
"Mas... "
"Iya sayangku.. "
"Aku ingin ke sana.. Bolehkan kita kesana.. "Ucapku sambil menunjuk ke arah bianglala raksasa yang terlihat dekat dengan keberadaan kami saat ini..
"Emmm boleh.. Kita jalan kaki saja yah.. Biar romantis"Ucap mas Riyan sambil memepererat pelukannya..
Aku hanya mengangguk pelan sambil tersenyum..
Kami bergegas turun dan keluar dari restoran tersebut... Mas Riyan tetap memegang tangaku erat...
Karna suasana di kota itu cukup dingin... Jadi pas buat kami yang sedang melangsungkan honeymoon seperti sekarang... Setelah cukup lama berjalan.. Akhirnya kami sampai di London eye... Salah satu ikon dari kota London..
"Subhanallah.. Cantik sekali mas.. "Ucapku takjub
"Iya cantik.. Tapi tak secantik wanita yang dihadapan mas ini"Ucapnya terus memandangi ku
"Ihhh mas.. Apaan sih.. Ayo kita kesana.. Aku ingin naik mas. "Ucapku sambil menarik tangan suamiku itu..
"Iya sayang... Ayo.. "
Kami berjalan menuju penjual tiket sambil menikmati momen indah nan romantis tersebut..
"Sayang.. Kamu duduk di sini saja yah.. Biar mas yang beli tiketnya.. "
"Iya mas.. "
__ADS_1
Mas Riyan berlalu menuju penjual tiket untuk naik bianglala raksasa tersebut.. Aku hanya terus melihat kepergian suamiku itu sambil duduk...
Saat selesai membeli tiket.. Tiba- tiba ada bule yang berlari sambil membawa kopi.. Dia sengaja menabrak suamiku itu.. Dan menumpahkan kopi yang dibawanya tepat di kemeja abu- abu yang di gunakan suamiku..
"Sorry.. Sorry.. I accidentally "Ucap bule itu sambil berusaha mengelap kemeja suamiku itu..
"Oh.. Yes, no problem "Ucap mas Riyan
"Let me introduce ... My name is Jenny "Ucapnya sambil tersenyum genit kepada suamiku itu..
"Oh.. Hay Jenny.. My name is Riyan.. "
"Ohh Riyan... Nice to meet you .. "Ucap bule itu sambil memeluk suamiku
Aku yang sedari tadi sudah cemburu melihat kedekatan mereka ..Segera aku menghampirinya..
"Excuse me .. He is my husband "Ucapku memeluk pinggang mas Riyan..
Aku langsung menarik tangan mas Riyan.. Sedang yang punya tangan hanya senyum senyum sendiri melihat tingkah istrinya yang terlihat sangat cemburu
"Kenapa senyum- senyum.. Mas suka di goda sama cewek bule itu.. "Ucapku kesal
"Heheehhe gak sayang.. Mas cuma geli saja.. Ternyata kalau kamu lagi cemburu itu terlihat sangat lucu... "
"Lucu bagaimana.. Aku gak suka yah... Mas kan sudah punya istri.. Ngapain nanggapin cewek bule itu.. Pakai acara kenalan segala lagi.. Apa jangan- jangan mas disini selalu begitu yah.. "Ucapku masih dengan mode kesal
"Enggak sayang... Mas gak pernah kog kayak begitu beneran deh.. Jangan marah dong.. Masak gitu aja marah.. "Ucapnya sambil mentoel pipiku
"Kalau seandainya aku yang di goda.. Apa mas gak cemburu hah!! "Ucapku
__ADS_1
"Gak.. Heheheh"
"Ya sudah sana kalau gak cemburu.. "
Aku berjalan meninggalkan mas Riyan yang masih tertawa melihat tingkahku yang lucu menurut nya
"Sayang.. Kamu mau kemana ?? Katanya mau naik bianglala.. "Teriaknya
Aku tak menggubris nya.. Aku terus berjalan sambil mengingat jalan pulang ke hotel.. Aku bingung mana satu jalan yang benar untuk menuju hotel karna menurut ku jalan di kota tersebut hampir mirip... Karna aku merasa hanya berputar- putar saja di jalan itu.. akhirnya aku memutuskan untuk duduk di tepi jalan...
"Sudah capek?? Gak tahu jalan pulang?? Ayo aku antar.. "
Aku menoleh ternyata mas Riyan dengan setangkai bunga mawar di tangannya..
"Ngapain ke sini.. Bukannya mas mau nyamperin si Jen Jen itu.. "Ucapku sinis
"Hehehe.. Sudah dong istriku.. Jangan marah.. Ini buat kamu.. Setangkai bunga mawar.. Sebagai tanda permintaan maaf ku padamu... Mas minta maaf yah.. " Ucapnya sambil berjongkok di depanku
"Gak.. Gak mau.. "
Aku langsung berdiri dan pergi meninggalkan mas Riyan yang masih berjongkok..
"Hey sayang.. Ayolah.. Terima permintaan maafku.. Mas janji gak akan ngulangi lagi.. "Teriaknya
Dia bergegas berdiri dan menyusulku.. Dia menarik tanganku.. Sontak tubuhku terplanting dan hampir jatuh.. Untung saja mas Riyan segera menangkapku.. Alhasil wajah kami saling bertemu.. Mataku bertemu matanya.. Hidungku bertemu hidungnya.. Dan bibirku bertemu bibirnya.. Dia mempererat pelukannya dan..
*Cup*
Mas Riyan mengecup bibirku lembut...
__ADS_1
"Maafkan mas yah sayang.. Mas janji tidak akan melakukannya lagi.. "Ucapnya sambil terus menatap mataku
Aku hanya mengangguk pelan.. Karna kalau sudah terkena tatapan mata suamiku itu hatiku langsung luluh lantah... Entah sihir apa yang ada di matanya itu..