Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 33


__ADS_3

Selesai makan..... Aku di antar pulang sama Riyan...


Aku sampai jam 9 malam.... Karna sedari tadi jalanan sangat macet sekali.... Kami juga masih mampir sholat isyak di masjid....


Setelah sampai...


"Ma .... Apa Mama mau mampir ke rumah terlebih dahulu? "Ucapku sebelum turun


"Gak usah nak... Ini sudah malam... Lain kali saja... "Ucap Mama Ane


"Aku gak di tawari masuk sayang... "Ucap Riyan


"Emmmm udah malam mas.... Lain kali saja yah mas.... "


Ucapku...


"Emmmm kamu gak adil sayang.... Mama di tawarin masuk... Sedangkan aku gak... "


"Hehehe makasih yah mas.... Ma.... Sudah mengantar saya sampai rumah.... Hati- hati pulangnya mas... Ma... "Ucapku


Riyan dan Mama Ane melambaikan tangan... Akupun juga membalas lambaian tangan nya....


Aku masuk ke rumah...


Tok... Tok... Tok...


"Assalamualaikum Umi.... "


"Waalaikum salam.... "


Terdengar suara kaki berjalan membukakan pintu


"Ceklek"


"Ya Allah anak Umi sudah pulang.... "Ucap umiku memelukku


"Umi.... Meira kangen sama Umi.... Abi sudah pulang kan Umi "


"Sudah nak.... Ayo masuk... "


Aku masuk berjalan di belakang Umi sambil membawa tas besarku....


"Bi... Anak Abi pulang.... "


Abi yang sedang menonton tv di ruang tengah menghampiriku

__ADS_1


"Assalamualaikum Bi.. "Ucapku mencium tangan Abiku itu


"Waalaikum salam nak... Kamu sudah pulang... Abi sangat kangen sama kamu nak.... Bagaimana keadaan kamu... Kamu sehat kan... "


"Alhamdulillah Bi.... Meira baik- baik saja... Abi apa kabar sama Umi.... "


"Alhamdulillah nak.... Abi dan Umi baik- baik saja... "Saut Umi


"Ya sudah kamu istirahat dulu di kamar... Pasti kamu capek "Ucap Umi


Aku mengangguk dan melangkahkan kakiku ke kamarku yang bernuansa pink itu... Sekilas aku menatap rindu dengan kamarku itu.... Aku menghirup aroma khas dari kamarku itu... Aroma bunga sedap malam... Yang biasa Umi belikan setiap minggu... Aku mendaratkan tubuh ku ke atas kasur empuk yang sudah 1 bulan aku tinggalkan...


Dret.... Dret... Dret...


Aku mengambil handphone ku... Kulihat mas Riyan menelponku


"Hallo assalamualaikum mas... Ada apa... "


"Waalaikum salam.... Kamu lagi apa syang... "


"Ini aku lagi tiduran mas... Mas dan mama udah sampai kan... "


"Udah sayang... Ya udah kamu tidur aja sayang.... Mas juga mau tidur.... Have a nice dream sayangku... "


Adzan subuh berkumandang di handphone ku.... Aku Bangun dengan mata yang masih tertutup...


Umi sudah siap di depan pintuku dengan gaya seperti biasa...


"Meira... Ayo bangun... Sudah subuh... Abi sudah nunggu di mushollah yah... "


"Siap Umi.... "


Aku bergegas ke kamar mandi dan segera membersihkan diri Dan berwudhuk.... Setelah itu aku langsung ke mushollah dengan membawa mukenah.... Kami sholat berjamaah...


2 rokaat kami lakukan dengan sangat khusuk.... Setelah salam aku mencium tangan Umi dan Abi ku.... Setelah itu kami berdzikir dan berdoa bersama.....


"Amin ya robbal alamin"Ucapku


Aku pamit untuk ke kamar..... Sampai di kamar.... Aku mandi dan bergegas turun ke bawah untuk membantu Umi memasak... Sebelum Uminya marah- marah lagi....


"Umi mau masak apa... Biar Meira bantuin... "


"Kamu bantuin kupasin bawang saja sayang... "


"Ok mi... "

__ADS_1


1 jam kemudian masakan sudah matang dan sudah tertata rapi di atas meja makan.... Umi memanggil Abi sedangkan aku naik ke atas ambil handphone.... Aku main game kesukaanku sambil menunggu Abi....


Saat Abi sudah datang... Kamipun mulai makan.... Umi melayani Abi dengan cekatan dan tulus.... Aku yang melihat keadaan itu sangat terpukau.... Apa aku bisa seperti Umi yah...


"Ayo dimakan Bi... "Ucap Umi


"Kamu juga Mei... Ayo makan... "Sambung Umi


Aku hanya mengangguk dan mulai makan...


"Mei... Sebentar lagi kamu kan lulus... "Ucap Abi


"Iya kenapa Bi.... "


"Abi mau kamu berkenalan dengan seseorang... Dia anak teman Abi... Dia sudah kerja dan mapan... Anaknya baik dan tampan juga... Kamu mau kan Mei... "Ucap Abi


"Uhuk- uhuk.... "Aku tersedak.... Kaget mendengar ucapan Abi


"Hati- hati nak... Ayo minum dulu... "Ucap Umi


Aku minum pemberian Umi...


"Gimana nak.... Kamu mau kan Mei... "


"Maaf Bi.... Meira... Meira masih belum siap... "


"Meira ini cumak sekedar kenal... Gak lebih kog.... Abi tak enak menolak ayahnya itu nak... "


Aku menghela nafas panjang dan berfikir tak mungkin membuat Abinya kecewa...


"Ya sudah Meira coba Bi.... "Ucapku terpaksa...


Aku menyudahi makanku... Karna aku sudah tak selera... Aku pamit untuk pergi ke kamar...


.


.


.


.


.


Happy reading guys... Jangan lupa like komen dan vote juga... Biar novelku berkembang... Sukses all.. And so helthy always

__ADS_1


__ADS_2