
Karena telah di bujuk oleh Zidan, Hilya pun mengiyakan perkataan Zidan.
"Pak kami permisi dulu ya" ucap Zidan.
"Iya dek, jagain tuh si eneng" ucap penjaga makam.
Zidan membawa Hilya menuju ke mobilnya.
"Kita balik ke Jakarta sekarang ya" ucap Zidan
"Aku masih ingin di samping bunda Ayu" ucap Hilya.
"Sayang, hey kamu gak boleh gini, yang ada bunda ayu sedih lihat putri cantiknya menangis seperti ini" ucap Zidan yang memegang kedua pipi.
"Kamu harus tau sayang, bunda Lola, ayah Dion, Syifa mereka sayang banget sama kamu. Sekarang mereka sangat mengkhawatirkan kamu" ucap Zidan.
"Kita pulang ke Jakarta ya" ucap Zidan lagi dan akhirnya mendapatkan anggukan dari Hilya.
Zidan yang melihat Hilya menganggukkan kepalanya langsung senang, dia langsung mengabari bunda Lola bahwa Hilya sudah di temukan. Setelah mengabari bunda Lola, Zidan mendapatkan informasi kalau Nando sudah boleh pulang.
"Nando udah boleh pulang sayang" ucap Zidan.
"Syukur deh" sahut Hilya dengan mata sembabnya.
"Belakangan ini kita benar-benar ditimpa banyak masalah, berita kak Zidan dan Disa pun terus di sebar luaskan, perusahaan Mahardika juga dilanda masalah" ucap Hilya dengan tatapan kosong.
"Dan sekarang aku mengetahui fakta yang menyedihkan dalam hidup aku. Apa kita tidak bisa lari dari masalah ini semua?, aku ingin menjauh" ucap Hilya yang melihat kearah Zidan.
"Sayang, kemanapun kita lari, kita menjauh, jika masalah ini belum kita selesaikan, maka semuanya akan sia-sia" ucap Zidan sambil mengusap rambut Hilya.
"Aku yakin, aku bisa menyelesaikan masalah ini. Aku akan mencari dalang di balik semua ini, dan setelah itu kehidupan kita akan kembali normal sayang" ucap Zidan.
"Aku juga minta maaf karena udah membawa kami dalam masalah ini" sambung Zidan.
"Kak Zidan gak perlu minta maaf" ucap Hilya dan mendapatkan senyuman dari Zidan.
Di jakarta, Fia dan Rifi yang sedang menuju ke rumah sakit kembali, mendapatkan panggil dari Kia.
"Halo Kia, ada apa? " tanya Fia.
("Nando dan Disa udah boleh pulang ya, sekarang kita mau ke rumahnya tante Lola dan om Dion"ucap Kia).
"Ya udah aku langsung ke sana aja" ucap Fia dan mematikan panggilannya.
"Kak kita putar balik deh, soal Nando dan Disa udah boleh pulang" ucap Fia pada Rifi.
"Terus ini kita kemana? " tanya Rifi.
"Ke rumah tante Lola" ucap Fia.
"Oke" sahut Rifi.
"Hufhhhh" Fia menghembuskan nafas kasarnya sambil menyenderkan tubuhnya di jok mobil.
"Lo capek banget ya" tanya Rifi.
"Masalah bertambah dan bertambah lagi, Disa keguguran, Hilya menghilang, dan kita juga belum menemukan dalang dibalik pelecehan Disa, berita kak Zidan dan Disa terus disebar bahkan penyebaran berita itu di tambah-tambah kebohongan oleh media" ucap Fia.
"Gue yakin sebentar lagi masalah ini bakal selesai dan kita semua akan hidup normal lagi"ucap Rifi yang memenangkan Fia.
Saat Rifi sedang berbicara dengan Fia, namun pandangan Fia menuju kearah lain.
__ADS_1
"Eh kak, itu Abian dan Tamara kan"ucap Fia yang menuju kearah Abian dma Tamara.
" Iya itu mereka, tapi.. hah ono kan club malam, ngapain mereka berdua ke sini"ucap Rifi yang terkejut melihat mereka masuk ke club malam.
"Kita ikutin kak" ucap Fia dan mendapatkan anggukan dari Rifi.
Rifi langsung memarkirkan mobilnya di area club tersebut.
"Ayo" ucap Rifi yang turun dari mobilnya.
"Sini tangan lo" ucap Rifi.
"Buat apa? " tanya Fia
"Udah sini aja" ucap Rifi yang langsung menarik tangan Fia.
Rifi mengikat tangan Fia dengan selembar kain, setelah mengikatkan ke tangan Fia dia juga mengikatkan kaum tersebut ke tangannya sehingga yang Fia dan Rifi saling tertautan.
"Kak kok di ikat sih? " tanya Fia.
"Biar lo gak misah dari gue" ucap Rifi yang membuat Fia menatapnya dan kemudian mereka saling tatap-tatapan.
"Kalau lo misah dari gue, nanti gue lagi yang repot" ucap Rifi yang membuat Fia membuang wajahnya.
"Jadi gak usah mikir yang aneh" ucap Rifi.
"Dih siapa juga yang mikir aneh" ucap Fia sewot.
"Baru juga aku pikir mau adegan romantis" ucap Fia pelan.
"Bilang apa lo tadi? " tanya Rifi.
"Lo berani jalan di depan, gak mau jalan di belakang gue aja? " tanya Rifi.
"Jalan dan tinggal masuk aja ke dalam club itu, ngapain harus takut" sahut Fia judes dan membuat Rifi tersenyum.
"Emang lo pernah masuk ke sini?" tanya Rifi.
"Gak lah" sahut Fia.
"Terus kenapa lo yakin berani jalan di depan?" tanya Rifi lagi.
"Aduhhh, ketimbang jalan doang, ayok masuk" ucap Fia yang langsung menarik Rifi.
Mereka pun masuk ke dalam, dan saat sudah di dalam club, Fia berhenti.
"Kenapa berhenti? " tanya Rifi yang tersenyum.
"Eum... e.. " sahut Fia.
"Jalan lah" ucap Rifi lagi yang tersenyum jahil.
"Kak Rifi aja deh yang jalan duluan"ucap Fia yang berdiri di belakang Rifi.
"Kenapa?, katanya berani "goda Rifi.
"Udah jalan cepat "ucap Fia.
Rifi hanya bisa tersenyum melihat tingkah Fia. Kemudian dia langsung berjalan sambil memegang tangi Fia, sedangkan Fia berjalan sambil menundukkan kepalanya karena melihat pemandangan yang kurang mengenakan baginya.
__ADS_1
"Kita duduk di sini aja" ucap Rifi.
"Aduh kak, kok berisik banget sih" ucap Fia.
"Namanya aja club jadi wajar lah" ucap Rifi.
"Eh itu Abian minum alkohol? " tanya Fia dan mendapatkan anggukan dari Rifi.
"Ya ampun" ucap Fia yang terkejut melihat Tamara duduk di pangkuan Abian dengan tangan mengalungkan leher Abian.
"Mereka pacaran atau gimana sih? " tanya Fia.
Dan disaat Tamara dan Abian saling bercumbu, dengan cepat Rifi menutup mata Fia dengan tangannya.
"Aduh kenapa malah nutup mata aku sih? " tanya Fia yang kesal.
"Lo mau lihat? " tanya Rifi.
"Ihh lihat apa, lepasin ah" ucap Fia yang melepaskan tangan Rifi di matanya.
"Hah" ucap Fia yang reflek mengambil tangan Rifi untuk menutupi matanya kembali.
"Bandel sih gue bilang" ucap Rifi.
Rifi tersenyum melihat tingkah Fia.
"Kok mereka malah ciuman gitu sih" ucap Fia.
"Mau minum? " tanya Rifi yang sudah membuka mata Fia.
"Gak, aku gak mau minum" ucap Fia dengan cepat.
"Serius? " tanya Rifi.
"Iya" sahut Fia.
"Ya udah, gue mau pesan minuman dulu" ucap Rifi.
"Kak Rifi serius mau pesan minuman? " tanya Fia.
"Iya lah gue haus" ucap Rifi.
"Lo di sini aja, jangan kemana-mana" ucap Rifi
...****************...
...****************...
...****************...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...****************...
...****************...
__ADS_1