Cinta Sedarah

Cinta Sedarah
takut karena badai


__ADS_3

lonceng sekolah berbunyi nyaring menandakan berakhirnya pelajaran karena jam sudah menujukkan pukul sebelas tiga puluh, irpan merapikan buku_buku nya dan bergegas menuju kelas adik yang terletak di ujung lorong irpan menunggu adik nya tak lama syiffa keluar sambil menenteng tas nya.


mereka pulang bersama berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar stengah jam untuk pulang kerumah nya, setelah sampai irpan langsung mengganti pakaian nya dan pergi mencari barang bekas.


di panas matahari yang terik irpan menelusuri lorong-kelorong membawa karung dan pengait untuk mencari botol pelastik dan di jual ketempat daur ulang sampah pelastik..


hari semakin gelap namun irpan masih melanjutkan pekerjaan nya. awan mulai menghitam dan kilat menyambar_nyambar melihat cuaca yang sedikit buruk irpan memutuskan untuk pulang karena adik nya sendirian di rumah,belum sempat separuh perjalanan hujan turun dengan deras nya dan petir mengelegar berbunyi keras memekak kan telinga.


irpan terus berteduh, karena hujan nya terlalu deras untuk di tempuh. duduk di teras sebuah toko. baju yang di kenakan nya basah karena hujan dia pun memeluk lututnya karena kedinginan.


 

__ADS_1


,,, Dirumah syiffa sendirian ayah nya sudah tidak ada sewaktu di pulang sekolah, bunyi petir yang nyaring membutat syiffa menangis ketakutan. air hujan menetes di mana\_mana karena atap nya yang bocor melihat itu syiffa merapikan buku\_buku milik nya dan jugak kakak nya membawa kesudut dimana terdapat tempat yang tak terkena air hujan. syiffa terus menangis karena takut dan juga menghawatirkan kakak nya yang tidak kunjung datang, puas menangis dia pun tertidur di pojokan.


, jam sepuluh malam hujan pun sudah reda irpan pulang kerumah melihat adik nya yang meringkuk di pojok mengenakan selimut seadanya. setelah selesai membersih kan badan nya irpan membangun kan adik nya untuk makan karena dia tidak mau melihat adik nya tidur dengan kelaparan.


 


dek,! bangun makan dulu,!


kakak sudah pulang..?


syiffa bangun bersemangat untuk makan, irpan dan adik nya pun makan nasi bungkus yang di belinya besama karena hanya satu. itu adalah dari hasil nya mencari botol pelastik seharian tadi, dan sisanya di simpan untuk esok pergi sekolah, begitulah hari ke hari yang harus mereka jalani untuk bertahan hidup dan menghidupi adik nya. untung nya sekolah tempat nya bersekolah sudah sedikit maju mendapat kan dana dari pemerintah jadi tidak menerima uang spp lagi dari murid untuk upah guru honor. jadi mereka masih bisa sekolah hanya memikir kan untuk membeli buku. setelah mengantar kan adik nya di kelas irpan masuk kekelas nya mengikuti pelajaran seperti biasa, irpan bagaimana pun juga dia anak yang cukup pintar dan rajin, banyak murid_murid lain yang meminta dia mengrjakan tugas namun tidak ada yang mau berteman dengan nya karena di miskin dan memiliki ayah pemabuk sering kali di olok_olok karena itu, namun irpan tidak menanggapi nya pura_pura membaca buku membuat mereka diam dengan sendiri nya..setelah istirahat. irpan kekantin untuk membeli roti dia, membeli dua buah roti untuk nya dan juga untuk adik nya,mereka makan dengan lahapnya tanpa sisa..

__ADS_1


 


ikutin terus kelanjutan cerita nya,


JANGAN LUPA LIKE&KOMEN..


KASIH PENDAPAT DAN SARAN NYA DI KOLOM KOMENTAR..


TERIMA KASIH. SEMOGA TERHIBUR..


 

__ADS_1


👌👌😘


 


__ADS_2