Cinta Karena Kewajiban

Cinta Karena Kewajiban
Mengunjungi Paman


__ADS_3

Ayah mengambil remote tv, melacak acara komedi keluarga kesukaannya sementara Iyan sudah pamit mau bertemu teman-temannya di luar.


Anwar mengambil alas tidur Arsyad, menidurkan Arsyad di tengah ruangan agar dia bisa dengan bebas menggerakkan tangan dan kakinya ke kekiri ke kanan dan yang paling sering adalah ke atas, mendendangkan kakinya ke udara.


Arsyad yang baru tiga bulan pun sudah bisa memberikan respon terhadap apa yang dilihat dan di dengar. seperti sekarang ayah mengajaknya bicara dan mengusap kakinya "aa... a... a..." respon Arsyad dengan senyum manisnya.


"Arsyad..."


"woaa... woa..." Arsyad mengangkat tangan ke udara ingin menggapai tangan kakeknya yang disebut ayah yang dijulurkan di depannya.


Ibu dan Aira datang dari dapur. Aira membawa dua gelas kopi yang akan diberikan pada suami dan ayahnya. Aira meletakkan di atas meja sofa.


"Mas, minum dulu kopinya..."


"hm..."


"hek... hek..." suara Arsyad melihat Aira.


"Ra, Arsyad haus keliatannya ..." ibu yang mau gendong cucu nggak jadi mendengar sugukan Arsyad.


"iya Bu, sini sayangnya mama... gendong dulu ya..."


Ayah pun pindah duduk ke sofa yang juga diikuti Anwar. ibu duduk di samping kiri ayah. keduanya sama-sama mengambil dan meneguk minuman masing-masing.

__ADS_1


"Hem.... bagaimana dengan kerjamu Anwar, apa mengalami peningkatan?" ayah membuka pembicaraan setelah meminum kopinya seteguk.


"Alhamdulillah lah yah, lebih baik dari biasanya..." Anwar yang tidak biasa banyak bicara.


"Oh ya, mengenai rencana kamu yang disampaikan Aira kami mendukungnya..."


" Terima kasih ayah..." Anwar meluruskan punggungnya merapikan duduk dengan kedua telapak tangannya ke dalam saku celana.


"Tapi sebelumnya kamu harus minta izin dulu pada paman paman Aira, biar mereka bisa membantu mengurus semuanya..."


"Huhhh... mengapa aku harus berurusan dengan mereka lagi sih" kesal Anwar yang disembunyikan dalam hati.


"Karena itu memang tradisi kampung kita, setiap baik buruk yang terjadi kita berada di bawah pertanggungjawaban tetua pihak istri" jelas ayah yang tahu apa yang di pikirkan menantu merujuk pada aduan anaknya.


Memang di daerah yang menganut sistem kekerabatan matrilineal seperti di daerah ini, pemegang kekuasaan tertinggi dalam keluarga adalah saudara laki-laki ibu yang biasa disapa paman, dan suami hanyalah orang yang datang untuk melindungi para anak gadis dewasa mereka.


Pemikiran Aira sebenarnya sangat bertentangan dengan aturan yang menurutnya mengekang itu karena itulah sejak sekolah ia mengimpikan dapat jodoh dari kota saja, namun mimpinya harus berakhir saat Anwar menyampaikan isi hatinya pada salah seorang kerabatnya.


Waktu berlalu hari berganti setelah mendapat persetujuan ayah dan memperhitungkan dengan matang seminggu kemudian setelah siap makan malam Anwar dan Aira berkunjung ke rumah paman Aira, kakak tertua ibu Lela karena semua keputusan dalam keluarga dialah yang menentukan.


Tinggallah Arsyad bersama ayah, ibu dan Sifa yang kebetulan sedang tidak ada tugas rumah.


Perjalanan yang mereka tempuh hanya 20 menit, dalam perjalanan Anwar dan Aira membincangkan lagi cara bicara pada paman Aira yang arogan itu untuk menghilangkan kecanggungan mereka yang selalu terjadi saat bersama.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum ..." sapa Anwar bersamaan dengan Aira setelah berdiri di depan pintu rumah paman. kebetulan pintunya terbuka baru saja Sisi adik sepupu Aira keluar rumah.


"waalaikumsalam... eh Aira, Anwar ayok masuk, Arsyad kok nggak ikut...'' sahut istri paman. dalam adat desa Aira tamu akan canggung masuk rumah jika tidak ada basa basi dari empunya rumah.


"Arsyad tadi lagi bobok, bi..."


"Hem...." paman berdehem melihat ponakan dan mantu berarti bibi tidak boleh berlama-lama berada di sana.


"Oh... silahkan nak Anwar, Aira. bibi buatin minum dulu..."


"Nggak usah bi, kami baru saja siap makan..."


Bibi pergi meninggalkan mereka bertiga. karena dalam hal ini istri paman dilarang ikut campur.


_


_


_


_


Happy reading guys

__ADS_1


Jangan bosan membaca dan tinggalkan jejak anda ya, mana tau kita sesama author nanti aku kan bisa feedback juga✌️✌️


__ADS_2