
Kayla berjalan dilorong sekolah menuju kelasnya. disepanjang jalan Dia bertemu oleh murid-murid. Kayla yang memang terkenal pun tidak heran banyak murid yang menyapanya. Namun Kayla hanya diam tidak menghiraukan mereka. Hanya sesekali tersenyum tipis pada orang yang ia kenal. Hal ini membuat para murid menjadi heran. karena sikap Kayla perah berubah menjadi lebih ramah pada semua orang. tapi kini sikap Kayla kembali seperti dulu yang acuh pada orang yang tidak dikenalnya.
Kayla enggan mengambil pusing dengan orang-orang disekitarnya. Kayla terus berjalan menuju kelasnya.
Syahnaz dan Kintan yang melihat Kayla sudha jalan lebih dulu pun segera berjalan cepat menyusul Kayla. Sesampainya mereka dikelas. mereka melihat Kayla yang sedang asik membaca buku. Syahnaz segera duduk di bangkunya bersebelahan dengan Kayla. dan Kintan duduk di bangkunya didepan Kayla.
"Kay.." kata Syahnaz.
"Hem.." hanya deheman yang terdengar dari Kayla.
"Loe kenapa sih?" tanya Kintan.
"Loe sakit Kay?." tanya Syahnaz.
"enggak." jawab Kayla singkat.
Kayla masih fokus pada buku bacaannya.
"Kay Loe yakin nggak mau ikut jalan bareng kita?"
"nggak Naz" kata Kayla masih serius membaca.
"Yah gimana dong kan sayang udah dibeli loh tiketnya. lagian sesekali jalan sama mereka." kata Kintan
"Loe berdua aja kalau mau" kata Kayla
"Yah nggak seru Kay. masa Loe sama Al nggak ikut" Kata kintan
"Loe kenapa sih?. biasanya Loe paling semangat kalau diajakin hangout. ini tumben Loe nolak gitu aja." kata Kintan.
"iya Kay. Loe lagi ada masalah? cerita dong Kay. kan biasanya juga Loe selalu cerita sama kita" kata Syahnaz.
belum sempat kayla menjawab pertanyaan Syahnaz seorang guru wanita masuk kedalam kelas XI-IPA3. seketika kelas menjadi Sepi dan para murid siap untuk menerima pelajaran.
__ADS_1
...****************...
"Kay kekantin yuk. laper nih" ajak Kintan.
Bel istirahat berbunyi. para murid sudab berhamburan keluar kelas. Kayla masih merapihkan buku-bukunya kedalam tas sudha diajak kekantin oleh kedua sahabatnya.
"Loe berdua duluan aja deh. Gue mau ke perpus dulu cari buku fisika sama novel inceran Gue. tar Gue nyusul." kata Kayla.
"Beneran nih Loe nyusul?. nggak mau bareng aja. abis dari kantin kita baru ke perpus. Gimana?" kata Kintan.
"Beneran deh. Loe duluan aja. tar gue nyusul. Gue takut nanti novel inceran Gue keburu dipinjem orang lain. soalnya Gue cari novel itu ditoko buku udah keabisan."
"Yaudah deh. oh ya. Loe mau dipesinin apa?" Sanya Syahnaz.
"Baso deh. kayak biasa. basonya aja, jangan pake saos sama kecap." kata Kayla.
mereka pun berjalan keluar kelas. Saat sampai dilorong pertigaan mereka berpisah. Kayla mengambil kiri menuju perpustakaan dan Kedua sahabatnya mengambil Kanan menujukantin sekolah.
Di dalam perpustakaan tidak begitu ramai. hanya ada beberapa orang murid yang terlihat sedang membaca,dan mencari buku dirak-rak. Dan seorang penjaga perpustakaan. Kayla pun langsung pergi kerak-rak buku untuk mencari buku yang dia cari. tujuan pertamanya adalah rak buku non fiksi. dirak ini tersusun berbagai buku bacaan. seperti dongeng, cerpen, komik dan juga novel dari berbagai genre. Kayla mulai mencari novel yang dia cari.
dengan perasaan gembira Kayla mulai membuka buku tersebut. kemudian dia pergi ke rak buku sains. mencari buku fisika. Hukum Nowton. tidak sulit menemukan buku itu karena buku tersebut tersedia cukup banyak diperpustakaan ini. namun sayangnya buku-buku itu tersusun dirak paling atas.
Kayla berjingkek untuk bisa mencapai buku-buku itu. tapi sayangnya buku-buku itu terlalu tinggi. bahkan meskipun sudah melompat Kayla masih tidak bisa mengambilnya. hingga tanpa sadar ada seseorang berdiri disampingnya dan mengambil buku itu. orang itu memberikan buku itu pada Kayla. dan saat Kayla menengok kesamping Dia kaget ternyata orang itu adalh orang yang paling dia hindari saat ini.
"Nih" kata Dia.
Kayla langsung mengambilnya. dan pergi begitu saja tanpa mengupkan terimakasih.
laki-laki itu diam. Melihat siakp Kayla sepertinya di a mengerti jika saat ini Kayla sedang berusaha menghindari nya . Dia mengerti kenapa Kayla melakakukan hal itu. Dia mungkin marah karena penolakan Dia.
dengan perasaan kesal tidak karuan Kayla segera pergi ke loket penjaga perpustakaan untuk mencatat namanya dan mengisi daftar buku pinjaman. namun sayang nya Kayla harus mengantre. dibarisan ke tiga.
laki-laki itu juga sudah mendapatkan buku yang dia cari dna dia pun ikut mengantri . laki-laki itu berdiri tepat dibelakang Kayla. Kayla yang sadar akan itu tetap tidak menghiraukan kehadiran laki-laki itu. setelah mengantri beberapa menit akhirnya giliran Kayla.
__ADS_1
Kayla berjalan kearah kantin sekolah. sambil membawa buku-buku itu. dikoridor dia berpapasan dengan Bimo. keadaan koridor yang sepi membuat Bimo menahan tangan Kayla.
"Lepasin tangan Gue!!." kata Kayla dengan aura dingin.
Bimo yang baru kali ini melihat aura dingin dari Kayla sedikit bergidik. tapi dia tidak ingin sampe gagal lagi. dia pun tetap memegang tanagn Kayla.
"Kay. gue cuman mau minta maaf sama Loe. Gue nggak tau gara-gara Gue ngalahin Genk motor itu . buat Loe dalam bahaya. Gue cinta sama Loe Kay. mana mungkin Gue mau berbuat hal yang bakal bikin Loe dalam bahaya. kalau tau mereka bakal ngelakuin itu ke Loe, Gue nggak pernah mau berurusan sama mereka. please percaya sama Gue." kata Bimo terus memegangi tangan Kayla.
Kayla terus beonrak melepaskan tangannya.
"Gue minta jauh-jauh dari hidup Gue. hidup gue berantakan gara-gara Loe. Lepas!!!" kata Kalau semakin kesal.
"Gue nggak bakal lepasin Loe Kay. sampe Loe bener-bener maafin Gue. Ayo lah Kay. kita mulai dari awal lagi. Gue janji bakal jagain Loe dari orang-orang yang berniat jahat sama Loe. kita jadian ya. Loe mau kan jadian sama Gue.?" kata Bimo.
Mendengar perkataan Bimo membuat Kayla semakin kesal. Dia pun memukul Bimo dengan buku yang dia bawa. Akhirnya Bimo pun melepaskan tangan kanan Kayla. Setelah tangan kananya terlepas dari genggaman Bimo. Kayla langsung melayangkan tamparan keras di pipi Bimo hingga membuat wajahnya memerah.
"Camkan ini baik-baik. Gue nggak sudi punya cowok kayak Loe. mending Loe pergi jauh dari hidup Gue sebelum Gue minta anak buah bokap Gue buat beresin Loe." kata Kayla yang terlihat sangat marah.
Tamparan Kayla, membuat Bimo naik pitam. Dia kesal. karena ini untuk pertama kalinya ada seorang wanita yang berani menamparnya. Bimo yang merasa dirinya seorang cassanova merasa harga dirinya terinjak. Dia pun mencengkam kembali tangan Kayla dengan erat dengan kilat amarah dimatanya. dan Kayla tidak merasa takut sama sekali. aura dingin yang mematikan juga terpancar dikedua mata Kayla.
Albizar yang berjalan keraah koridor kantin pun melihat Bimo yang sedang mencengkam kasar tangan kayla. Dia juga melihat aura dingin Diri Kayla yang seakan menantang kemarahan seorang Bimo. Albizar berjaalan cepat kearah mereka berdua. dan dengan kasar melepas cengkraman tangan Bimo.
"Sekali lagi. Gue liat Loe masih gangguin Kay. Gue nggak segen-segen bikin perhitungan sama Loe." kata Albizar dengan aura dinginnya.
Melihat akan ada murid lain yang berjalan kearah mereka Bimo pun berushaa keras menahan diri agar tidak memukul Al saat ini juga. biar bagaimanapun juga dia akan dicopot jadi ketua OSIS bila dia kedapatan berkelahi dilingkungan sekolah dan dilihat oleh anak-anak yang lain. dengan pancaran mata penuh dendam Bimo terpaksa pergi meninggalkan Kayla dan Albizar.
Setelah Bimo pergi. Kayla pun berniat langsung pergi. karena tidak ingin ada didekat Albizar. Albizar cengkok. melihat Kayla yang lagi-lagi pergi begitu saja tanpa mengucapkan terimakasih meskipun sudah dua kali Dia menolongnya.
"Makasih" kata Albizar seakan menyindir Kayla.
Kayla yang mendengarnya pun berhenti.
"Gue nggak minta Loe nolongin Gue!. Dan berhenti pura-pura perduli sama Gue. Gue bisa jaga diri Gue sendiri.!!" kata Kayla tanpa menoleh.
__ADS_1
Kayla pun langsung pergi begitu saja. entah kenapa Albizar merasa sakit hati. ternyata seperti ini rasanya ketika kita diperlakukan dingin oleh seseorang. kini Albizar mengerti bagaimana perasaan orang lain yang menerima perlakuan dinginnya. tapi kembali lagi seorang Albizar dia akan tetap kembali menjadi pribadi yang dingin dan cuek.