
"Kamu tau gak tadi di kampus Disa kembali di bully" ucap Syifa
"Apa?, serius? " tanya Hilya yang kaget
"Serius Hil, dan yang parahnya Abian juga ikutan mempermalukan Disa" ucap Syifa lagi
"Hah?, kurang ajar banget sih tuh orang" ucap Hilya yang terkejut saat mendengar nama Abian.
"Dia gak sadar apa, Disa kayak gitu gara-gara dia" ucap
"Kasian Disa" ucap Hilya lagi
"Iya, apa lagi Disa sampai nangis dan malu banget" ucap Syifa.
"Resek banget" ucap Hilya yang kesal.
"Pokoknya Hil kamu gak boleh dekat-dekat sama cowok resek itu" ucap Syifa
"Ya gak bakalan lah Syifa, dari pada aku dekat sama dia mending aku langsung tunangan aja sama kak Zidan" ucap Hilya
"Yeee itu sih mau kamu, bilang aja kamu udah jatuh cinta sama kak Zidan" ucap Syifa yang menggoda Hilya.
"Ihhh Syifa apaan sih, ini kan kita bahas jika aku dekat sama Abian yang mending sama kak Zidan" ucap Hilya yang salah tingkah.
"Alah.. alah... bilang aja tuh di dalam hati udah ada kak Zidan" ucap Syifa lagi.
"Ihhh sana gih keluar" ucap Hilya yang mengusir Syifa.
"Cie... mau telponan sama kak Zidan kan" ejek Syifa
"Ihh Syifa sana" teriak Hilya yang membuat Syifa lari ke kamarnya.
Hilya menatap ponselnya, dia masih kepikiran dengan Disa. Hilya pun memutuskan untuk menelpon Kia.
"Halo Kia"ucap Hilya
("Hasil Hil, pas banget kamu nelpon" ucap Kia)
"Mau cerita masalah Disa ya? " tanya Hilya
("Iya, kok kamu tau? "tanya Kia)
"Syifa udah cerita semua sama aku"ucap Hilya.
"Btw gimana keadaan Disa? " tanya Hilya
("Tadi pas kita nganterin dia ke rumahnya, dia masih kelihatan sedih sih"ucap Kia)
("Dan tadi aku juga nelpon dia, suara dia kayak orang nangis gitu, dan katanya sih besok dia gak bakalan ke kampus karena malu"ucap Kia).
"Pokoknya teh besok aku bakal kasih pelajaran buat Abian itu, nyesel dulu akau pernah suka sama orang egois begitu" ucap Hilya yang kesal.
("Aku teh berdoa semoga Abian dan Tamara itu berjodoh, cocok tuh mereka "ucap Kia)
"bener banget, kesel aku teh" ucap Hilya
"Pokoknya aku minta sama kamu dan Fia buat bantuin Disa pinta ke jurusan kita aja, masalah Abian biar aku yang ngadepin" ucap Hilya
("Oke Hil, pokoknya kita harus bareng terus, masalah lalu kita lupain Oke"ucap Kia)
"Oke, pokoknya kita gak boleh biarin Disa si bully lagi, kita harus jadi tameng buat Disa" ucap Hilya
"Iya Hil, oh ya aku mau tidur dulu ya takut besok telat" ucap Kia
"Oke Bye" sahut Hilya dan mematikan panggilannya.
Hilya meletakkan ponselnya di samping nakas dan langsung tidur. Keesokan harinya Hilya sudah bangun dan siap untuk berangkat ke kampus.
__ADS_1
"Bunda, ayah kita pamit dulu ya" ucap Hilya
"Gak sarapan dulu? " tanya Bunda Lola
"Di kampus aja mah" ucap Hilya
"Ya udah hati-hati ya" ucap bunda dan ayah
"Siap" sahut keduanya dan langsung menuju ke mobil.
"Disa hati ini gak ke kampus ya" tanya Syifa di mobil
"Kata Kia sih iya" ucap Hilya
"Ya ampun pasti Disa masih malu karena kejadian kemarin" ucap Syifa
"Iya bener" Sahut Hilya
Lima menit perjalan mereka pun sampai ke kampus.
"Makasih Kang Firman" ucap Hilya dan Syifa
"Iya non" sahut kang Firman.
"Hilya Syifa" teriak Dia
"Hey" sahut keduanya
"Baru nyampe" tanya Kia
"Kaya baru aja" sahut Syifa
"Ya udah masuk yuk" Ucapan Hilya
"Ayok" Sahut Syifa, Kia dan Fia.
"Pagi Hilya" Sapa Abian yang tersenyum dan berdiri di depan Hilya
"Awas sih sana" ucap Hilya
"Aku mau ngomong sama kamu sebentar boleh gak" Tanya Abian
"Gak" Sahut Hilya
"Hilya kamu kenapa sih?, kamu masih marah sama aku? " tanya Abian
"Kamu yang kenap, kenapa kamu ikut buat bully Disa dan mempermalukan Disa" ucap Hilya
"Yaampun Hilya, Disa tuh pantes di gituin" ucap Abian
"Aku kasih tau ya sama kamu Abian, kamu jangan ganggu Disa ataupun aku lagi" ucap Hilya yang marah.
"Hilya dengerin aku dulu" ucap Abian yang menarik tangan Hilya.
"lepasin" ucap seseorang yang membuat mereka semua menatap orang tersebut.
"Gue bilang lepasin tangan cewek gue" ucap Zidan lagi
"Lo tuli ya, gak dengar apa yang di bilang oleh Zidan? " tanya Alan yang melihat Abian masih memegang tangan Hilya.
"Mood gue lagi gak bagus, jadi lo jangan buat mood gue makin hancur. LEPASIN TANGAN CEWEK GUE" ucap Zidan dan kemudian meninggikan suaranya.
Abian melepaskan tangan Hilya dan kemudian pergi.
"Huuuu, untung aja udah pergi kalau belum pergi bakal aku tendang tuh orang" ucap Fia.
"Heh, tadi lo juga diam aja tuh" Sahut Rifi
__ADS_1
"Amuba diam, gak diajak ngomong" ucap Fia.
"Makasih ya kak" ucap Hilya
"Eummm" Sahut Zidan
"Oh ya gimana kabar Julian? " tanya Hilya
"Lo ya udah semalam gak bisa gue telpon karena sibuk sekarang malah nanya kabar Julian" ucap Zidan yang kesal dan membuat Alan dan Fajar tersenyum.
"Ya ampun kan cuma nanya doang" ucap Hilya
"Lo harusnya tanya kabar gue, bukan Julian" ucap Zidan
"Semalam lo telponan sama siapa? " tanya Zidan
"Ee... ee maap-maap, jangan marahin Hilya ya, soalnya semalam hilya teleponan sama aku" ucap Kia yang membela Hilya
"Tuh dengerin, aku semalam nelpon Kia buat nanya masalah Disa yang di bully" ucap Hilya.
"Terus lo gak bisa ngabarin gue sedikitpun. heh bocah lo itu calon istri gue, harusnya lo kasih gue kabar gitu" ucap Zidan yang kesal.
"Alah baru juga jadi calon istri udah gini amat, apalagi kalau udah jadi istri kakak" ucap Hilya yang juga kesal.
"Kalau jadi istri gue, gau gak bakal buat lo gini. Gue cuma bakal borgol lo di ranjang doang" ucap Zidan yang membuat Alan kembali tertawa.
"Hahaha udah ada niat aja nih bro" ucap Alan
"Cepat banget otak lo" Sahut Fajar
"brughhnnn... brughhnnn mau KDRT ya" ucap Hilya yang memukul Zidan.
"Hahaha iya KDRT, kenikmatan dalam ranjang tidur" ucap Alan sambil tertawa bersama Fajar namun tidak dengan Rifi yang hanya tersenyum.
"Plakkkk" Syifa yang memukul kepala Alan
"Awww, kok lo malah nampol gue sih" ucap Alan yang memegang kepalanya.
"Makanya jadi manusia teh jangan mesum" ucap Syifa.
"Udah ah, kita ke ruang aja yok" ucap Fia
"Ayok, males pagi-pagi udah ngajak ribut" ucap Hilya yang nyolot kearah Zidan.
"Tau tuh, bikin pusing aja" ucap Fia
"Minum obat......
...****************...
...****************...
...****************...
Hai guys dukung terus author ya
jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.
maaf jika ada kata-kata yang typo
byebye....
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1