CINTA UNTUK HILYA

CINTA UNTUK HILYA
KESEDIHAN SYIFA


__ADS_3

Ayok" ucap Zidan yang membukakan pintu mobil untuk Hilya.


"Masuk" ucap Zidan


"Kita ketemu di pantai" teriak Zidan dan pergi.


Di sisi lain Abian merasa malu karena perlakuan dari Zidan.


"Aghhhh, aku gak bakal biarin tuh cowok dapetin Hilya" teriak Abian


"Kasian banget sih lo, dipermalukan cuma gara-gara satu cewek doang" ucap ucap Tamara yang baru datang.


"Terus apa bedanya sama lo, yang gak ada harga diri ngejar cowok yang sama sekali gak suka sama lo" ucap Abian.


"Jaga omongan lo ya" ucap Tamara yang kesel.


"Lo juga bisa jaga omongan lo kan?" sahut Abian yang tak mau kalah dan pergi.


"Aku harus mikir cara supaya Hilya benci dan menjauhi Zidan" ucap Abian yang pergi.


Di mobil Alan dan Syifa, terlihat Syifa yang duduk termenung dan melihat kearah luar melalui jendela mobil.


"Lo kenapa? " tanya Alan sambil menyetir


"Woyyy" teriak Alan lagi yang mengejutkan Syifa.


"ASTAGHFIRULLAH" teriak Syifa yang terkejut


"Apaan sih kak Alan" sambung Syifa


"Bikin kaget orang aja" sambung Syifa lagi.


"Habisnya gue tanya lo gak jawab" ucap Syifa


"Tanya apaan sih" ucap Syifa lagi.


"Yeeee makanya jangan bengong lon, kesurupan ntar gue yang repot" ucap Alan


"Nih kesurupan nih, kak Alan duluan yang aku cekik" ucap Syifa.


"Hahaha" tawa Alan yang melihat tingkah lucu Syifa.


"Lo kenapa sih? "tanya Alan


"Gak kenapa-kenapa"ucap Syifa


"Bohong" sahut Alan.


"Engga ihhh" ucap Syifa.


"Jujur deh sama gue, lo kepikiran perkataan Abian tadi ya? " tanya Alan

__ADS_1


"Gak kok. Lagian yang ucapan dia juga ada benarnya, kan aku memang numpang di keluarga Hilya, mau lari kemana pun itulah kenyataannya" ucap Syifa dengan raut sedih.


"Sorry kalau boleh gue tau nyokap bokap lo mana? " tanya Alan


"Kalau lo gak mau jawab gak apa-apa kok" ucap Alan.


"Waktu aku masih duduk di bangku SMP kelas tujuh, Ayah dan adikku ku meninggal karena kecelakaan dan itu tepat di hari ulang tahun ibu ku. Kami berencana ingin memberi kejutan kecil untuk ibu, tapi takdir berkata lain. Mobil ayah aku yang membawa adik dan kue ulang tahun untuk ibu ku mengalami kecelakaan dan nyawa mereka tak tertolong" ucap Syifa yang menceritakan tentang orang taunya dan membuat Alan terdiam.


"Setelah kepergian ayah dan adik aku, ibu menjadi trauma mengingat ulang tahunnya sendiri, ibu ku stress, depresi, sering mengurungkan dirinya di kamar dan pada akhirnya ibu.... " ucap Syifa yang meneteskan air matanya dan membuat Alan menghentikan mobilnya.


"Ibu bunuh diri di kamar dengan cara gantung diri.. hiksss... hiksss" ucap Syifa yang kemudian membuat Alan langsung memeluknya.


"Itu sebabnya aku menjadi sangat dekat dengan Hilya, karena dari dulu Hilya yang selalu menemani aku, menjaga aku dan memberi aku kekuatan untuk tetap bertahan hidup" ucap Syifa yang berada dalam pelukan Alan.


"Syifa... " ucap Alan


"Aku juga pernah ingin mengakhiri hidupku, aku ingin mengikuti ayah, adik dan ibuku tapi lagi dan lagi Hilya yang menggagalkan niat buruk ku" ucap Syifa yang masih berada di pelukan Hilya.


"Jangan lakukan itu" ucap Alan yang memegang ke-dua pipi Syifa


"Jika aku mengenal kamu saat itu, aku juga akan menggagalkan itu semua" ucap Alan.


"Syifa, aku bakal selalu ada untuk kamu. Jangan dengarkan atau pikirkan setiap perkataan buruk dari orang lain, ingat Hilya, orang tau Hilya dan aku menyayangi kamu. Kami tak mau kehilangan kamu Syifa" ucap Alan yang memeluk Syifa.


"Sekarang kamu harus janji sama aku, kalau kamu gak akan melakukan hal yang akan membuat kamu rugi dan orang sekeliling kamu sedih" ucap Alan sambil mengeluarkan jari kelingkingnya.


"Eummm ya, aku janji" ucap Syifa yang menautkan kelingkingnya dengan kelingking Alan.


"Makasih ya kak Alan, walaupun kak Alan orang resek, nyebelin tapi ada sisi kak Alan yang bisa bikin aku tersenyum" ucap Syifa


"Sekarang hapus dong air mata kamu, nanti yang ada Hilya bakal hajar aku kalau lihat mata kamu habis nangis" ucap Alan yang membuat Syifa tersenyum.


"Oke sekarang kita lanjutkan perjalanannya" ucap Alan dan di anggukan oleh Syifa.


Kurang lebih hampir dua jam perjalan mereka pun sampai di pantai.


Zidan pun membangunkan Hilya yang tertidur selama di perjalanan.


"Hilya, kita udah sampe"ucap zidan yang menepuk pipi Hilya dengan lembut


"Eughhhh, udah sampe ya"ucap Hilya yang membuka matanya dan mendapat anggukan dari Zidan.


"Ayo turun" ucap Zidan.


"Nando gak ikut? " tanya Zidan yang tidak melihat keberadaan Nando.


"Tuh dia" ucap Fajar yang melihat mobil Nando.


"Sorry bang, gue jemput Disa dulu" ucap Nando yang baru keluar dari mobilnya.


"Hai Disa" ucap Hilya, Syifa, Kia dan Fia.

__ADS_1


"Hai" sahut Disa.


"Maaf ya kalau aku ikut Nando ke sini" ucap Disa


"Aku yang maksa sih" ucap Nando sambil nyengir.


"Gak apa-apa lagi Sa, kita malahan senang" ucap Hilya.


"Oh ya kita main air yok" ajak Kia


"Ayok" sahut Fia.


Para cewek pun pergi menuju bibir pantai, mereka main dekat pinggir pantai bersama sedangkan para cowok cuma melihat cewek yang bermain air.


Hari udah semakin sore, mereka semua sudah puas bermain hingga makan bersama, karena sudah lelah bermain mereka pun ingin kembali ke rumah.


Zidan mengantar Hilya plang ke rumahnya, begitu pun dengan yang lainnya. Nando mengantar Disa tepat di depan rumahnya.


"Makasih ya Nan, hari ini aku senang banget" ucap Disa yang tersenyum.


"Iya sama-sama" ucap Nando yang juga tersenyum.


"Oh ya kamu masuk gih" ucap Nando


"Kamu dulu gih yang jalan, kan aku udah sampe rumah tinggal masuk" ucap Disa


"Ya udah aku jalan ya" ucap Nando


"Iya, Hati-hati" ucap Disa.


Nando pun menancap gas mobilnya, melihat mobil Nando yang sudah menjauh dari matanya, Disa tersenyum dan ingin masuk ke rumah. Namun tiba-tiba mata Disa menjadi gelap saat ada seseorang yang membekap nya hingga dia terjatuh pingsan.


Disa merasa tubuhnya di angkat oleh seseorang dan di bawa masuk ke mobil. Namun Disa tidak tau pelakunya karena matanya yang tak bisa di buka.


Setelah lama merasa berada di dalam mobil, ia kembali merasa bahwa tubuhnya kembali di angkat oleh seseorang.


...****************...


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...****************...

__ADS_1


...****************...


...****************...


__ADS_2