Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
khawatir terbongkar


__ADS_3

Prov Kayla.


sungguh Albizar berhasil membuatku malu. rasana wajahku sudah mirip seperti kepiting rebus. merah. Heran. gimana bisa sikap Albizar seperti ini. dengan begitu PD dia menciumku ditempat umum. walau mungkin tidak ada orang yang melihat karena dia melakukannya didalam sangkar bianglala. namun tetap saja ini sungguh memalukan bagiku.


ingin rasanya aku lari dan pergi dari sini. entah apa yang ada dipikiran Albizar saat ini. sedari tadi dia terus melihat kearahmu sambil tersenyum. meski senyumannya sangat tipis dan hampir tidak terlihat. tapi aku tau kalau saat ini dia pasti sedang mentertawakaknku. sungguh menyebalkan.


aku sengaja jalan lebih lebih dulu meninggalkan Albizar yang berjalan beberapa langkah di belakangku. yang jelas saat ini aku tidak ingin berada didekat Albizar yangana sikapna selalu saja membuat jantungku tidak karuan.


"Kak Kayla " sapa seorang wanita didepanku.


"Hai. Kinara" kata Kayla.


nasib sial atau apa yang saat ini menimpaku. aku baru saja terlepas dari Al kini harus bertemu dengan Kinara. sungguh entah kenapa aku menjadi kesal saat bertemu dengannya. Kinta mengingatkan aku pada beberapa waktu lalu. dia menjadi alesan renggangnya hubunganku dengan Albizar beberapa waktu lalu. walau aku nggak tau apakah itu murni kesalahannya atau karena rasa cemburuku.


"Kakak disini?. sama siapa?" kata Kinara yang menengok kebelakang seakan mencari seseorang.


"loh kamu juga disini?" kataku.


"Iya kak. aku sering kesini. buat ngilangin suntuk kak. jenuh dirumah terus. kakak sendiri sering kesini atau ini kali pertama.?" kata Kinara.


rasanya aku ingin sekali pergi dari sini. tapi anak ini selalu saja melemparkan pertanyaan yang membuatku terpaksa bertahan.


"Kakak sendiri kan? gimana kakak ikut aku. aku bakal ajakin kakak main semua wahana permainan disini. pasti seru. gimana mau kan kak? dari pada kakak sendirian kan?" kata Kinara.


melihat Kinara yang begitu antusias dan ceria membuat ku berfikir sejenak. kenapa sikapna berbeda saat disekolah dengan disini. disekolah Kinara terlihat begitu pendiam, pemurung dna begitu tertutup. tapi Kinara yang kulaihat saat ini begitu berbeda. dia begitu ceria. dan penampilannya pun tidak secupu saat disekolah. sebenarnya siapa Kinara ini. dan entah kenapa aku merasa penasaran terhadapnya.


Aku menengok kearah belakang. kemana Albizar sekarang. bukankah ia tadi ada dibelakangku. tapi sekarang ia dimana? apa jangan-jangan dia ninggalin aku disini. awas aja kalau sampe dia berani ninggalin aku. aku nggak bakal maafin dia.


"udah ayo kak. mumpung disini." Kinara pun menarik tanganku.


dia mengajakku menuju ketempat permainan Kora-kora. permainan yang cukup emmeacu adrenalin. tapi saat kutengok wajah Kinara dia terlihat sangat senang. sungguh Kinara yang ada bersamaku saat ini snaagt jauh berbeda dengan Kinara yang ku kenal disekolah.


kami pun melanjutkan ke beberapa wahana permainan lainnya. setelah asik menikmati permainan dengan Kinara. aku sempat lupa dengan Albizar. entah dimana dia berada saat ini.


"Kak Kala. makasih banget ya. Kakak mau jalan sama aku dipasar malem ini. aku seneng banget akhirnya bisa Deket seperti sekarang sama kakak." kata Kinara.


enatah kenapa dia bisa senang seperti ini.


"Kakak tau aku itu kagum sama kak Kayla." kata kinara


aku emnengok kearah Kinara.


"selain cantik, kakak baik banget. Kakak inget kakak pernah nolongin aku waktu awal-awal aku masuk sekolah. kakak juga pernah marahin cewek-cewek yang suka ngehina aku. dari situ aku kagum banget sama kakak." kata Kinara.

__ADS_1


aku mencoba mengingat kembali peristiwa yang dimaksud Kinara. dan yah aku memang pernah melakukannya. tapi kenapa aku bisa lupa ya.


"Pantes aja banyak banget cowok-cowok disekolah yang ngejar-ngejar kakak. selain cantik, kakak baik dan juga suka nolong orang. aku aja sebagai cewek kagum sama kakak gimana lagi cowok." kata Kinara terus memujiku.


aku hanya tersenyum menanggapi perkataan Kinara.


"Kamu berlebihan. kamu juga cantik kok. alami tanpa dibuat-buat. apa lagi kamu juga pinter. buktinya kamu yang dipilih sekolah untuk ikut olimpiade." kata ku sejujurnya.


Kinara memang cantik. sederhana. wajahnya yang putih mulus, tubuhnya yang tinggi kurus. hanya saja dia menutupi kecantikannya dibalik penampilannya yang kalau menurut orang sangat cupu. padahal menurut ku tidak sama sekali.


enatah kenapa menghabiskan waktu dengan Kinara membuatku merasa sedikit Nayaman. dia baik, humble. ternyata penilaian ku selama ini terhadapnya salah.


"Kaka tidak perlu memeujiku seperti itu. Kaka Memeng baik orangnya. pantas saja Kak Al menyukai kakak?" kata Kinara.


"Maksud kamu?" tanya ku heran kenapa Kinara tiba-tiba membahas tentang Al. atau jangan-jangan dia sednag cemburu atau ada maksud lain.


"kakak jangan cemburu dulu ya sama aku. aku nggak maksud kok. emm. kakak tu kan kalau aku itu ikut olimpiade bareng sama kak Al." kata Kinara


aku Mengangguk.


"iya waktu itu aku sempet minjem buku catatan Kaka Al buat nulis beberapa rumus. kakak tau kan olimpiade ini untuk semua kelas. dari kelas X 10- kelas 12. sedangkan aku masih kelas 10. itu sebabnya Kakak Al pinjemin bukunya ke aku. di buku itu keselip beberapa note kata yang ditulis Kaka Albizar. dan karena penasaran aku baca note itu." kata Kinara


aku terus diam mendengarkan cerita Kinara.


aku pun membacanya. aku tidka percaya jika kata-kata yang indah itu ditulis untukku. sungguh tidka aku duga. Albizar laki-laki dingin itu bisa menulis kata-kata romantis seperti ini.


"Kenapa kamu mikir kalau kata-kata itu buat aku. bisa aja kan itu buat orang lain." kataku berusaha menyangkal. meski hatiku berharap jika kata-kata itu benar-benar untukku.


"Aku yakin itu buat kak Kayla. disana ada inisialnya. Ky-Al. aku yakin Ku itu Kayla dan Al. lagian beberpaa kali aku sempet kok mergokin Kak Al yang terus perhatiin Kak Kayla saat lewat. itu kenapa disat Kak Kayla diganggu Kaka Bimo kak Al selalu ada buat nolongin kakak. aku tau kok kalau Kak Al itu suka sama kakak." kata Kinara


"Sok tau kamu." kata ku


Kinara tersenyum.


"Aku tau kok kak. mau aku bocorin rahasiaku nggak kak?" kata Kinara.


dahiku mengkerut.


"Sebenernya bisa dibilang aku ini punyekelebih. aku bisa tau isi hati dan pikiran seseorang tau ka. aku bisa baca pikiran orang, dan aku bisa denger isi hati orang." kata Kinara


"Hah? bohong kamu pasti." kata ku tifka percaya.


"Terserah sih kalau kakak nggak percaya. kakak bis Ares aja." kata Kinara sanagt yakin.

__ADS_1


(apa iya anak ini bisa baca isi hati dan pikiran orang? masa sih?) batinku.


"Iya kakak. aku bisa. kakak tes aja apa yang kakak pengen tau" kata Kinara.


aku bingung kok dia bisa tau. (dia cenayang atau apa ya?) batinku.


"Nggak tau jua kak. dibilang cenayang aku nggak juga. tapi aku juga bingung kok bisa denger isi hati dan pikiran orang) kata Kinara.


dan lagi dia bisa jawab apa yang ada diisis hatiku. tapi aku masih belum sepenuhnya percaya.


(kalau dia bisa tau isi hatiku apa dia tau tentang statusku) batinku.


"Kakak yakin nanya aku tau atau nggak status kakak? emang kakak siap kalau ternyata aku jawab jujur dan rahasia kakak kebongkar?" kata Kinara


sungguh aku mulai gelisah dan sedikit takut.


"jangan takut kak. aku nggak punya niatan buruk kok. terlebih ke orang baik seperti kakak dan juga kak Al." kata Kinara.


"Nggak siapa yang takut. lagian emang apa yang kamu tau tentang aku? paling yang kamu tau juga sama kayak yang lainnya." kata ku mencoba mennatangnya.


kakak yakin annaya hal ini kek aku. nanti kalau aku jawab dan ternyaa rahasia kakak kebongkar gimana?" kata Kinara.


"nggak apa-apa. itu pun kalau kamu emang tau. aku yakin kamu cuam asal bicara aja." kata ku


"oke. aku tau. kalau kakak kesini sama seseorang yang spesial. kalian jalan-jalan kesini berdua. dan kakak habis dicium sama orang spesial itu?" kata Kinara berbisik


degh..


gimana bisa dia tau? apa dia liat kalau aku kesininya sama Al. terus kenapa tadi dia nanya sekaan nggak tau aku datang dengan siapa.


"aku sengaja nanya biar nggak buat Kaka curiga. dan lagian sah-sah aja sih kalau kalian ciuman. lagian kalian kan udah halal." kata Kinara pelan.


(duh.. kok dia tu sih. atau jangan-jangan yang dia omongin itu bener. duh gimana ini jangan sampe hal ini bocor) batinku mulai takut.


" kakak tenang aja . aku nggak ada niatan buat bocorin ini kesiapapun. kecuali kalau kalian yang udah mutusin buat go publik. lagian aku tau kok alesan kalian rahasian hal sebesar ini dari orang-orang" kata Kinara.


mendengar hal ini aku mulai tenang. semoga saja Kinara bisa dipercaya.


"kamu beneran tau tentang rahasia ini? kamu beneran bisa baca pikiran orang?" tanyaku masih tidak percaya.


"Iya kak Kayla. aku juga tau kok kalau kakak sempet salah paham sampe bikin kakak cemburu dan akhirnya bertengakar sama Kak Al, gara-gara waktu itu Kak Al nolingin aku dikantin. sebenarnya aku pengen rlasin semuanya sama kakak. tapi aku nggak punya kesempatan. aku harap sekarang hubungan kalian berdua udah baik-baik aja." kata Kinara.


mendengar semua omongan Kinara membuat Kayla semakin khawatir. dia takut jika rahasianya terbongar. semoga aja Kinara bisa dipegang omongannya.

__ADS_1


__ADS_2