
Bakda magrib..
Biasanya kita makan malam bersama..
"Ayo mas.. Kita keluar.. Pasti Mama nungguin.. "
"Iya sayangku... Ayo.. "
Mas Riyan melenggangkan satu tangan nya di pinggangku.. Kita turun secara bersamaan..
"Ini dia yang di tunggu... Akhirnya turun juga... Sini nak Mama sudah lapar "Ucap Mama dengan senyum yang terlukis di bibirnya
"Hehehe Maaf yah Ma.. Kenapa Mama tidak makan duluan tadi.. "Jawabku sembari duduk di sebelah mas Riyan
"Makan sendiri gak enak sayang... Makanya Mama nungguin kalian.. "
"Ohhh Denis kemana Ma ?? "Tanya mas Riyan
"Biasa.. Adik kamu.. Hang out sama temennya... Ngerayain kelulusan katanya.. "
"Emmm "Jawab mas Riyan manggut- manggut
"Mama mau makan apa.. Biar Meira ambilin.. "
"Ohh Mama mau makan cap cay.. Sama telor balado saja sayang... "
Dengan cekatan aku mengambil dan memberikannya kepada Mama..
"Silahkan makan Ma.. "
"Terima kasih sayang.. "
"Mas gak di ambilin nih"Ucap mas Riyan
"Iya mas.. Sebentar.. Mas mau makan pakai apa?? "Tanyaku
"Emmm.. Aku mau makan ayam goreng pakai sambel dan cap cay.. "
"Ini mas... Silahkan makan mas.. "
"Terima kasih sayang.. Kamu juga makan yah.. "
Aku hanya mengangguk dan mengambil makanan ku..
__ADS_1
"Ma.. Besok Riyan sudah harus pergi ke London .. Riyan titip Meira yah Ma.. Jaga dia.. "Ucap mas Riyan mengalihkan pandangan nya kepadaku..
"Tenang saja Riyan... Mama sudah anggap Meira seperti anak Mama sendiri kog.. "
"Nanti kalau ada apa- apa.. Langsung telpon Riyan.. Riyan akan terus memantau kalian dari jauh.. "
"Kamu gak usah khawatir berlebihan.. Disini kan ada adik kamu Denis... Dia pasti akan ikut menjaga Meira.. "
"Ohh iya kan ada Denis yah.. "
Aku hanya diam tanpa ikut berbicara... Sebenarnya hatiku was- was.. Ada rasa takut dan juga ada rasa sedih yang bersarang... Aku tidak bisa membayangkan bagaimana sepinya hari- hariku tanpa kehadiran suamiku itu.. Seketika nafsu makan ku hilang..
"Ma... Meira pamit ke kamar dulu yah.. "
"Lho kenapa sayang.. Itu makanan kamu belum habis.. Kamu habisin dulu.. Nanti kamu sakit kalau gak makan.. "Ucap Mama Ane
"Maaf Ma... Tiba- tiba nafsu makan Meira hilang.. Meira ke atas dulu yah Ma.. "
Aku berlari meninggalkan kedua orang yang sedang bingung dengan tingkahku malam ini..
"Riyan cepat susul istri kamu.. Kayaknya dia sedih banget mau kamu tinggal 1 bulan ke London.. "Ucap Mama yang merasa khawatir dengan keadaanku
"Iya Ma... "
"Sayang.. "Ucapnya lembut
"Mas.. Kemana mas harus pergi.. Kalau mas pergi aku sama siapa?? Aku belum terbiasa kamu tinggal jauh seperti ini mas.. "Ucapku yang langsung hanyut memeluk nya
"Sayang.. Dengerin mas.. Mas pergi untuk keluarga kita.. Untuk masa depan kita.. Mas pergi cuma sebentar sayang.. Tak lama.. Cuma 1 bulan.. Setelah itu kita bersama lagi.. "
"Tapi kenapa harus besok.. Kenapa gak lusa.. Setelah aku wisuda.. Apa mas tidak mau melihatku di wisuda.. Aku sedih.. Umi dan Abi ku tidak mungkin hadir... Dan kamu juga tidak hadir.. "Ucapku
"Sayang... Maaf yah.. Mas janji setelah mas pulang.. Mas akan lakukan apapun yang Meira minta.. Kamu jangan sedih lagi yah.. Kalau kamu terus bersedih nanti mas kerjanya gak tenang.. Terus kalau kerjaan mas berantakan.. Mas harus lebih lama lagi dong di sana.. "Ucapnya mencoba membujukku
"Emmm.. Ok.. Tapi mas gak boleh nakal yah.. "
"Hehehe... Gak lah sayang... Hati mas cuma buat kamu.. Cinta dan kasih sayang mas juga cuma buat kamu.. Mas gak akan tebar pesona.. Atau mencari kandidat lain di sana sayang.. "
"Awas kalau bohong.. Mas besok berangkat jam berapa?? "
"Jam 10 sayang.. Kamu ikut yah mengantar mas ke Bandara.. "
"Iya mas.. Yaudah ayo aku bantuin packing... Pasti mas belum packing kan?? "Ucapku mulai berdiri dan mengambil koper buat mas Riyan
__ADS_1
"Hehehe kamu tahu saja sih sayang.. "
Aku mengambil semua keperluan mas Riyan.. Mulai baju.. Celana.. Dalaman.. Semua yang mas pilih aku yang memasukkan nya.. Setelah selesai adzan isyak berkumandang.. Kamipun memutuskan untuk sholat berjamaah dan berdoa memohon perlindungan buat keluarga kita.. Terutama buat mas Riyan yang akan berangkat ke London besok..
Setelah selesai
"Sayang.. Ayo ikut mas.. Mas mau mengajak kamu ke hotel.. Mas mau menghabiskan malam ini berdua saja bersama mu... Kamu mau kan?? "
"Iya mas.. Aku siap- siap dulu yah.. "
"Ok.. "
Mas Riyan turun meminta izin kepada Mama Ane.. Saat aku turun..
"Ma Meira pamit yah.. "
"Iya sayang.. Jangan lupa buatin Mama cucu yah.. "Ucapnya dengan senyum menggoda
"Mama... Insyaallah yah.. "Ucapku yang sudah tertunduk malu..
"Ya sudah Ma kita pergi dulu.. Assalamualikum "Ucap mas Riyan
"Waalaikum salam.. "
Mas Riyan melajukan mobilnya ke hotel yang di maksud.. Sesampainya di sana..
"Selamat malam pak Riyan.. "Sapa seorang laki- laki yang seperti nya manager hotel itu
"Malam.. Kamar yang saya pesan sudah ada kan,?? "
"Sudah pak.. Mari kami antar.. "
"Ok.. "
Kami di antar ke sebuah kamar yang sudah di pesan khusus oleh mas Riyan..
"Silahkan pak.. Ini kamarnya.. Dan ini kuncinya.. Selamat beristirahat.. Semoga senang dengan pelayanan kami.. "
"Iya terima kasih.."
Kamipun masuk dan melihat kamar itu..
Subhanallah..
__ADS_1