CINTA UNTUK HILYA

CINTA UNTUK HILYA
ABIAN PENYEBAB SEMUANYA


__ADS_3

"Kamu keterlaluan Disa, mereka teman kamu" ucap Abian yang menghampiri Hilya dan Disa.


"Abian, aku perlu ngomong sama kamu" ucap Disa yang memegang tangan Abian


"Aku gak mau ngomong sama orang kayak kamu" ucap Abian yang menghempaskan tangan Disa.


"Bian, aku ini cewek kamu. Kamu berubah semenjak kamu ketemu lagi sama dia" ucap Disa yang menunjuk kearah Hilya.


"Ini semua bukan karena dia, tapi karena sifat egois kamu yang buat aku bosan sama kamu" ucap Abian yang membuat Disa terkejut.


"Puas kamu sekarang?, kamu udah buat semua orang benci sama aku" ucap Disa pada Hilya


"Ini semua buka salah.." ucap Abian yang kemudian langsung disela oleh Zidan


"Berhenti nyalahin cewek gue atas hubungan toxic kalian" ucap Zidan yang langsung merangkul Hilya.


"Kak Zidan memang kating di sini, tapi ini urus pribadi kita mending kak Zidan gak usah ikutan" ucap Disa


"Maaf ya Disa, masalah pribadi aku sekarang juga menjadi masalah untuk tunangan aku yaitu kak Zidan" ucap Hilya yang membuat Abian langsung menatap Hilya.


"Urusin masalah kalian berdua dan jangan libatkan aku. dan satu lagi Disa, kalau kamu berani ganggu aku ataupun sahabat-sahabat aku, aku bakal laporin kamu ke polisi" ucap Hilya yang kemudian pergi.


"Gue gak tau masalah lo pada, tapi kalau lo berani jahatin Syifa lagi, gue gak bakal mikir lo cewek, ngerti lo" ucap Alan yang kemudian juga pergi


"Lo berbuat kriminal hanya untuk cowok kek gini, heh gak ada yang lain?" ucap Fajar yang membuat Disa menatap Fajar yang pergi.


"Cowok modal tampang doang" sahut Rifi.


"Kamu lihat sekarang Disa gara-gara ulah kamu aku juga kena" ucap Abian yang memarahi Disa


"Kok kamu nyalahin aku sih sekarang?, aku gini gara-gara kamu Bian, udah setahun aku sabar sama sikap kamu, kamu selalu manggil Hilya, kamu ngasih aku makanan kesukaan Hilya, ngasih semua barang ke aku yang di sukai Hilya, dan masih banyak lagi Bian" teriak Disa


"Yang pacaran sama kamu satu tahun lebih itu aku bukan Hilya" teriak Disa


"Aku tau, aku setahun lebih ini pacaran sama kamu, bukan sama Hilya. Dan aku menyesali itu sekarang" ucap Abian yang membuat Disa tak lagi bisa menahan air matanya.


"Sekarang kamu bilang menyesal, setelah kamu menemui Hilya lagi. Dari dulu kenapa engga Bian" Teriak Disa


"Dari dulu aku ingin bilang ini, tapi aku gak tega sama kamu. Aku baru menyadari semuanya setelah Hilya pindah sekolah, orang aku cintai sampai sekarang Hilya bukan kamu Disa" ucap Abian dengan lantang.


"Mulai sekarang kita putus aja" ucap Abian yang pergi meninggalkan Disa yang terdiam membeku dan mengeluarkan air mata.


Disa terduduk di tanah saat menerka ucapan dari Abian tadi, Demi mendapatkan Abian duku dia mengkhianati Hilya, tapi sekarang ini balasan yang harus ia dapatkan. Disa saat Disa menangis sendiri, tiba-tiba ada satu tanya yang memberikan sapu tangan pada Disa.


"Kalau tau gue ya, lo tuh dapat balasan sih atas perlakuan masa lalu lo" ucap cowok itu sambil memberikan sapu tangan


"Sorry ya gue gak sengaja tadi dengar pembicaraan lo semua" ucap dia lagi

__ADS_1


"Kamu gak usah sok tau deh tentang masa lalu aku" ucap Disa yang menghapus air matanya dengan bajunya dan berdiri.


"Kalau kata gue, mending lo lepasin sih si Abian, dan lo gak perlu buat jahat lagi sama mereka. Lagian kalau gue lihat Hilya masih sayang tuh sama lo sebagai teman" ucap cowok itu lagi yang membuat Disa kebingungan.


"Bingung kan lo, makanya kalau udah punya sahabat yang benar-benar sayang sama lo jangan di sia-siain, apa lagi hanya demi seorang kayak Abian, kalah kata kah Rifi tadi mah cowok modal tampang doang" Sambung cowok tadi dan kemudian pergi menuju tenda dan meninggalkan Disa dengan pikiran yang kacau.


Hilya sudah berada di tenda bersama ketiga sahabatnya.


"Tadi kamu ngomong apa sama Disa?" tanya Fia


"Gak aku gak ngomong apa-apa kok" sahut Hilya


"Ini semua teh gara-gara Abian si cowok sok cakep itu, udah kasih harapan ke Hilya malah ngajak Disa pacaran, terus sekarang malah ngejar Hilya lagi" ucap Kia yang kesal


"Pokoknya Hilya kamu gak boleh dekat-dekat dengan Abian deh, liat aja nanti kalau aku udah pindah ke jurusan kalian, aku bakal jadi tembok paling besar untuk kamu dan Abian"ucap Fia.


"Sama aku juga, kita gak boleh kasih kesempatan untuk Abian ngedeketin Hilya" ucap Kia.


"Aku juga gak bakal kok deket-deket sama Abian lagi, lagi pula Disa juga sahabat kita meskipun itu dulu, tapi kita juga harus jaga perasaan dia" ucap Hilya


"Lagian Hilya itu udah punya calon suami, kating super galak alias singanya Hilya" ucap Syifa yang membuat semua tertawa.


"Tapi kamu beneran gak apa-apa kan Syif?" tanya Hilya


"Iya aku gak apa-apa kok" ucap Syifa


"Dih pangeran, alay banget sih" ucap Syifa


"Ya udah mending kita keluar yok, but makan sama-sama" ucap Hilya


"Ya udah yok" ucap Fia.


Di luar tenda Disa mendengar percakapan anata Hilya dan sahabat-sahabatnya. Disa menalar kembali ucapan dari cowok tadi tentang Hilya masih sayang pada Disa sebagai sahabat.


Kemudian Disa pergi ke tendanya dan untuk mengganti pakaiannya yang masih basah, setelah itu Disa juga bergabung untuk makan bersama. Disaat Disa sedang makan, Disa di hampiri oleh Tamara, Rossa dan Vina.


"Gue akui keberanian lo tadi" ucap Tamara


"Sekarang gue punya tugas buat lo" ucap Tamara lagi


"Nih tarok obat ini ke minuman si cewek itu, biar dia bolak balik ke toilet" ucap Tamara yang menyerahkan bungkusan obat ke Disa.


"Saya gak mau" ucap Disa yang terus makan.


"Lo berani bantah ucapan gue, lo mau bermasalah sama gue" ucap Tamara


"Saya gak mau" ucap Disa lagi

__ADS_1


"Berani sekali kamu" teriak Tamara yang mendorong Disa sampai piringnya terjatuh.


Semua orang melihat kearah Disa termasuk Hilya dan ketiga sahabatnya. Semua mahasiswa mulai berbisik-bisik untuk Disa.


"Lo ya tega banget sama mereka, masa iya lo mau racunin ceweknya Zidan, lo gak takut sama Zidan" ucap Tamara yang membalikkan Fakta


"Aku gak ada niat ke situ, tadi kamu yang nyuruh aku buat masukin obat itu ke dalam minuman Hilya" ucap Disa.


"Heh kamu pinter banget ya membolak balikkan fakta, jelas-jelas kamu tadi yang punya niatan begitu, terus aku larang. kamu ana tega ngefitnah teman mereka tadi" ucap Tamara.


"Dia yang nyuruh aku buat fitnah Hilya" ucap Disa yang menunjuk kearah Vina.


"Eh lo pintar banget drama sih, kita gak seakrab itu ya sampai-sampai gue nyuruh lo buat fitnah mereka" ucap Vina.


"Kamu itu kenapa sih, jangan gini dong Disa, kamu kenapa mau terus-terusan jahat sama Hilya" ucap Abian yang menghampiri Disa.


"Aku gak ngelakuin itu Bian, dia yang nyuruh aku tadi tapi akau gak mau" ucap Disa yang matanya sudah memerah.


"Kamu pikir aku percaya sama orang jahat kayak kamu" ucap Abian yang membuat Disa menangis.


"Gue percaya kok sama dia, emang mereka tadi yang datang ke sini buat nyuruh sia masukin obat ke minuman Hilya" ucap cowok yang tadi bertemu Disa.


"Eh kamu jangan belain dia ya, dia itu udah beberapa kali buat kejahatan" ucap Vina


"Tau tuh, lo mau di musuhin semua mana gara-gara belain orang jahat kayak dia" ucap Tamara.


"Engga, aku gak takut di musuhin sama semua orang, lagian yang jahat kan lo pada bukan dia" ucap cowok tadi


"Kamu kenapa belain dia sih.....


...****************...


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2