
Malam pun tiba.... Awan hitam menyelimuti langit .... Badai halilintar saling bersautan.... Hujan deras pun turun mengguyur desa itu... Hawa dingin masuk melalui cela- cela lubang udara..... Kami semua bergumul dalam selimut masing- masing...Karna tiada agenda acara malam itu... Mereka semua tidur karna memang hawa seperti ini paling enak untuk di buat tidur.....
Aku yang tak bisa memejamkan mata... Karna aku masih belum dapat kabar dari Riyan.... Aku gelisah... Apa dia sudah sampai... Apa belum... Aku sebenarnya ingin menelponnya duluan tapi aku gengsi...
"Ahhh biarin deh... Ayo Meira tidur... Tidurlah... "Ucapku memotivasi diriku sendiri...
Aku pejam- pejamkan mataku agar tertidur.... Tapi kalau hati gelisah walau selelah apapun badan ini akan tetap terjaga...
Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam... Hawa di sini semakin dingin.... Karna hujan tak kunjung reda...
"Ya Allah.... Ayolah tidur Mei... Aku sangat ngantuk Mei"
Ucapku pada diriku sendiri...
Sedang di sana...
Riyan baru saja sampai... Karena jalanan sangat macet akibat hujan deras....
Riyan masuk rumah dengan mengendap- endap... Karna takut membangunkan mamanya...
"Pasti mama sudah tidur"Ucapnya lirih...
Seketika lampu menyala terang... Terdengar suara mama dari balik kamar..
"Kamu dari mana sayang... "Ucap mamanya
"Ehh mama belum tidur..."Ucap Riyan Menghampiri mamanya
"Kamu dari mana... Udah kemaren gak pulang... Gak ngabarin mama... Mama kan khawatir nak.. "Ucap mamanya menjewer kuping anak sulungnya itu...
"Ampun ma... Aku kemaren ke desa PKLnya Denis ma... Aku kangen sama adekku yang bandel itu... Emang gak boleh ma"
"Kenapa kamu gak bilang... Mama kan bisa ikut kalau begitu sayang... Mama juga kangen sama anak kesayangan mama itu.. "
"Ohhhh jadi hanya Denis anak kesayangan mama nih... Aku gak... Udah lah ma... Aku mau ke kamar dulu.. "
"Ya gak lah kamu juga kesayangan mama... Jangan ngambek dong... "
"Gak lah ma... Yaudah good night ma....emmuach"Ucap Riyan mengecup pipi mamanya itu...
Riyan bergegas ke kamarnya... Dia mandi Dan segera sholat isyak...
__ADS_1
Selesai sholat dia cari handphone nya... Dia berniat menelpon kekasihnya itu... Tapi apalah daya handphone nya lowbat...
"Sial... Pake mati segala lagi... Duh... Kamu lagi apa sayang... "Ucap Riyan sendiri...
Karna malam semakin larut dan capek mulai mengrogoti badanku... Aku mulai tertidur dengan handphone di sebelah ku..... Begitupun Riyan.... Dia urung menelpon ku .... Dia mengecash handphone nya dan memutuskan untuk tidur....
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Adzan subuh berkumandang di handphone ku... Membuatku terkejut karna handphone ku pas ada di samping telingaku.... Aku bangun dan pergi ke kamar mandi untuk berwudhuk.... Aku sholat subuh sendiri seperti biasanya... Karna Riyan sudah pulang... Dan bu Sumi sudah jarang ikut lagi sholat dengannya...
2 rokaat ku laksanakan dengan penuh hikmat dan khusuk... Ku berdzikir menyebut nama Allah dan nabinya... Ku berdoa menengadahkan tangan... Memohon ampun atas semua dosa- dosaku... Dan memohon yang terbaik buat kehidupanku...
Selesai sholat aku membangunkan teman- temanku semua... Agar mereka sholat... Ada yang langsung bangun ada juga yang masih molor...
"Hemmmm.. "Ucapku....
Akupun siap- siap joging seperti biasa.... Aku sudah siap dengan earphone dan ku stel lagu armada
Aku berlari santai menikmati indahnya suasana pagi itu... Aku menghirup udara segar bercampur bau tanah khas bau setelah hujan.... Aku melakukan senam kecil di pinggir bentangan sawah yang menghijau.... Saat itu matahari mulai menjumbul dari balik awan putih... Cahayanya yang kuning ke oranye - orange nan membuat panorama alam yang sangat indah...
"Subahanallah... Sungguh indah ciptaanmu Allah... "Ucapku lirih..
Aku mengambil handphone di saku kananku dan ku lihat "Mas Riyan "calling... Aku langsung mengangkatnya...
"Halo assalamualikum Mei... "
"Waalaikum salam..... Ngapain telpon"
"Emmm aku sudah gak boleh telpon yah... Maaf yah Mei... Yaudah aku matikan telpon nya yah... Maaf kalau aku ganggu.. "
"Tadi malam aku nunggu telpon dari kamu mas... Kenapa kamu gak ngasih kabar sama aku... Udah pulang gak pamit... "
"Maaf... Tadi malam hp ku lowbat... Maaf yah sayang... "
"Kamu tau gak sih... Aku khawatir sampai gak bisa tidur... "Ucapku sangat kesal
"Hehehe terima kasih sayang.... Kamu sudah khawatir sama aku.... Kamu sudah gak marah kan... "
"Emmmm y tetap marah... Habisnya kamu suka banget bikin aku khawatir... "
"Emmmm coklat yang aku kasih sudah kamu makan kan sayang... "
__ADS_1
"Udah habis... Kurang malah... "
"Emmmm besok aku kirim satu kotak buat kamu.... Kamu lagi apa syang.... "
"Ini aku lagi joging... Di tempat biasa... Di sini sangat indah... "
"Aku jadi ingin ke sana lagi sayang... Tapi aku sibuk hari ini.... Kamu doain semoga aku dapat proyek besar ini yah.... "
"Amin.... Kalau dapat aku di kasih apa mas... "
"Aku akan kasih buku nikah buat kamu... Itu akan lebih berharga dari pada cincin permata tapi tanpa ikatan. Heheheh"
"Ihhh dasar gombal... Yaudah sukses yah mas..... "
"Iya sayang.... Kamu juga hati- hati.... Jangan nakal... Dan maafin mas yah.... Mas gak bermaksud seperti itu sama kamu.... "
"Iya mas aku faham kog... Yaudah assalamualikum "
"Waalaikum salam sayang... I love you... "
Aku tak menjawab dan langsung menutup telpon itu...
Aku lega karna Riyan sudah pulang dengan selamat... Walau masih ada rasa sesal kenapa dia melakukan itu padaku... Tapi aku tau mungkin itu tak di sengaja olehnya... Aku melanjutkan aktifitasku... Begitupun dengan Riyan yang harus bersiap- siap ke kantor....
.
.
.
.
..
.
Always sehat yah semua.... Jangan lupa berhati- hati...
Terima kasih sudah stay di novelku ini....
❤❤❤😘😘😘😍😍😍😘😘❤❤😘😘😍😍😘😘❤
__ADS_1