Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 66


__ADS_3

Akhir - akhir ini... Mas Riyan sangat sibuk dengan urusan bisnisnya... Dia selalu berangkat pagi- pagi sekali... Bahkan dia sering tidak sarapan... Pulangnya pun juga sering tengah malam... Aku sebenarnya kasihan melihat suamiku itu... Tapi aku tak tahu harus berbuat apa..


Siang itu aku menelpon nya..


"Assalamualikum mas.. "


"Waalaikum salam sayang... Ada apa?? "


"Emmm mas sibuk tidak hari ini.. "


"Iya sayang... Mas sibuk sekali sayang... "


"Ohh... Apa mas sudah makan?? "


"Mas belum sempat makan sayang.. Nanti saja kalau mas laper... Udah dulu yah sayang... Mas sibuk sekali.. I love you.. "


Dia mematikan telponku... Mungkin memang dia sangat sibuk.. Akupun berinisiatif untuk membuatkan bekal dan mengantar nya ke kantor... Aku pergi ke dapur.. Menyiapkan makanan di dalam kotak bekal.. Ku tata dengan sangat rapi biar mas Riyan tertarik untuk memakannya


Setelah aku siap dengan bekal khusus buat mas Riyan... Aku mencari Mama di kamarnya untuk pamit..


Tok... Tok.. Tok..


"Ma... Mama.. "


"Iya nak.. Sebentar.. "


Ceklek


Terbukalah pintu kamar Mama Ane..


"Ada apa sayang.. Kamu bawa apa itu?? "


"Emmm Meira mau ke kantor mas Riyan Ma ... Kasihan mas Riyan tadi belum sarapan... jadi Meira mau memberi bekal ini biar mas Riyan bisa memakannya.. Boleh kan Ma ??? "


"Ya tentu dong sayang... Kamu memang istri yang baik... Ya sudah kamu ke sana nya minta antar Denis saja yah.. Jangan naik taksi.. "


"Emmm baik lah Ma... Assalamualikum " Aku menyalami tangan Mama mertuaku itu..


"Waalaikum salam.. Hati- hati sayang.. "


"Iya Ma .. "


Aku bergegas pergi karna Denis sudah menunggu ku di mobil...


"Emmm lama sekali sih kak... Dari mana saja.. "


"Hehehe maaf Nis... Aku barusan pamit sama Mama.. Ya udah ayo berangkat... "


"Ok kak.. Nanti kakak di tungguin atau gimana?? "


"Gak usah Nis... Aku mau nungguin mas Riyan makan... Biar habis... Kasihan dia.. "


"Cie.. Cie.. Emmm so sweet.. "


"Ihhh apaan sih Nis.. Kamu sudah selesai skripsinya.. "


"Udah lah kak... Kalau kamu?? "


"Alhamdulillah udah juga... Gak terasa yah kurang 4 bulan kita wisuda"

__ADS_1


"Iya Kak... "


Kamipun menikmati perjalan itu...


"Sudah sampai... Tuan putri silahkan turun"


"Emmm ya sudah terima kasih Denis... Sudah mengantar ku.. "


"Ok kak... Salam buat kak Riyan... Bilang suruh habisin makanannya.. "


"Ok.. Aku masuk dulu yah "


Denis melajukan mobilnya.. Entah dia mau pergi ke mana aku juga tak tahu..


Aku bergegas masuk... Dan menanyakan ke resepsionis tentang keberadaan suamiku..


"Ohhh apa sudah ada janji dengan beliau?? "


"Emmm belum mbk... Tapi saya ke sini untuk mengantar makanan buat pak Riyan.. "


"Ohhh maaf mbak... Kalau mbak belum punya janji.. Mbak tidak boleh masuk... Silahkan mbak titipkan ke saya.. Biar saya yang mengantar.. "


"Tapi mbak.. "


Tiba- tiba..


"Kalian tidak tahu siapa wanita ini?? Dia istri bos kalian pak Riyan... Jadi biar kan dia masuk ke ruangan pak Riyan... Kalian mengerti.. "Ucap lelaki itu


Akupun menoleh dan ku lihat sesosok yang tak asing bagiku


"Mas Aldi... Terima kasih ya mas.. "


"Emmm baiklah.. Permisi mbak.. "


"Iya bu"


Mereka seperti ketakutan karna sudah lancang mencegah istri bosnya masuk... Mereka langsung menundukkan kepala saat aku pamit untuk menuju ke ruangan mas Riyan.. "


Tok.. Tok.. Tok..


"Emmmm siapa?? "


"Saya.. "Ucapku singkat karena aku mau memberi kejutan


"Masuk.. "


Akupun masuk... Kulihat suamiku itu sedang serius menatap laptopnya...


"Assalamualikum mas.. "


Dia seperti terkejut mendengar suaraku.. Dia langsung mendongak melihat ke arahku


"Waalaikum Salam .. Ya Allah sayang... Kamu kog bisa kesini... Sini sayang "Ucapnya seperti senang melihat ku ada di situ


Aku menghampiri suamiku itu


"Sini duduk di pangkuan mas... Mas kangen sekali sama kamu... Akhir- akhir ini mas sering pulang malam dan berangkat pagi-pagi sekali "Ucapnya menyuruhku duduk di pangkuan nya


Aku hanya menurutinya saja.. Ku duduk di pangkuan nya ku kalungkan tanganku di lehernya..

__ADS_1


"Emmm sayang bawa apa?? Baunya enak sekali... "


"Ini mas.. Aku bawakan kamu bekal... Kamu makan yah.. Biar aku suapin.. "


"Emmm baiklah.. Ayo ke kamar.. "


"Ayo mas.. "


Kami pun pergi kekamar.. Agar tidak ada yang mengganggu kebersamaan kami..


"Kamu duduk dulu yah mas... Aku ambil sendok dan minum dulu... "


"Ok sayang.. "


Akupun mengambil sendok dan sebotol air mineral.. Ku buka bekal yang aku bawa..



"Emmm seperti nya enak ... "


"Ayo makan mas.. Biar aku suapin yah.. "


"Ok sayang.. "


Aku menyuapi suamiku dengan telaten... Dia makan sangat lahap...


"Emmm enak sayang.. Terima kasih yah.. "


"Iya mas... Ayo makan lagi.. "


Aku menyuapi mas Riyan sampai bekal yang aku bawakan itu habis dan bersih tak tersisa..


"Alhamdulillah... Aku sudah kenyang sayang... Besok lagi yah sayang.. "


"Insyaallah mas.. Aku mau cuci wadah bekal dulu yah sebentar.. "


"Emmm sudah di sini saja.. "


Dia menarik tanganku... Alhasil aku pun terjatuh di pangkuan nya...


"Ahhh mas... "


"Aku kangen bermanjaan denganmu sayang ku... Jangan kemana - kemana yah.. Di sini saja sayang.. "Ucapnya


Aku hanya mengangguk dan terus menatap matanya...


Tak lama bibirnya menyentuh bibirku... Dia menciumku.. Dengan sangat lembut dan cukup bergairah... Aku yang hanya diam.. Perlahan membalas ciumannya itu.....


Dan... Saat di puncak...


Telpon mas Riyan berdering... Mau tidak mau kamipun menyudahi ciuman itu...


"Emmm siapa sih ganggu saja.. "Ucapnya sedikit kesal


"Hehehehe sudah angkat saja mas siapa tahu penting... Aku bersihkan wadah bekal dulu yah mas.. "


"Sayang.. "Ucapnya manja


"Mas... Udah angkat dulu... Nanti kalau penting bagaimana?? "

__ADS_1


"Emmm baiklah... "


__ADS_2