Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 60


__ADS_3

Aku berjalan menuju dapur dengan membawa nampan piring kotor itu... Aku benar- benar bingung... Apa aku salah menjawab seperti itu??? Apa aku sudah terlalu jahat kepada suamiku??? Apa yang harus aku lakukan???...


Cetarrrrr...


Aku tersandung tak melihat ada tangga kecil di dapur... Semua piring dan gelas yang aku bawa jatuh dan pecah di lantai...


Mas Riyan yang mendengar suara itu bergegas turun... Dan melihatku sedang melamun sambil mengais pecahan beling itu...


"Awww... "Aku baru tersadar saat tanganku tergores pecahan beling tersebut..


Dengan cepat mas Riyan menyambar tanganku dan menyesap darah yang keluar dari tanganku... Aku meringis kesakitan saat mas Riyan melakukan nya


"Kamu kenapa sih Meira... Kenapa bisa sampai seperti ini?? Apa yang kamu fikirkan sampai kamu terjatuh dan melukai tanganmu sendiri... "Marah mas Riyan


Aku tersentak... Walau sebenarnya mas Riyan tidak bermaksud memarahiku dia hanya khawatir kepadaku...


Aku menarik tanganku dan berlari menuju kamar... Butiran bening mulai menetes dari bawah kelopak mataku...


"Sayang... Kamu mau kemana...itu tangan kamu luka sayang... Sini mas obati dulu... "Ucap mas Riyan


"Bik Yam... Bik Yam... "


"Iya tuan... "


"Tolong bersihkan pecahan beling dan sisa darah yang bercucuran di lantai itu yah... "


"Iya tuan.... "


Mas Riyan berlari mengambil kotak P3K dan menyusulku ke dalam kamar...

__ADS_1


Aku merebahkan diriku di kasur dengan lelehan air mata yang sudah membasahi sarung bantal berwarna putih itu...


Mas Riyan datang perlahan dan duduk di sampingku... Dia mengusap lembut punggungku..


"Sayang... Kamu kenapa??? Apa mas sudah melakukan salah... Sehingga kamu menangis seperti ini... Mas minta maaf yah... Sini biar mas obati luka kamu.. "Ucap mas Riyan sangat lembut...


Aku tak menggubris nya... Aku tetap menangis


"Sayang... Ayolah nanti tangan kamu infeksi lho.. "


Aku bangkit dan menghamburkan tubuhku ke dalam tubuhnya... Aku memeluk suamiku erat dengan masih meneteskan air mata


"M-as... Maafin Meira mas... Meira sudah banyak salah sama mas Riyan... Kamu terlalu baik buat Meira mas... "Ucapku terbata- bata tersekat dengan sesenggukan akibat tangisanku


"Sayang.... Kamu gak punya salah apa- apa... Mas baik sama kamu karna mas sangat mencintaimu Meira... Kamu tahu... Semenjak kejadian malam terkutuk itu... Mas selalu di hantui oleh dosa dan rasa bersalah... Hidup mas tak tenang... Mas mencoba mencari informasimu... Mas sampai menyewa detektif untuk menemukanmu... Dan akhirnya mas menemukanmu setelah hampir 1 bulan... Saat mas melihat mu secara sadar... Mas langsung jatuh hati kepadamu... Mas bertekad untuk mendapatkanmu... Selain untuk tanggung jawab... Tapi juga karna mas sangat mencintaimu.... Ini yang di namakan Cinta karena dosa"Ucapnya menatap mataku tajam


"Maksud mas?? "


"Mas tunggu aku untuk mencintaimu yah... Aku akan berusaha untuk mencintaimu mas... Aku memang sayang kepadamu... Tapi untuk cinta aku masih bingung... "


"Iya sayangku.... Pasti.. Kamu tenang saja.... Aku akan selalu menunggumu.... Sampai kapan pun... "


*Cup*


Mas Riyan mencium keningku dan lanjut memelukku erat...


"Sekarang kita ke kantor yah... Mas gak mau kamu nungguin mas sampek gak makan seperti tadi malam... Karna hari ini mungkin kita akan menginap di kantor... "


"Iya mas... Aku mandi dulu yah mas.. "

__ADS_1


"Gak usah sayang... Mandi di kantor saja... Kamu walau pun belum mandi tetap terlihat cantik dan mempesona istriku..."


Aku hanya tersenyum mendengar ucapan suamiku itu...


Aku mengambil perlengkapan ku seperti baju ganti... Peralatan mandi dan peralatan sholatku... Semua itu aku masukkan ke dalam yang cukup besar...


"Kamu bawa apa sayang... Kenapa kamu bawa tas besar"


"Ini semua perlengkapan ku mas... Katanya mau menginap... "


"Aduhhh gak usah bawa tas besar seperti itu... Perlengkapan kamu semuanya ada di sana sayang... Kamu bawa tas kecil saja yah... "


"Emmmm baik lah..."


Aku menata kembali semua yang aku bawa... Aku mengambil tas gendong kecil.... Aku memoles sedikit bedak dan ku aplikasikan lipstik pink di bibirku... Ku semprot badanku agar wangi dan segar...


"Ayo mas... Aku sudah siap mas... "Ucapku menghampiri mas Riyan yang sedang terpaku dengan laptopnya


"Emmmm.... Kamu sangat cantik sayangku.... Hemmmm... Wangi lagi... "Ucapnya sambil memandangi ku


"Terima kasih mas... "


"Ya sudah ayo sayang... "


"Kita gak tunggu Mama Ane mas...Nanti kalau Mama cariin kita bagaimana mas... "


"Udah kamu tenang saja... Semua sudah mas atur kog"


"Ohhh ok mas... "

__ADS_1


Kami turun dari kamar... Dan langsung bergegas keluar dan masuk ke dalam mobil... Mas Riyan sudah berpamitan sama Mama Ane lewat telpon... Karna Mama Ane belum pulang dari arisannya..


__ADS_2