di dalamnya... Setelah beberapa saat baru lah muncul hasilnya...


Aku mencucinya dulu baru menyerahkan test pack itu kepada dr. Asti...


"Oh iya... "


"Bagaimana hasilnya dok.. "Ucap mas Riyan...


"Selamat sebentar lagi kalian akan jadi seorang ibu dan bapak... Jaga baik- baik kandungan Meira yah Riyan... Jangan sampai kecapean dan juga jangan sampai stres... Makan yang banyak.. Terutama sayur.. Buah dan ikan... Usia kehamilan Meira masih berjalan 2 minggu jadi masih rawan... Nanti saya kasih resep vitamin dan juga susu yah.. "Ucap dr. Asti


"Ya Allah beneran dok... Terima kasih yah sayang... "Ucap mas Riyan yang tiba- tiba langsung meluk dan mencium keningku...


"Mas... Malu dong.. Di sini kan masih ada dr. Asti... "Ucapku sambil meringis ke dr. Asti


"Gpp kog Meira... Itu sudah lumrah bagi saya... "Ucapnya sambil tersenyum melihat wajah malu ku


"Hehehe.. Maaf dok... Saking seneng nya saya... "

__ADS_1


"Iya gpp Riyan... Ini resep obat nya.. Kamu tebus di apotik depan yah...Apa ada pertanyaan lagi??? "


"Ohh... Apa boleh berhubungan badan kalau sedang hamil muda seperti ini dok?? "Ucap mas Riyan sambil tersenyum


"Mas... Ihhhh kamu tanya apaan sih.. "Ucapku pelan...


"Hehehhe... Sebenarnya boleh... Tapi harus hati- hati dan jangan terlalu sering yah... Kalau sebaiknya sih untuk sekarang jangan dulu... Nanti kalau sudah menginjak 2 bulan ke atas gpp.. "Ucap dr. Asti


"Yah... Puasa dong dok.. "Ucap mas Riyan cemberut


"Ishhh... Mas... Kamu nih... Ya sudah dok kita permisi dulu.. "Ucapku


"Hehehhee... Iya hati- hati.. "


"Iya dok.. "


Kami keluar dari ruangan dr. Asti... Mas Riyan menebus obat yang di berikan oleh dr. Asti sedang aku menunggu di depan apotik sembari duduk dan mengelus pelan perutku


"Ya Allah terima kasih engkau telah memberi kepercayaan kepada kami untuk merawat dan mengasuh benih cinta kami ini... "Ucapku


Tak terasa air mataku berjatuhan membasahi tanganku yang mengelus- elus perutku


Mas Riyan yang selesai dengan urusannya segera menghampiri ku...


"Sayang... Kenapa kamu menangis... Apa ada yang sakit??? "Ucapnya yang langsung duduk mengelapi air mataku


"Enggak kog mas... Aku hanya bahagia saja... Selama hampir setahun kita menikah dan sekarang kita sudah di beri kepercayaan oleh Allah untuk menjaga benih cinta kita ini.. "Ucapku


"Iya sayang... Alhamdulillah yah... Mulai sekarang mas akan lebih ekstra hati- hati dalam menjaga mu dan juga jagoan kecilku ini... "Ucapnya ikut mengelus perut ku


"Ya sudah ayo kita ke barbershop... Aku ingin memotong rambutmu dengan model yang Aku inginkan... Kamu harus mau yah mas??? "Ucapku lagi


"Selama itu pantas di kepalaku... Aku siap sayang... "

__ADS_1


"Ya sudah ayo.. "


Dengan sigap mas Riyan membantuku berdiri dan membopongku keluar dari rumah sakit itu...


__ADS_2