
.
.
Tujuan Akmal adalah sebuah Bar yang terkenal dikota itu. Entah kenapa Akmal malah menjadi seperti itu. Padahal ia sama sekali tidak pernah datang ketempat yang sangat menjijikkan itu.
Akmal bahkan sudah habis lebih dari 2 botol minuman keras, Luapan kekecewaan ia tumpahkan dalam minuman yang terus diisi oleh Bar tendder.
Sebuah tangan Nakal tiba-tiba saja merambat dari punggung Akmal hingga memeluk Akmal dari belakang.
"Kau terlihat kesepian baby.."Bisik wanita seksi pekerja Bar itu.
Akmal hanys melirik sekilas wanita seksi yang merayunya. Senyuman penuh hinaan terlihat jelas pada Akmal.
"Pergilah Ja la ng. Aku tidak butuh Wanita murahan sepertimu."ucap Akmal dengan jelas.
Wanita itu bukannya Marah, ia malah tersenyum genit dan mencium pipi Akmal.
Cupp..
"Jika kau tau ini tempat ******, kenapa kau datang ?? Padahal Ja la ng ini bisa menghilangkan sejenak beban fikiranmu Loh.."Tutur wanita seksi itu.
Akmal menatap lekat wanita dihadapannya. Entah mengapa Malah yang dibayangkan Akmal adalah Aneeta. Sampai-sampai wanita seksi dihadapannya dia kira Aneeta.
"Kenapa kau harus menjadi wanita seperti ini ??"Sebuah pertanyaan lolos keluar dari bibir Akmal.
__ADS_1
Wanita seksi itu tersenyum. "Kekejaman dunia yang membuatku seperti ini sayang.. Dan aku tidak mau kau sedih.."Wanita itu mengusap pipi Akmal.
"Kita akan bersenang-senang agar kau bisa bebas dari semua beban fikirannmu."Tambah wanita itu.
Akmal.kembali menyeringai, "Kau benar-benar telah menjadi wanita murahan."
Wanita itu kembali mengecup pipi Akmal seraya berdiri dengan sangat berani ia mengangkangkan kedua kakinya hingga duduk dipangkuan Akmal. Wanita seksi itu beralih kebibir Akmal.
Akmal yang mengira itu adalah Aneeta mengikuti saja pa ngu tan mereka tanpa peduli dengan tempat.
"mau yang lebih hot baby ??" bisik wanita itu setelah menciumi leher Akmal.
"Dasar murahan.."balas Akmal yang dengan cepat berdiri menarik tangan wanita seksi itu dengan paksa. Dilantai atas Bar memang menyediakan kamar khusus untuk para tamu yang ingin bercinta.
"Come on Boy.."Wanita itu menarik lengan Akmal masuk kedalam. Pintu langsung tertutup rapat. Akmal yang begitu ingin meluapkan kekecewaannya melempar langsung tubuh wanita seksi itu diatas tempat tidur.
Tetap saja dalam mata Akmal wanita seksi itu adalah Aneeta.
"Kau hanya milikku.. Hanya milikku."Ucap Akmal yang merangkak naik ketempat tidur dan langsung menindih wanita seksi itu.
Wanita itu langsung mengalungkan kedua tangannya dileher Akmal dan keduanya saling ber pa ngut bertukar slavina.
Akmal begitu kasar sekali bermain. bahkan baju kurang bahan yang dipakai Wanita seksi itu Disobek langsung oleh Akmal.
"Aaahh.. Baby.. Kau mau main kasar ya ?? Oowww...eeemmmm..." racau wanita itu saat Akmal bermain digundukannya. Dan dengan kasar pula, Akmal memasuki lembah Surga wanita seksi itu.
__ADS_1
"Aaahhh !!!" Wanita itu menjerit karna diterobos tanpa pemanasan. Akmal nampak langsung memompa dirinya dengan kecepatan maksimal dan sangat kasar sekali.
Malam itu, lepas sudah perjaka Akmal dengan seorang wanita malam diBar. Akan seperti nanti saat ia terbangun Dan melihat semua itu.
.
.
Pyarr !!!
Gelas ditangan Marimar terjatuh hingga membuat Fairuz terjaga.
"kau kenapa Marimar ??" tegur Fairuz.
"Entahlah.. Aku tiba-tiba kefikiran Akmal..Dia belum kesini sampai.malam begini.."Balas Marimar.
"mungkin dia kembali kerumah Niken.."terka FairuZ.
"Semoga saja.."balas Marimar yang tak mau memperlihatkan kekawatirannya.
.
.
.
__ADS_1