
"Aku juga mau bantuin" ucap Hilya yang berdiri di samping Zidan.
"Kamu cukup bantuin aku dengan selalu berada di dekat aku" ucap Zidan lembut dan membuat Hilya tersenyum.
"Gue bakal tanya ke perawat di sini siapa yang membawa Nando ke sini" ucap Fajar.
"Gue ikut, kita cari sama-sama" ucap Rifi.
"Baiklah, kita cabut sekarang" ucap Fajar.
"Gue pergi dulu" ucap Fajar.
"Lo sabar dan tunggu aja kabar baik dari kita" ucap Rifi dan pergi.
Di depan ICU hanya tersisa Hilya, Zidan, Alan dan Syifa.
"Lo laper? " tanya Alan pada Syifa.
"Iya aku laper" sahut Syifa.
"Ayo kita cari makanan, nanti kita balik lagi ke sini" ucap Alan.
"Baiklah" ucap Syifa.
"Hilya kamu mau sesuatu? " tanya Syifa.
"Apa aja deh" ucap Hilya.
"Oke, kalau gitu aku pergi sebentar" ucap Syifa.
"Iya hati-hati" ucap Hilya.
Alan dan Syifa pun pergi untuk mencari makanan. Sedangkan Rifi dan Fajar lagi berbicara dengan seorang perawat.
"Maaf Sus yang membawa pasien yang bernama Fernando ke sini siapa ya? " tanya Rifi pada seorang perawat.
"Kalau gak salah pasien atas nama Fernando di bawa oleh dua orang warga deh mas, cuma saya kurang tau sama orangnya mas" ucap Perawat tersebut.
"Tapi saya sering melihat orang itu di depan Alfamart dekat sini mas, kayaknya tukang parkir di situ deh" ucap Perawat itu lagi.
"Ya udah terimakasih ya Sus" ucap Fajar
"Iya mas" sahut perawat dan pergi.
"Kita ke sana? " tanya Fajar pada Rifi
"Sekarang" ucap Rifi yang pergi.
"Woy tunggu" ucap Fajar yang lari mengejar Rifi.
Disisi lain Alan dan Syifa sudah membeli makanan dan ingin kembali ke rumah sakit, saat dalam perjalanan Alan kembali melihat Tamara dan Abian bersama. Alan tak mau Syifa melihat, dia langsung menambah kecepatan untuk ke rumah sakit.
"Kenapa kak? " tanya Syifa
"Hah?, kenapa apanya? " tanya Alan
"Kok kakak nambahin kecepatannya" ucap Syifa
"Eummm gue udah laper, pen buru-buru makan" ucap Alan yang berbohong dan Syifa pun menganggukkan kepalanya.
Di rumah sakit, Zidan sedang berbicara dengan dokter.
"Jadi gimana dok?" tanya Zidan
"Sejauh ini masih dengan kondisi yang sama, tapi kami akan berusaha lebih baik lagi" ucap Dokter.
"Kalau gitu saya permisi dulu" ucap Dokter
"Baik dok, terimakasih" ucap Hilya.
"Brakkkkm... sialan" teriak Zidan sambil menendang kursi tunggu.
"Kak jangan gini" ucap Hilya gang berusaha menenangkan Zidan.
__ADS_1
"Pokoknya aku harus cari siapa pelakunya" ucap Zidan yang marah.
"Iya kak, kak Alan, kak Rifi dan kak Fajar juga lagi nyariin pelakunya" ucap Hilya.
"Aku takut kalau Nando kenapa-napa" ucap Zidan yang memeluk Hilya.
"Nando bakal baik-baik saja kok, kita berdoa saja" ucap Hilya yang membalas pelukan dari Zidan.
"Kalau kak Zidan emosi begini, yang ada bakal menambah masalah baru" ucap Hilya lagi.
"Makasih ya sayang" ucap Zidan dan mendapatkan anggukan dari Hilya.
"Mending kamu masuk ke ruang itu dan tidur deh, mama sama papa udah bayar ruang yang di depan itu" ucap Zidan sambil nunjuk kearah ruangan yang berada tepat di depan ruang ICU.
"Kamu tidur gih" ucap Zidan yang mengusap pipi Hilya.
"Nanti aja kalau kak Zidan udah tenang" ucap Zidan.
"Pokoknya pulang Syifa dan Alan ke sini kamu makan dan langsung masuk ke sana buat tidur, oke" ucap Zidan dengan lembut.
"Iya kak" sahut Hilya.
"Sayang dong" ucap Zidan.
"Iya sayang" sahut Hilya yang tersenyum.
Dan tak lama kemudian Syifa dan Alan pun sampai ke rumah sakit.
"Makanan datang" ucap Syifa yang membawa banyak makanan.
"Hilya kamu tau gak, tadi itu antriannya banyak banget, tapi dengan kepopuleran kak Alan, kami gak perlu ngantri" ucap Syifa yang tersenyum.
"Wihhh hebat" ucap Hilya yang kagum.
"Kamu makan gih, habis itu langsung tidur" ucap Zidan.
"Baik kak" ucap Hilya yang tersenyum.
"Heummm" deheman Zidan.
"Posesif" celetuk Alan.
"Diam gue lagi stress" ucap Zidan.
"Kak Rifi dan kak Fajar belum balik?, ini makanan untuk mereka" ucap Syifa.
"Udah mending kalian makan aja dulu, habis itu langsung tidur" ucap Alan.
Hilya dan Syifa langsung makan makanan mereka, Zidan terus memperhatikan Hilya yang makan begitu pun dengan Alan yang memperhatikan Syifa yang makan.
"Aku udah selesai" ucap Hilya
"Aku juga" sahut Hilya
"Ya udah kamu tidur gih" ucap Zidan dan mendapatkan anggukan dari Hilya.
"Kamu juga Syif" ucap Alan
"Iya kak" sahut Syifa.
"Sayang peluk dulu" ucap Zidan yang membentangkan kedua tangannya.
"Love you" ucap Zidan saat Hilya langsung memeluknya.
"Love you juga" sahut Hilya yang tersenyum.
"Aku tidur dulu ya" ucap Hilya
"Iya sayang" ucap Zidan.
"Syif" ucap Alan yang membentangkan kedua tangannya juga.
"Mimpi" ucap Syifa yang pergi mengikuti Hilya.
__ADS_1
"Pffftttt" Zidan yang menahan tawanya.
"Tawa lo, tadi aja ngamok" ucap Alan yang kesal.
"Dih apaan dah" ucap Zidan.
Hilya dan Syifa kagum melihat kamar yang begitu pun luas.
"Ini mah rumah sakit rasa hotel" ucap Syifa
"Iya bener banget" sahut Hilya.
Keduanya pun membaringkan tubuh mereka di atas rajang pasien yang cukup luas untuk mereka berdua.
"Kira-kira siapa ya, yang udah ngelakuin ini sama Nando" ucap Hilya.
"Aku teh juga penasaran siapa pelakunya" sahut Syifa.
"Pokoknya pelakunya harus di hukum" sambung Syifa.
"Bener banget, masa pelakunya bebas berkeliaran sedangkan Nando terbaring lemah di sini" ucap Hilya.
"Aku baru pertama kali melihat kak Zidan begini" ucap Hilya.
"Pokoknya aku juga mau bantuin kak Zidan buat cari tahu siapa pelakunya" ucap Hilya.
"Gimana caranya? " tanya Syifa.
"Eummm aku belum mikir ke situ sih, cuma aku punya tekad untuk mencarinya" ucap Hilya.
"Aku ikut, kita bisa ajak Kia dan Fia juga" ucap Syifa
"Iya kamu benar" sahut Hilya.
Di luar ruangan di depan ICU, Zidan dan Alan sedang membahas tentang Nando, Tiba-tiba Fajar dan Rifi berlari kearah mereka.
"Jangan lari-lari lah" ucap Alan.
"Lo mau di usir dari sini" sambung Alan lagi.
"Sorry" ucap Fajar.
"Gimana? " tanya Zidan
"Apa kalian menemukan sesuatu? " tanya Zidan lagi.
"Itu yang mau gue kasih tau sama kalian berdua" ucap Fajar.
"Gue sama Fajar nemu info penting, dari warga yang bawa Nando ke sini" ucap Fajar yang membuat Zidan langsung berdiri dari duduknya dan diikuti oleh Alan.
"Apa? " tanya Zidan
...****************...
...****************...
...****************...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...****************...
...****************...
__ADS_1
...****************...