Cinta Sedarah

Cinta Sedarah
Ingin melamarmu


__ADS_3

.


.


Kehangatan terlihat jelas pada makan malam mereka kali ini. Sesekali candaan dilayangkan oleh Mama Marimar dan Akmal.


Selesai makan, Akmal hendak berbicara serius dengan Ibu Niken dan juga Aneeta .


"Buk, An.. Ada yang mau aku bicarakan."Ucap Akmal.


"Katakan saja Akmal.."Balas Ibu Niken.


"An, Aku sudah memikirkan semua sejak lama. Dan aku juga sudah bicara dengan mamaku. Mumpung mamaku masih disini dan belum.kembali KeluarNegeri aku ingin melamarmu."Terang Akmal.


Aneeta cukup terkejut. Wauu, dia akam segera dilamar ?? Akmal ternyata serius dengan ucapannya.


"Iya. Saya yang menyarankan agar kalian secepatnya menikah. Berpacaran lama-lama bisa menimbulkan fitnah. dan hubungan kalian juga sudh terjalin cukup lama, Saya rasa ini waktu yang pas untuk melanjutkannya. Bagaimana Ibu Niken ?? Apa Ibu merasa keberatan ??" Marimar langsung bertanya.


"saya sama sekali tidak keberatan mama Akmal..Saya ini hanya orangtua yang selalu mendukung niat baik anak. Semua tergantung Aneeta saja. Bagaimana, dia siap atau belum.."tutur Ibu Niken. Semua mata menghadap Aneeta seolah menunggu jawabam darinya.


Aneeta menjadi sangat malu sekali. Ia sebenarnya sangat bahagia, memgingat Akmal telah mewujudkan janji mereka.

__ADS_1


"Aneeta, bagaimana sayang ??" Ibu Niken mengulang.


"Em.. Aneeta bersedia Buk."Balas Aneeta seraya menunduk malu.


"Syukurlah.. Akhirnya dmsaya sangat senang sekali.."Timpal Mama Marimar.


Akmal apalagi. Ia sesekali mencuri pandang dengan Aneeta dengan senyum yang terhias diwajahnya.


"besok malam saya akan kerumah ibu bersama Mama guna melamar Aneeta secara resmi."Ucap Akmal dengan mantap.


"Besok ??" Aneeta sangat terkejut. Cepat sekali..


Sementara Ibu Niken mengangguk setuju dengan senyum yang ia kembangkan.


Sengaja, Mama Marimar mengajak Ibu Niken untuk berkeliling Mall yang ada di sebelah restoran itu. Guna memberi ruang pada Akmal dan Aneeta agar bisa saling bicara dan menuangkan perasaan.


"Akmal.. Kenapa tadi kau tidak memberitauku terlebih dulu jika ingin membicarakan hal serius seperti ini ??" Tegur Aneeta


"Kejutan sayang.. Apa kau terkejut ??" Balas Akmal dengan senyuman yang selalu tak ketinggalan.


"Sangat. Apalagi kau katakan akan besok melamarku" sanggah Aneeta.

__ADS_1


Akmal meraih jemari Aneeta dan menggenggamnha dengan erat. "Sayang.. Aku hanya ingin menjadikanmu halal saat aku sentuj seperti ini. Aku tidak mau terlalu lama berdosa. Dan aku takut kau sampai berpaling dariku..jujur, setiap malam aku selalu bermimpi buruk, Kita terpisah dengan paksaan sayang.. Aku takut akan hal itu.."


"Kau ini bicara apa.. Tidak mungkin aku berpaling dengan mudah pada pria lain..Kau tidak perlu takut Akmal.. Cintaku sudah terkunci hanya untukmu.."Balas Aneeta penuh ketulusan.


"Aku bahagia sekali mendengarnya."Akmal kemudian berdiri lalu beralih berjongkok didepan Aneeta, Sontak hal itu menjadi sorotan banyak pelanggan restoran lain.


"Akmal.. Berdirilah, Kau sedang apa seperti itu ??" Tegur Aneeta.


Akmal memegangi kedua tangan Aneeta. "Aneeta, Aku berniat serius dengan Hubungan kita, berharap kau mau mendampingi aku dalam suka maupun duka, Dalam susah maupun senang, menjalankan segala ibadah bersama tanpa adanya lagi sekat antara kita. Aneeta, WILL YOU MERRYME ??" Ucapan Akmal begitu keras dan sangat jelas, bahkan semua perkataannya mampu menghanyutkan Hati dan perasaan Aneeta, Ia sangat terharu bercampur dengan bahagia. Akmal pria yang amat ia cintai kini akan membuktikan semua janjinya.


"Terima..terima..terima..terima.."Suara para pengunjung restoran yang menjadi saksi Akmal.mengungkapkan perasaannya membuyarkan lamunan Aneeta.


"YES, I WILL Akmal.."Balas Aneeta pun dengan lantang dan Sangat jelas.


Akmal kemudian berdiri dan memeluk Aneeta. Hingga tepukan riuh mereka dapatkan dari Para pengunjung restoran itu.


Tak ada kebahagiaan yang bisa menandingi apa yang mereka rasakan saat ini.


.


.

__ADS_1


__ADS_2