
"Bagaimana nak? apa kamu bersedia?"ucap wanita paruh baya yang sedang memandang gadis yang tertunduk di depannya.
"Sa-saya" tak ada kata yang terucap lagi dari gadis cantik itu.
Merasa bingung, apa yang akan dikatakan pada wanita paruh baya di hadapannya, pasalnya wanita yang ia kenal sebagai donatur panti saat ini sedang memintanya untuk menjadi menantunya.
"Ibu tahu nak, mungkin kamu sedikit kaget dengan apa yang ibu katakan, tapi ibu benar-benar mengharap kalau kamu mau menerima pinangan ini" jelas wanita itu lagi.
"Begini bu Rahma,mungkin Nadhifa masih membutuhkan waktu untuk memikirkan pinangan ini, jadi bagaimana kalau bu Rahma berikan waktu Nadhifa untuk berfikir dulu" ucap wanita berhijab biru yang duduk di samping Nadhifa.
"Baiklah kalau begitu bu lastri,saya akan menunggu jawaban dari Nadhifa" sahut Bu Rahma.
__ADS_1
setelah menyelesaikan urusannya, bu Rahma memutuskan untuk pulang setelah berpamitan pada bu lastri dan Nadhifa.
...
"Bunda" ucap Nadhifa pelan,dia sedang duduk dipinggir tempat tidurnya.
"Iya nak ? ada apa?" bu lastri duduk di samping Nadhifa.
Gadis cantik itu masih diam tak berbicara, bingung untuk memulai percakapan dengan wanita yang duduk disampingnya.
"Kalau anaknya bu Rahma baik,ibu setuju saja" Bu Lastri memandang Nadhifa yang masih bingung dengan penuh rasa sayang.
__ADS_1
"Begini nak, kalau kamu masih bingung, sebaiknya kamu sholat istikharah saja,minta petunjuk dari Allah nak "ucap bu Lastri sambil membelai rambut sebahu Nadhifa.
Nadhifa hanya mengangguk membenarkan ucapan bu Lastri.
"Ya sudah nak,kalau begitu kamu istirahat saja ya,kamu pasti capek" bu Lastri menyuruh Nadhifa tidur.
"Iya Bunda..."
Nadhifa merebahkan tubuhnya di atas kasur yang sudah menemaninya selama bertahun tahun.
Gadis yang berusia dua puluh tiga tahun itu berusaha memejamkan mata, tapi masih belum tertidur juga, dia masih memikirkan pinangan Bu Rahma.
__ADS_1
Ia melihat bu Lastri yang sudah tertidur di sampingnya, gadis cantik itu menatap langit-langit kamarnya, melihat ruangan yang sudah ia tempati beberapa tahun ini.
Tak lama diapun tertidur karna tubuhnya yang sangat kelelahan setelah seharian membantu Bu Lastri mengurus anak-anak yang ada di panti itu.