CINTA UNTUK HILYA

CINTA UNTUK HILYA
EMOSI PAPA NIKO DAN PENGAKUAN IRWANTO


__ADS_3

Saat mereka sedang asik mencicipi makan yang dibawa oleh bunda Lola, tamu tak diundang pun datang dan masuk ke ruang rawat Nando.


"Kleekkkkk,,, dimana Hilya?" tanya orang itu yang ternyata Irwanto dan Abian.


"Aku dan Hilya akan tunangan nanti malam, acaranya sudah di siapkan" ucap Abian.


"Apa kau maniak gila, kau merencanakan pertunanganan tanpa di setujui oleh pihak wanita" ucap daddy Leon yang emosi.


"Kau diam" ucap Irwanto.


"Kau yang diam, sudah cukup kau menyakiti Hilya" ucap papa Dika yang ikut emosi.


"Aku ingin membuat dia bahagia, dengan menikahkan dia dan Abian" ucap Irwanto.


"Membuat dia bahagia atau membuat dirimu sendiri bahagia? " tanya bunda Lola


"Apa maksud mu?, tentu saja saya juga akan bahagia dengan melihat Hilya bahagia" ucap Irwanto.


"Lalu kamu pikir dia akan bahagia jika kamu menikahkan dia dengan anak ini? " tanya bunda Lola lagi sambil menunjuk Abian.


"Tentu saja dia akan bahagia" sahut Irwanto.


"Saya akan memberikan apapun untuk Hilya, apapun hal yang gak pernah bisa kalian berikan pasti akan bisa ku berikan untuk Hilya" sahut Abian.


"Hilya gak butuh apapun dari kamu" sahut Fia yang marah.


"Hahhahah kamu tau ap... " ucap Abian yang tertawa namun terhenti saat melihat Dosa juga di sana.


"Oh Disa, bagaimana kandungan kamu?, aman? " tanya Abian yang seolah mengejek dan membuat Disa menundukkan kepalanya.


"Kenapa kamu harus kepo" ucap Fia yang berdiri di depan Abian untuk menutupi Disa.


"Gak aku tidak kepo, aku hanya perlu tau siapa yang akan menjadi ayah dari anak itu karena menurut kabar yang beredar Zidan lah ayahnya dan kalau di lihat sekarang dia berada di samping Nando" ucap Abian.


"Apa kau bermaksud untuk menjadikan mereka berdua ayah dari anak mu" ucap Abian lagi yang sukses memancing emosi ayah Dion.


"Plaakkkkk" satu tamparan keras berhasil mendarat di pipi Abian yang diberikan oleh ayah Dion.


"Berani sekali kau menampar menantu ku" bentak Irwan.


"Aku bahkan berani membunuhnya jika aku mau" ucap ayah Dion.


"Kau manusia yang tak punya hati" bentaknya lagi.


"Demi kekayaan kau sanggup melakukan apapun" ucap ayah Dion lagi.


"Emangnya kau pikir..... " ucap Irwanto yang langsung di sela oleh pukulan papa Niko yang sudah mengetahui tentang kematian bunda kandung Hilya.


"Bughhhh" satu pukulan pun ikut lolos mengenai wajah Irwanto yang dilakukan oleh papa Niko.


"Apa-apaan kau ini? " tanya Irwanto yang melihat papa Niko memukul wajahnya.

__ADS_1


"Bajingan brengsek, kau melakukan apapun demi uang" bentak papa Niko dengan tatapan marah yang membuat Fia dan yang lainnya terkejut.


"Apa maksud mu" bentak Irwanto


"Manusia kejam seperti mu tak pantas hidup di dunia ini" bentak papa Niko lagi.


"Niko sudah" ucap papa Artur.


"Biarkan, jangan tahan aku. Kamu ingat ya Irwanto, saya akan membuat kamu hancur sehancur-hancurnya" ucap papa Niko yang sangat marah.


"Apa anda pikir kami takut dengan ancaman anda? " tanya Abian tanpa sopan santun sama sekali.


"Ayah ku bisa saja membuat kalian semua hancur hanya dengan sekali genggaman" ucap Abian.


"Hahahaha, siapa yang kau ancam?, saya? tanya papa Niko yang tertawa.


"Sebelum kau menghancurkan kami, maka saya duluan yang akan menghancurkan kamu dengan keluarga mu" ucap papa Niko.


"Dan kau, apa pantas kau di sebut sebagai seorang suami? , apa pantas kau disebut sebagai seorang ayah?, hah? " tanya papa Niko sambil membentak Irwanto.


"Jangan meninggikan suara mu" teriak Irwanto.


"Kau...." ucap papa Niko yang ingin memukul Irwanto namun di tahan oleh papa Dika dan papa Artur.


"Niko sudah ini rumah sakit" ucap papa Dika.


"Lepasin aku, biar aku membunuh dia sama seperti dia membunuh istrinya dulu" ucap papa Niko yang membuat semuanya terkejut termasuk Abian dan Irwanto.


"Maksud om Niko apa? " tanya Rifi.


"Jangan sembarangan kamu" ucap Irwanto yang ketakutan.


"Kami bisa menuntut anda atas pencemaran nama baik" ucap Abian.


"Silahkan, silahkan membuat laporan" ucap papa Niko yang marah.


"Kau seorang suami, kau seorang ayah, tapi demi kekayaan kau mampu membunuh istri mu dan membuat anakmu kehilangan bundanya" ucap papa Niko.


"Heyyyyy kau jangan sembarangan berbicara" ucap Irwanto yang sudah panik.


"Sialan... bughhhh... bughhhh... kurang ajar... " teriak ayah Dion.


"Ayah sudah.. ayah jangan begini" ucap bunda Lola.


"Kamu benar-benar iblis" teriak ayah Dion sambil menangis.


"Kenapa, kenapa kau membunuh kakak ku" teriak bunda Lola yang menangis.


"Jangan menuduh ku" teriak Irwanto.


"Kami memiliki buktinya, kakak ku membuat rekaman video untuk merekam semua perbuatan jahat mu selama ini" ucap bunda Lola yang menangis dan membuat Irwanto kaget.

__ADS_1


"Jangan berbicara omong kosong" ucap Irwanto yang panik.


"Begini cara kalian membuat seorang ayah berpisah dengan putrinya, kalian ingin membuat Hilya semakin membenci ayah kandungnya" bentak Abian.


"Kamu bisa diam gak sih, kamu gak usah ikut campur" ucap Fia.


"Kamu yang gak perlu ikut campur" bentak Abian.


"Kecilin suara lo kalau lo gak mau bisu selamanya" ucap Rifi.


"Oh Tuhan... betapa malangnya nasib kaka ku dulu, dia meninggal karena suami yang sangat ia percayai" ucap bunda Lola yang menangis terduduk lemas.


"Lola" ucap mama Rena, mama Sarah dan mommy Maira barengan sambil menghampiri bunda Lola.


"Apa yang kau pikirkan Irwan?, apa yang ada di pikiran mu saat itu?, kepada kau begitu tegas membunuh kak Ayu secara perlahan" ucap ayah Dion.


"Kenapa kau bertanya seperti itu, dia hanyalah iblis yang tak memikirkan apapun selain uang" ucap papa Niko.


"Kau harus lihat rekaman di saat kau meninggalkan Hilya, kau lihat bagaimana hancurnya Hilya, kau lihat saat dia mengurung diri di kamar mu dan kak Ayu dia menangis sendirian di sana" ucap ayah Dion yang sudah mengeluarkan air matanya.


"Baru kali ini aku melihat seorang ayah yang begitu kejam seperti mu, kau benar-benar tega Irwan" ucap papa Artur.


"Sekarang, biarkan Hilya bahagia dengan ku, biarkan dia tersenyum sekarang, jangan ganggu dia lagi" ucap ayah Dion.


"Tidak akan, aku tidak akan membiarkan Hilya bahagia bersama mu" ucap Irwanto.


"Iya aku mengakui semuanya, saat pertama kali aku bekerja di jakarta, aku bertemu dengan Melinda, dia menjanjikan aku untuk menjadi orang kaya asalkan aku menikah dan menjadi ayah dari anaknya yaitu Tamara" ucap Irwanto.


"Aku setuju dengan itu semua, lalu aku dan Melinda mencari cara supaya bisa menikah tapi tanpa membuat kami malu. Lalu kami merencanakan untuk membuat Ayu secara perlahan" ucap Irwanto yang menceritakan semuanya.


"Sekarang selangkah lagi, selangkah lagi aku menuju ke puncak, aku akan menuju ke tujuan ku yang sebenarnya, maka tak akan ku biarkan kalian menghancurkan semuanya" ucap Irwanto.


Semua yang disana terkejut mendengar pengakuan dari ayah kandung Hilya, air mata tak kuasa mereka tahan, bunda Lola sampai terduduk lemas karena kesedihan.


Klekkkkk... suara pintu yang di buka.....


...****************...


...****************...


...****************...


Hai guys dukung terus author ya


jangan lupa follow, like,comment, dan tambahkan ke daftar favorit kalian, supaya kalian mendapatkan notifikasi saat author update.


maaf jika ada kata-kata yang typo


byebye....


...****************...

__ADS_1


...****************...


...****************...


__ADS_2