
Setelah selesai memasak... Aku segera menatanya di atas piring.... Ku beri potongan tomat dan ku garnis dengan sayur slada kutaruh juga krupuk dan acar di sebelahnya....
"Alhamdulillah selesai.. "Ucapku
Aku membawa sepiring penuh nasi goreng seafood dan segelas air putih itu ke kamar...
Kubuka pelan pintu kamar itu... Aku masuk ke dalamnya... Kulihat suamiku sudah selesai mandi dan mulai berkutat dengan laptopnya...
"Mas... "Ucapku
"Iya sayang... "Jawabnya sambil terus mengetik
Aku menghampiri suamiku yang sedang duduk di sofa
"Mas... Nasi goreng seafood nya sudah matang... Ayo makan... "Ucapku
"Emmmm iya sayang... Kog cuma satu piring... Punya kamu mana sayang... "
"Aku ingin makan sama mas Riyan sepiring berdua... Boleh gak mas?.. "
"Ohhh ya tentu boleh dong sayangku... Mas boleh minta tolong gak? "
"Minta tolong apa mas... "
"Kerjaan mas masih banyak sayang... Mas tolong di suapin yah... Soalnya mas akan makan sambil bekerja... "
"Oh iya mas... "
"Makasih sayang... "
Aku mulai menyuapi mas Riyan .... Dia sangat menikmati nasi goreng seafood buatanku itu...Sendok demi sendok nasi goreng berhasil landing di mulutnya sampai bersih tak tersisa...
"Alhamdulillah habis... "Ucapku
"Enak sekali sayang... Kamu memang jago yah... Rasanya tak kalah dengan masakan chef bintang lima... Terima kasih Meira... "
__ADS_1
"Iya mas... Ini minum dulu "
"Iya sayang.... "
Aku segera mengemasi piring dan gelas yang sudah sama- sama habis isinya... Aku bawa ke belakang... Ku cuci semua peralatan dapur yang aku pakai untuk memasak tadi...
Tiba- tiba...
"Emmmmm"
Aku sangat terkejut ada sepasang tangan yang melingkar dengan manja di pinggangku... Sontak aku dengan cepat menoleh ke arah tangan orang yang memelukku dari belakang itu...
"Ya Allah mas... Aku kira siapa.... Kapan kamu turun nya... "
"Tadi sayang... Saat kamu bercelotek dengan peralatan dapur... "
"Ohhhh... Mas mau apa ke dapur... Apa mas butuh sesuatu "
"Iya... Mas butuh kamu... Butuh pelukan kamu... Mas ingin tidur sambil memelukmu... "Ucapnya sambil bersiap mencium bibirku
"Mas.... Ini di dapur... Nanti kalau ada yang liat gimana... Aku malu mas... Kita ke kamar saja yah... "
"Mas.... Nanti kalau tiba- tiba ada yang bangun bagaimana? ... Kita ke kamar saja yah... "
"Emmmm baiklah... "
Kami berjalan bergandengan tangan... Aku mulai menerima perlakuan romantis seperti itu dari suamiku...
Sesampainya di kamar... Mas Riyan menggendongku dan mengunci pintunya... Dia turunkan ku perlahan di atas kasur... Dia menatapku dengan tajam...dia mulai melepas hijabku yang sedari tadi melekat di kepalaku...
"Sayang... Apa mas boleh melakukan itu malam ini... "
"Apa mas tidak capek?? "
"Capek sih sayang... Tapi mas sangat ingin... Boleh yah? "
"Maaf mas... Aku masih belum siap... Lain kali kalau aku sudah siap... Pasti aku akan menyerahkannya untuk mu."
__ADS_1
"Emmmm baiklah.... "
Mas Riyan perlahan turun dan tidur di sampingku... Aku sebenarnya sangat kasihan... Tapi aku masih belum siap...
"Maaf mas... "Ucapku lirih sambil memeluk tubuh suamiku... Berharap dia tidak marah karna penolakanku
"Iya sayang... Tapi mas boleh kan tidur di pelukan mu... Mas butuh ketenangan sayang.... Seharian ini tenaga dan fikiran mas sangat terkuras habis.... Mas benar- benar butuh kenyamanan dari kamu istriku.. "
"Iya mas.... Memang ada masalah apa di kantor... Mungkin mas mau cerita sama aku... Biar beban fikiran mas sedikit berkurang... "
"Panjang sayang kalau di ceritain... Intinya cabang usaha mas yang ada di London lagi ada masalah... Mas benar- benar pusing... "
"Emmmm sini mas.... Tidur yah mas... Kamu pasti capek sekali... Aku sebagai istri kamu hanya bisa mendoakan semoga apa yang kamu lakukan ini semuanya membuahkan hasil yang bagus dan maksimal... "Ucapku sambil mengusap- usap rambut suamiku itu...
"Amin... Terima kasih istri ku... "
Mas Riyan bangkit dan mencium lembut bibirku.... Aku hanya diam dan menerima nya... Dia kembali ke posisinya yang tadi...Aku memeluk tubuhnya erat sambil terus mengusap- usap rambutnya.... Seperti ibu menina boboin anaknya... Dia terlihat sangat nyaman dan tenang dengan perlakuan ku... Perlahan mas Riyan terlelap dalam tidurnya.... Entah ada angin apa... Tiba-tiba aku mencium kening suamiku itu... Untung saja mas Riyan tidak bangun... Kalau bangun pasti aku akan sangat malu...
Malam itu berlalu dengan penuh kehangatan....
#################
Sayup- sayup terdengar adzan subuh berkumandang dengan lembut di telingaku... Aku yang baru tidur jam 2 an... Masih sangat berat untuk bangun... Ku lihat suamiku yang masih terjaga dalam tidurnya... Tangannya masih memeluk pinggangku dan wajahnya sangat jelas tergurat raut kecapean dan penuh dengan beban pikiran... Entah masalah apa yang mas Riyan sedang hadapi ...
Perlahan aku bangunkan mas Riyan untuk sholat subuh terlebih dahulu.....
"Mas... Ayo sholat dulu... Nanti tidur lagi... "
"Iya sayang... "
Kami sama- sama berwudhuk dan sholat subuh berjamaah... Setelah itu kami berdzikir dan berdoa bersama...
"Sayang... Temani mas tidur lagi yah... "
"Tapi mas... Aku harus bantu Mama memasak... Gak enak kan kalau aku tidur lagi... "
"Sudah ada bik Yam yang bantuin... Kamu disini saja sama mas... Mau kan sayang"
__ADS_1
"Emmmm iya mas... "
Aku pun menemani mas Riyan tidur kembali... Karna hari ini hari minggu... Mas Riyan libur dan aku pun juga libur... Kitapun melanjutkan tidur kita seperti tadi malam...