Cinta Karena Dosa

Cinta Karena Dosa
Episode 130


__ADS_3

Hari ini hari minggu... Hari santai bagi semua orang.... Aku dan mas Riyan berencana untuk mengunjungi rumah Umi dan Abi...


"Nanti kita ke rumah Umi dan Abi nya jam 9 saja yah mas.. "Ucapku sambil mengelus perut suamiku itu


"Iya sayangku.... "Ucapnya


Kami sedang santai di atas kasur... Aku tidur di perut mas Riyan... Sedang mas Riyan memainkan rambut panjangku...


"Mas... "


"Iya sayang... "


"Emmm Bagaimana kalau acara 7 bulannya anak kita ini di lakukan secara sederhana saja.... Cukup mengundang tetangga dan anak yatim saja.. "Ucapku


"Justru rencana mas akan membuat acara 7 bulannya anak kita ini secara mewah dan besa- besaran sayang... Karna yang kemarin itu masih banyak kolega mas yang belum mas undang sayang... "


"Tapi mas... Aku cuma ingin di adakan secara sederhana saja mas... "


"Kenapa kog gitu sayang??? "


"Iya gpp mas... Aku cuma ingin mengundang anak yatim saja sama tetangga rumah... Gak perlu mewah-mewah... Nanti anak yatim nya kita undang dari yayasannya Abi saja... Kan di sana ada sekitar 1000 anak yatim mas...Hitung- hitunh menyenangkan mereka mas... "


"Emmmm.... Ya sudah nanti mas bicarakan dulu sama Mama yah sayang... "


"Iya mas... Terima kasih yah mas... "


"Iya sayang... "


Jam sudah menunjukkan pukul setengah 9....


Mama mengetuk pintu kamar kami...


"Riyan... Meira... Kalian sudah bangun??? "Teriak Mama dari balik pintu...


"Mas ada Mama tuh... Aku bukain pintu dulu yah... "


"Gak usah sayang... Biar mas saja... Kamu tiduran saja yah.. "


"Emmm baik mas... "


"Ceklek"

__ADS_1


"Ada apa Ma?? "Jawab mas Riyan


"Kalian sudah bangun???? "


"Sudah Ma... Dari tadi... "


"Oh ya sudah Meira mana sayang??? "


"Meira lagi leyehan tuh di kasur... "


"Ya sudah cepat turun... Sarapan sudah siap... Ajak juga istri kamu yah... Dia harus banyak makan "


"Iya Ma... "


" Mama tunggu di meja makan.. "


"Emmmm sebentar lagi kita turun... "


"Ok... "


Mama pun turun ke bawah...


"Sayang... Ayo kita sarapan... Mama sudah menunggu.. "


Mas Riyan dengan sigap membantuku berdiri... Kami turun ke bawah... Terlihat ada Mama dan Denis yang sudah menunggu kami....


"Akhirnya Raja dan Ratu keluar juga... Ayo kak... Aku sudah lapar ini... "Protes Denis


"Dasar bawel... "Ucap mas Riyan


"Kamu duduk di sini yah sayang.. "Ucap mas Riyan menarikkan sebuah kursi untukku...


"Emmm Terima kasih mas... "


"Ayo sayang... Mama sudah masak soto kesukaan kamu... Makan yang banyak yah... Biar kamu dan cucu Mama sehat selalu... "Ucap Mama


"Iya Ma... Maaf yah Ma tadi Meira gak bantuin Mama masak.. "


"Gpp sayang... Mama mengerti Kog... Dulu Mama juga seperti kamu malas ngapa- ngapain... Rasanya mau rebahan terus... "


"Iya Ma... Badan Meira juga berar banget rasanya.. "

__ADS_1


"Itu biasa sayang... Namanya juga kandungan sudah memasuk trimester 3... Ya memang begitu sayang... "


"Ohhh gitu yah Ma.. "


Mama hanya tersenyum saja


"Ini sayang... Mas sudah ambilkan makanan buat kamu.. "Ucap Mas Riyan


Dia memberiku sepiring penuh nasi beserta kuah sot... suwiran ayam goreng.... Bihun.. Telur rebus... Kentang goreng di tambah kerupuk udang dan sambel nya juga


"Emmm makasih mas... Banyak banget sih mas... "


"Kan kamu makan bukan buat kamu saja sayang... Tapi juga buat anak kita ini... Jadi harus banyak... Di habiskan yah sayang... "


"Heheheh aku coba yah mas... "


"Iya sayang... "


"Aku juga dong kak... Ambilin... Sekali- kali ngambilin adik nya ini makanan"


"Gak!!! ambil sendiri... Kamu kan punya dua tangan tuh.. "


"Kak Meira juga punya dua tangan??? "


"Iya kalau Meira memang istri ku... Apalagi dia sedang mengandung buah cintaku... Emang kamu gak laku- laku.. "Ledek mas Riyan


"Ihhh kalau gak mau ngambilin gak usah bawa- bawa jodoh dong kak... Awas saja nanti kalau aku sudah punya istri... Aku akan buat yang lebih romantis dari ini... "


"Hahahhaha... Emang ada yang mau sama kamu... "


"Ya ada lah... Aku kan ganteng.. "


"Kalau ganteng pasti banyak yang antri... Ini apa??? Pacar gak punya... Apalagi istri hahahha... "


"Mas... Kamu jangan gitu ah... Kasihan Denis tau... Nanti biar aku cariin kamu yah Nis... Kalau masih ada stok... "Ucapku sambio tersenyum


"Hahahhahaa bener tuh sayang... "Ledek mas Riyan


"Emmmm dasar dua pasangan aneh... Awas kalian... "Ucapnya sewot


"Sudah- sudah jangan berantem... Cepat makan... Kalau dingin gak enak kan.. "Ucap Mama menengahi

__ADS_1


"Emmmm baik Ma... "


Aku hanya tersenyum saja melihat suami dan adik iparku itu... Mereka memang begitu... Sama - sama konyol dan juga suka berantem....


__ADS_2