Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 64


__ADS_3

"Alhamdulillah habis... "Ucap mas Riyan


"Kamu sudah kenyang kan sayang?? "


"Sudah mas... Terima kasih yah.. "


"Iya sayangku... Ya sudah mas lanjut kerja dulu yah... Biar cepet selesai pekerjaan mas... "


"Mas... Kamu gak capek.. Apa gak sebaiknya kamu istirahat dulu.. Biar aku temenin.. "


"Emmmm tumben istriku ini... Kamu kesepian yah sendirian di kamar ini.. "


"Emmm gak juga sih mas... Cuma aku kasihan lihat kamu... Sudah tadi malam tidur jam dua... Bangun- bangun langsung kerja lagi... "


"Gpp sayang... Ini demi kamu... Demi keluarga kita.. Mas sebenarnya juga capek sekali sayang... Tapi kerjaan mas numpuk.. Jadi nanti saja yah mas tidurnya.. "


"Emmm ya sudah... Aku boleh keluar kan mas?? "


"Ohh boleh dong.. Ayo.. Pake dulu hijabnya yah.. "


"Ok mas.. "


Entah hari itu aku sangat manja sama suamiku itu... Tapi mas Riyan tetap saja memanjakanku walau aku lihat pekerjaannya sangat banyak...


"Kamu duduk di sofa saja yah... Mas mau lanjut kerja dulu sayang... "


"Emmmm aku boleh kan lihat- lihat kantor kamu mas... Aku ingin keliling... Bosen mas di sini.. Boleh yah mas?? "Ucapku dengan wajah memelas..


"Baiklah... Nanti kalau ada apa- apa jangan lupa telpon mas yah.. Sini dulu.. "


Aku menghampiri suamiku itu...


*Cup*


Sebuah ciuman manis di keningku berhasil landing..


"Hati- hati sayang... "

__ADS_1


"Emmm baiklah.. "


Aku keluar untuk mencari udara segar... Di hari minggu kantor itu memang sepi... Tapi masih ada beberapa yang lembur... Aku menyapa setiap orang yang aku lalui dengan senyuman... Mereka ikut senyum dan terus menatapku...


"Siapa dia... Kog bisa masuk ke dalam ruangan pak Riyan yah... Apa mungkin dia adiknya.. "Ucap seorang karyawati kepada temannya yang sama- sama perempuan


"Gak mungkin... Kan pak Riyan cuma punya satu adik yaitu mas Denis... Apa mungkin dia pacarnya yah... "


"Ahhh masak... Tapi entahlah.. Ayo kita kerja lagi.. "


Akhirnya.. Aku hanya tersenyum mendengar bisik- bisik mereka... Masak iya aku di sangka adiknya mas Riyan?? Hehehhe..


Aku terus melewati lorong- lorong kantor itu... Kantor mas Riyan mempunyai 10 lantai... Dan ruangan mas Riyan ada di lantai dasar... Di depan kantor ada sebuah kafe yang nuansa nya hijau dan menyejukkan mata... Di kantor itu sebenarnya banyak sekali tumbuhan mungkin memang di buat seperti itu agar kalau mata dan tubuh mulai lelah bisa melihat indahnya bunga- bunga tersebut...



Aku masuk dan duduk di sebuah kursi... Tak lama seorang pelayan datang...


"Hay kak.. Mau pesen apa?? "Ucap seoorang pelayan itu sambil menyodorkan daftar menunya...


"Emmm saya lihat dulu yah mas.. "


Aku melihat daftar menu itu... Di sana ada berbagai macam makanan dan minuman.... Sebenarnya aku sudah kenyang tapi melihat ada menu nasi goreng matahari aku jadi penasaran dan ingin mencobanya....


"Emmm saya pesan nasi goreng matahari dan juga es alpukat.. "


"Baik kak tunggu sebentar yah.. "


Aku hanya mengangguk dan menunggu pesenan ku


Dret... Dret.. Dret..


Hpku berbunyi kulihat di layar.. "My husband calling"


Aku mengangkat telponnya.


"Assalamualikum sayang... Kamu ada dimana? "

__ADS_1


"Waalaikum salam... Ini mas aku ada di kafe di depan kantor nih... Disini sangat indah mas... Mas kesini yah..."


"Emmm gak bisa sayang... Mas masih sangat sibuk... Sebentar.. Memangnya kamu bawa uang sayang?? "


"Astagfirulloh aku lupa mas... Trz gimana mas.. Aku sudag pesen makanan dan minuman lagi.. "


"Hehehehe ya gak tau sayang... Lagian udah tau gak bawa uang main pesen aja.. "


"Trz gimana mas... Mas kesini yah... Bayarin mas... "


"Gak bisa sayang.. Mas sangat sibuk... "


"Mas.. Terus aku gimana... "


"Hehehe.. Udah biar nanti mas telpon managernya.. Kamu tenang saja yah sayang... Bilang saja kamu istri mas.. Ok.. "


"Emmm baiklah... Tapi beneran kan mas... "


"Iya sayang... Selamat makan sayang... Nanti selesai makan langsung ke ruangan mas yah.. "


"Iya mas... Mas mau bungkus gak?? "


"Emangnya kamu bawa uang sayang??? "


"Emmm mas... "


"Hehehe ya sudah mas bawain cemilan yah.. Dan kopi juga ok sayang.. "


"Baik mas.. "


"Assalamualikum "


"Waalaikum salam.. "


Tak lama pesananku sudah datang.. Sangat cantik dan membuatku ingin segera menyantapnya


__ADS_1



Aku pun memakan dan menikmati pesananku... Makanan di kafe itu sangat lezat harganyapun cukup terjangkau.. Mungkin ini tempat karyawan makan siang setiap hari...


__ADS_2