Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 59


__ADS_3

Dret... Dret... Dret..


Hp mas Riyan berbunyi... Aku bangun dari tidurku untuk mengambil hp itu...


"Kantor... Calling" Tulis layar hp mas Riyan


"Mas... Mas.. "Ku tepuk pelan bahu telanjang suamiku... Karna tadi dia tidur hanya memakai celana pendek saja...


Dia tak kunjung bangun... Mungkin karna dia sangat kecapean... Ku coba lagi lebih keras sedikit...


"Mas... Ayo bangun... Ini ada telpon dari kantor buat kamu mas... "


"Apa??? Dimana??? Siapa?? "Ucapnya karna kaget dengan ulahku...


"Mas... Maaf yah.. Aku mengagetkanmu yah... "


"Oh enggak sayangku... Ada apa kamu membangunkan ku... Apa ada hal yang penting... "Ucapnya sambil mengucek kedua matanya


"Ini ada telpon dari kantor... Kamu angkat dulu mas... Sudah 5 kali miskol... Takutnya penting... Aku akan bawakan sarapan kamu ke kamar yah... "


"Iya sayang... Terima kasih... "


*Cup*


Sebuah morning kiss mendarat mulus di keningku...


Aku hanya tersenyum dan pergi ke kamar mandi untuk sekedar cuci muka dan gosok gigi... Lalu memasang hijab instanku... Karna hari ini aku tidak kemana- mana...


Aku turun ke dapur untuk mencari makanan buat aku dan mas Riyan...

__ADS_1


"Sayang... Baru bangun... "Ucap Mama Ane


"Ehhh Mama... Iya Ma... Mama sudah sarapan kah... Biar Meira masakin yah... "


"Hehehe kamu lucu yah nak... Ini sudah jam 9 sayang... Tadi Mama dan Denis duluan sarapannya... Katanya Denis tadi malam kamu tidak tidur nunggu Riyan pulang... Makanya Mama gak bangunin kalian... "


"Ya Allah Ma.... Ini sudah jam 9... Aduh maafin Meira yah Ma... Meira tadi malam baru tidur jam 2 an Ma... Mas Riyan baru pulang jam 1... "


"Iya nak gpp... Mama ngerti kog... Kamu gak usah masak... Mama sudah masak tuh di meja makan... Ada ayam goreng... Sayur asem... Tempe goreng...Tahu goreng.... Ikan asin goreng....Dan juga sambal terasi.. "


"Wahhh pasti enak tuh Ma.... Terima kasih yah Ma... "


"Iya sayang... Mama mau arisan dulu yah... "


"Iya Ma... Hati- hati di jalan.. "


"Iya sayangku... "



"Mas... Ayo makan dulu... Ini aku sudah bawain sayur asem dan lauk pauknya buat kamu... "


"Emmmm iya sayang... Kamu kog gak makan juga... "


"Nanti saja mas... Yang penting mas Riyan dulu makan... Biar sehat... Kalau aku belakangan gpp mas... Ayo duduk di sofa... "


"Iya sayang... Kita makan bareng yah... Mas suapin kamu... gantian... "


"Tapi mas... Ini buat mas saja... Mas harus makan yang banyak... Biar tetap sehat... "

__ADS_1


"Kamu juga sayang... Kita makan sama-sama yah... Biar sehatnya juga sama- sama... Lagian ini juga banyak sekali sayang... Kamu mau kan... "


"Emmm baiklah mas... "


Mas Riyan mulai menyuapiku... Dia juga sesekali menyuapi dirinya sendiri...Aku hanya tersenyum melihat sisi lain dari suamiku itu... Dulu aku pikir dia tidak bisa menjadi pribadi yang dewasa... Tetapi saat aku sudah sah menjadi istrinya... Dia menunjukkan sifat aslinya yang sangat dewasa...


"Emmmm udah habis sayang... Kamu sudah kenyang belum... "


"Sudah mas.. Mas sudah kenyang... Apa mas mau tambah lagi... "


"Tidak sayang... Mas mau mandi dulu... Sebentar lagi kita ke kantor yah... "


"Kita??...Maksud mas?? "


"Iya... Mas mau ajak kamu ke kantor... Karna mas sangat sibuk sayang...Kemungkinan mas lembur sampai malam... Jadi mas ingin kamu menemani mas di sana... Kamu mau kan sayangku??? "


"Emmm iya mas... Aku nurut saja apa kata kamu.... Aku bawa piring kotor ini dulu ke dapur yah mas... Kamu mandi saja... "


"Iya sayangku... Terima kasih yah... "


*Cup*


Ciuman hangat nan lembut berhasil landing di bibirku..


Aku yang kaget menerima ciuman secara tiba- tiba itu hanya tersipu malu...Dan menundukkan wajahku seketika...


"Aku sangat menyukai gayamu seperti ini sayang... Kamu selalu tersipu saat aku menciummu secara tiba- tiba... Aku sangat mencintai mu Meira... Apa kamu juga mencintai ku istriku "Ucapnya sambil memegang daguku dan menatap mataku dengan tajam...


"Aku... Aku.. Tidak tahu mas... Maaf mas... Aku harus membawa piring kotor ini ke dapur... "Ucapku berdiri dan membawa nampan berisi piring kotor..

__ADS_1


"Sayang... Mas tidak akan memaksamu untuk menjawab cintaku sekarang... Tapi mas akan tetap berusaha agar kamu terus merasakan cinta mas untuk mu... "


Mas Riyan berdiri dan meninggalkan ku yang masih berdiri mematung mendengar kata-katanya...


__ADS_2