Cinta Sedarah

Cinta Sedarah
Kau harus berusaha


__ADS_3

.


.


Ternyata Caca, Mely dan Zia sudah menunggu kedatangan Aneeta yang baru tiba dan berjalan kearah ketiga teman-temannya.


"Akhirnya datang juga nih anak.."Ucap Caca saat melihat Aneeta sudah dekat dengan mereka.


"Sorry ya aku telat.. Soalnys pekerjaanku cukup banyak.."Balas Aneeta yang langsung memeluk caca bergantian dengan Mely dan juga Zia.


"Kau tambah cantik saja An.."puji Zia.


"Kau juga pramugari.. Aku sama sekali tidak menyangka dalam jurusan kuliahmu kau malah memilih menjadi pramugari."Balas Aneeta.


"he..he.. Mau bagaimana lagi. Semua keluargaku bekerja dipenerbangan.."timpal Zia dengan senyumannya.


"Sudah.. Sudah.. Duduk yuk laper nih.."ajak Caca. Semua menurut setuju. Tak lam pelayan datang dan mereka segera memesan beberapa makanan kesukaan masing-masing.


"An.. Aku dengar kau bekerja diperusahaan orang lain ya ?? Kenapa malah tidak bersama kembaranmu saja ??"Tanya Caca tanpa ragu.


Aneeta hanya mengulas senyum. "Dengan semua kenangan kami, akan tidak pas kalau aku harus bekerja bersama dia.."


"Tapi kan ini sudah hampir setahun kalian saling tau status kalian.. Kau masih menyimpan rasa pada dia ??" Terka Mely.


"Itu juga tidak lah.. aku hanya mencari yang nyaman saja. Dan kalian tau, sesuatu yang mengejutkan terjadi.."Aneeta tersenyum misterius.


"Apaan An ??" Caca memangku Dagu dengan talapak tangannya.

__ADS_1


"Kenangan buram yang sering aku ceritakan sama kalian. Sekarang sudah sangat jelas. Dan aku sudah bertemu anak laki-laki buram didalam memoryku."Tutur Aneeta.


"Benarkah ?? Kau tidak sedang dipermainkan kan ??" Mely berusaha mengingatkan.


"Tentu saja tidak.. Kami memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang lain.."Balas Aneeta dengan bangga.


"Waktu itu kau katakan akan menikahi dia jika sampai ingatan itu pulih. Apa sekarang kau sudah menyukai dia ??" Terka Zia.


Aneeta hanya menggeleng. "Tidak semudah itu aku membuka hati Zia.."


"An.. Kau harus bisa, setidaknya kau harus punya pasangan agar kau punya kenangan dengan kekasih lain selain Pak Akmal.."nasehat caca.


"Caca benar.. Kau harus berusaha An.."tambah Mely.


Aneeta hanya mengangguk dan mengulas senyumannya.


"Ini kenapa tambah banyak ?? Perasaan kita pesan hanya beberapa saja ??" Aneeta menatap ketiga temannya.


"Tenang saja An.. Malam ini Mely yang traktir kita.. Dia kan mau melepas masa lajang.."caca berkata demikian.


"What ??!!" Aneeta sangatlah terkejut sembari menatap Mely yang tersipu malu.


"Kau mau menikah Mel ?? Sama siapa ??" Aneeta


"Tentu saja pria An.. Kau ini.."balas Mely.


"Iya aku tau, tapi siapa ?? Kau kan terkenal suka ganti-ganti pasangan.."timpal Aneeta.

__ADS_1


"Itu dulu An.. Sekarang tidak lagi.. sebenarnya aku itu dijodohin, tapi karna saat kita bertemu kita cocok, ya.. Aku terima saja.."terang Mely.


"Astaga.. Ok.. Deh, selamat ya.. Semoga lancar sampai pesta diadakan.."Aneeta menggenggam jemari Mely dengan senyum bahagia.


"bukan karna dia kaya ya.."ejek Caca.


"Itu juga termasuk.. Sekarang ini kita harus fikirkan realitanya Ca.. Cinta memang harus, tapi uang itu wajib.."sanggah Mely hinggamenimbulkan gelak tawa mereka berempat.


"Jadi kapan kita makan ?? Aku lapar.."Zia


"Ok..ok.. Kita makan.. Yuk.." Caca memulai dan akhirnya semua turut menikmati makanan terlebih dahulu.


.


.


"Kenapa kau tidak menghubungi Niken..?? Apa kau tidak katakan jika aku sakit ??" Tanya Fairuz pada Marimar tanpa memikirkan perasaan istrinya.


Marimar tidak menjawab.


"Apa memang kau sengaja ?? Kau mau menjadi egois ??" Lagi, Fairuz malah menuduh Marimar.


"Pa.. Sekarang aku tanya padamu. Yang istrimu itu aku atau Ibu Niken ?? iya.. Dia memang yang melahirkan keturunanmu. tapi apa kau sama sekali tidak memikirkan perasaanku ?? Sudah cukup semua yang kau lakukan terhadapku, aku sudah berusaha menerima kepahitan apapun, aku sudah berusaha memaafkanmu yang selalu berselingkuh puluhan kali dibelakangku.. Apa aku harus mati dulu agar kau mau menganggapku setidak sebagai istrimu sekali saja !!!" Luapan kekecewaan Marimae tercurah seketika.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2