Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 14


__ADS_3

Kulihat jam sudah menunjukkan pukul setengah 7


Aku masih santai menikmati hawa sejuk itu...


Aku sudah jarang menikmatinya.. Karna di kota sudah penuh dengan polusi...


Tak lama Telponku berdering menghentikan nyanyian yang aku setel di Handphone ku... Kulihat dan bisa ku tebak pasti Riyan yang telpon... Karna memang tak ada yang lain lagi... Nomer di hpku cumak satu yaitu Riyan saja... Karna aku lupa nomer bunda dan aku juga belum mengisi nomer temen- temenku yang lain...


Aku mengangkat telpon cowok aneh itu...


"Hallo assalamualikum Mei... "


"Waalaikum salam mas... Udah kan sholat subuhnya... "


"Udah Mei... Kamu lagi apa... Sudah makan belom... "


"Aku lagi joging... Ini aku lagi di parit di hamparan sawah yang masih terus berkembang.. Sungguh sangat indah mas... "Ucapku sambil menatap hamparan sawah itu...


"Emmmm pasti indah yah Mei... "


"Indah banget mas... Sangat indah... Aku sudah jarang melihatnya di sekitar rumahku... "


"Aku jadi ingin ke sana Mei... Aku ingin melihat indahnya sawah itu bersamamu... Pasti akan jauh lebih indah... " Riyan mulai menghayalkan wanitanya itu


"Ihhh apaan sih mas... Kamu itu selain aneh juga jago gombal yah... Pasti cewek kamu banyak yah... "


"Iya... dulu saja sampai antri ambil nomer kalau mau ketemu aku.. Hahahahha"Ucapnya tertawa keras...


"Dasar kamu itu mas... Trz kenapa kalau sampai antri- antri... Sampai tua belum juga menikah... "Ucapku meledek

__ADS_1


"Yah karna aku masih nunggu seseorang yang berkerudung pink yang sedang memandang hamparan sawah sendiri... Di sana... "


"Kamu kog tau kalau aku kerudungan pink... "


Ucapku curiga...


"Ya taulah kamu pakek kaos pink dan celana putih kan... Informanku yang memberitahuku"...Ucapnya tertawa


"Ihhhh siapa informanmu... Niat banget sih kamu... Aku gak suka yah kalau kamu terlalu memantauku"Ucapku sewot..


"Hahahahha GR banget sih kamu Mei... Oh ya kamu mau apa telpon aku pagi- pagi... "


"Oh iya tolong dong lihatin umi aku... Apa dia baik- baik saja...Aku kangen banget sama umi ku itu... "Ucapku sedih...


"Ohhh ok... Nanti aku mampir yah ke rumah kamu... "


"Makasih yah mas... Yaudah aku mau pulang dulu... Sudah jam 7 ini... Kamu gak kerja"


"Ihhhh emang aku siapa kamu... Kog kamu harus ngasih nafkah aku.. "


"Kamu kan calon makmumku Mei... Calon bunda dari anak- anaku... Calon istri dari Riyan Adi Pratama... Hahahaha"


"Mimpi aja terus.... Tapi kalau jatuh jangan nangis yah."


"Gak akan nangis... Lawong aku pasti dapetin kamu kog hahaha... "


"Gak boleh ngomong kayak gitu... Ucap Insyaallah... Semoga Allah meridhoi... Gitu lho"


"Amin ya Allah... Semoga ini awal dari hubungan kita yah Mei"

__ADS_1


"Hubungan apa mas... " aku bingung apa maksudnya..


"Hubungan pertemanan Mei... Kamu maunya hubungan apa emang... "Ucapnya menggoda


"Yah hubungan pertemanan... "Ucapku malu..


"Yaudah Mei... Jangan lupa makan... Jangan lupa tidur.. Dan jangan lupa.... "Dia menghentikan ucapannya


"Dan jangan lupa apa mas... "Ucapku penasaran


"Jangan lupain aku Meira sayang... "


"Dasar cowok aneh... Yaudahlah... Aku mau pulang... Kamu juga hati- hati... Jangan lupa makan... Jangan lupa minum... Jangan lupa sholat... Assalamualikum mas"


"Waalaikum salam Mei... I love you.. "Dia buru- buru menutup telponnya...


Aku yang mendengarnya merasa malu... Aku memutuskan untuk pulang ke rumah bu Sumi... Dan segera mandi... Karna tadi aku belum mandi....


.


..


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2