Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 37


__ADS_3

Aku menemani mama Ane makan... Kulihat wanita itu sangat senang dengan kehadiranku...


"Kamu besok ke sini lagi kan sayang... "Ucap mama Ane


"Maaf ma... Meira gak bisa janji... Insyaallah yah ma.... Meira usahain... "Ucapku sambil menyuapi mulutku dengan makanan...


"Nak... Kamu jangan berfikir yang aneh- aneh yah tentang Riyan dan Desi.... Mereka sudah putus nak... Yah memang Desi seperti itu orang nya... "


"Emmm biar saja ma.... Kalau memang jodoh tak akan lari kemana kog.... "


Mama Ane cuma tersenyum...


"Kamu memang baik nak... "Gumam mama Ane


Setelah makan.... Aku ikut membantu bibik membereskan piring kotor ku dan mama Ane


"Gak usah non... Biar bibi saja.... Nona duduk saja"Ucap bik yam


"Biar bik... Gpp... Aku sudah biasa kog... Ayo... Biar aku tolong bawakan ke belakang... "


"Emmm makasih non... "


Mama kembali dari kamarnya dan melihat ku melakukan itu... Mama hanya tersenyum... Dan menatapku dengan diam...


Tiba- tiba Riyan turun dari atas kamarnya... Dan menghampiri mama nya yang sedang mematung menatap kekasihnya...


"Kenapa ma... "Ucap Riyan


"Lihat tuh.... Meira memang sangat berbeda dengan Desi.... Dia tak hanya cantik.. Anggun... Tapi dia juga baik.... Agamis... Dan lihat tuh... Dia sangat rendah hati... Mama sangat suka nak.... Cepat buat dia jadi menantu mama nak... "Ucap mama Ane


"Emmmm.... Aku juga sangat mencintai nya ma... Aku juga ingin memiliki seutuhnya.... Tapi sangat sulit untuk mendapatkannya ma... "Ucap Riyan


"Tapi selama ini kalian sepertinya sudah saling mencintai.... Kenapa sulit Riyan... "Tanya mamanya


"Iya... Itu karna aku yang mencintai nya... Sedang Meira masih ragu denganku ma... Mama doain saja yah biar Meira segera menjadi istriku... "Ucap Riyan


"Pasti sayang... "Ucap mamanya

__ADS_1


Adzan magrib berkumandang... Aku sudah selesai membantu bik yam... Dan melihat Riyan dan mamanya yang sedari tadi menatap ke arahku...


"Hay sayang... "Ucap Riyan menghampiriku


"Emmmm mas Riyan... "Ucapku datar...


"Ma... Boleh kan kalau Meira numpang sholat di sini... Baru setelah itu Meira pulang kerumah... Takut gak keburu ma... "Ucapku berlalu meninggalkan Riyan yang menghampiri ku


"Tentu boleh nak... Ya udah ayo nak.... "Ucap mama


Riyan pun ikut sholat berjamaah dengan kami... Dia bertugas jadi imam... Setelah sholat aku mencium tangan mama Ane.... Sedang Riyan menyodorkan tangannya kepadaku... Aku hanya menatapnya saja tanpa menggubris nya... Tau situasi seperti itu mama Ane menjadi gak enak hati... Dia pergi dari situ...


"Nak... Mama mau ke kamar mandi dulu yah... "Ucap mama Ane


"Emmmm iya ma.... Meira masih mau berdoa terlebih dahulu... "


Sehabis berdoa aku bergegas pergi meninggalkan Riyan... Dengan cepat Riyan menarik tanganku....


"Tunggu sayang... Kamu kenapa diemin aku seperti ini... Apa salahku... "


"Gak... kamu gak salah mas.... Aku mau pulang... Lepas.. "


"Dasar cowok gak punya perasaan... Gak peka... "Gumamku dalam hati...


"Udah lah mas... Aku gpp.. Aku mau pulang... "Ucapku kesal


"Ya udah mas anterin kamu... "


"Gak usah... Aku bisa pulang sendiri kog..."


"Sayang.... "Dia menarik tanganku dan aku jatuh di pelukannya... Dia memelukku erat... Seakan tak ingin jauh dari ku


"Aku tahu kamu marah sama mas.... Tapi sumpah sayang... Mas sudah gak ada hubungan apa- apa sama Desi.... Dia cuma masa lalu mas... Kamu harus percaya.."


"Lepasin.... Kamu apa- apaan sih mas... Kita bukan muhrim.... Lepasin mas... "Rontaku mencoba melepaskan diri dari tubuh sispek Riyan


"Gak.... Mas gak akan melepaskan mu.... Sebelum kamu menceritakan kenapa kamu diemin mas dari tadi.... "

__ADS_1


"Tapi sakit mas... Kamu menyakitiku hiks... Hiks.. "Ucapku menangis


Dengar tangisanku.... Riyan melepas tubuh kecilku... Dia mengusap air mata ku...


"Maaf sayang... Mas cuma gak ingin kamu diemin mas kayak gini... Tolong mengertilah sayang... "


"Harusnya kamu yang mengerti mas.... "Ucapku lirih dan pergi meninggalkan Riyan yang masih tak mengerti apa yang aku fikirkan...


Aku keluar dari kamar itu dan pamit pada mama Ane....


"Nak... Kamu kenapa... Kenapa mata kamu sembam kayak gitu... Apa Riyan menyakiti mu... "


"Tidak kog ma... Ini tadi kelilipan saja...."


"Bener sayang... Kamu gak bohong kan sama mama.. "


"Bener ma... Meira pamit yah ma... Ini sudah malam... Assalamualaikum.. "Ucapku menyalami mama Riyan


Riyan yang mengejar ku sudah ada di bawah....


"Biar aku yang akan mengantarmu Meira... "


"Gak usah mas.. Aku bisa pulang sendiri kog... "


"Nak... Ini sudah malam... Biar Riyan mengantarmu.... Biar mama juga tenang sayang.... Kamu mau yah... "Ucap mama Ane


"Ya sudah ma... Aku nurut saja sama mama... "


Riyan tersenyum sedangkan aku merasa masih sangat kesal... Aku berjalan menuju mobil Riyan dan di ikuti dengan Riyan juga... Dia membukakan pintu mobil nya untukku... Aku masuk tanpa kata dan Riyan pun melaju dengan pelan....


.


.


.


.

__ADS_1


. ❤😍😘❤😍❤😘❤😍❤😘❤


__ADS_2