
"Karena Aku mencintaimu."
kata-kata itu yang terus terngiang di telinga Kayla. kata-kata yang tidak pernah dia duga akan diucapkan oleh Albizar. kata-kata yang terdengar begitu tulus. Namun manyiskaan kebimbangan dalam hati.
kini Kayla masih termenung dikamarnya. kata-kata membuatnya bimbang. entah kenapa getaran itu hadir bersamaan rasa takut kedalam hati ini. mungkinkah Aku sudah mencintainya? tapi kenapa Aku takut dengan perasaan ini. Aku belum siap untuk kembali terluka.
kini kembali raut wajah Albizar terpampang jelas dipelupuk matanya. kekecewaan begitu nyata terlihat. saat Aku tidak bisa memberikan jawaban atas apa yang dia nyatakan. kini Kayla bingung dia harus bersikap bagaimana pada Albizar.
sementara diluar Albizar terlihat khawatir. mengingat setelah apa yang diakatakan pada Kayla. wanita itu tidak memberikan jawaban apapun padanya. kini perasaan risau menyelimutinya. Dia takut Kayla akan menjauhinya. dia tidak ingin karena ini dia dan Kayla semakin jauh. dan dia takut hal itu terjadi. Albizar memutuskan akan berbicara pada Kayla. Albizar berjalan kedepan kamar Kayla.
"Kay.." Kata Albizar didepan pintu kamar.
"Ya?" kata Kayla.
"Boleh Aku masuk?" kata Albizar.
kayala diam. bingung. ingin menolaknya tapi bagaimana caranya. dan dengan terpaksa Kayla mengangguk kecil. Albizar masuk kedalam dan memilih duduk disamping ranjang.
"Maaf." satu kata yang berhasil keluar dimulut Albizar.
Kayla yang sedari tadi menundukan kepalanya pun seketika mengangkat kepalanya. dan pandangan mereka bertemu.
"untuk?" kata Kayla.
"Maaf sudah lancang. Aku tau tidak sepatutnya aku mengatakan itu" kata Albizar
Kayla diam. karena dia sendiri masih bingung.
__ADS_1
"Aku hanya ingin mengatakan apa yang aku rasakan. aku cuman pengen kamu tau tentang perasaan aku. aku nggak tau apa yang kamu rasakan. dan aku juga nggak akan maksa kamu buat jawab atau pun bales perasaan aku. Aku cuma ingin kamu tau dan rasakan saja. buat aku itu cukup." kata Albizar
Kayla Diam. masih tidak bergeming.
Albizar terus menatap kayla yang masih enggan melihat kearahnya. sungguh rasanya sesak saat Kayla memalingkan wajahnya. sebegitu tidak sukakah kamu sehingga enggan untuk melihat kearah ku. batin Albizar.
sakit rasanya. seakan tercubit hatinya. sesak di dadanya membuat Albizar tidka mampu berdiam diri disini. melihat Kayla yang seakan menolaknya albizar pun bangun.
"Maaf. sudah membuatmu tidak nyaman. Aku tidak akan memaksa. dan aku akan berusaha menjaga jarak. aku tidak akan mengganggumu lagi. tapi aku tetap akan menjagamu sebisaku." kata Albizar.
Albizar keluar dari kamar Kayla.
setelah kepatgian Albizar. Kayla pun menatap kearah pintu kamarnya. tatapan nya kosong. sungguh hatinya pun merasa tidak enak dia merasa bersalah pada Albizar.
"Apa dia marah?" tanya Kayla.
lagi-lagi berbagai pemikiran terus mangganggu Kayla. dan ini membuat kepalanya Semakin sakit.
sejak kejadian pagi tadi Albizar mesih belum kembali lagi kekamarnya. Kayla pun mulai cemas.
"apa ia serius dengan ucapanna tadi" kata Kayla dalam hati.
entah kenapa perasaan Kayla menjadi sedih saat ini. seakan dia tidak terima jika Albizar benar-benar menjauhinya. tiba-tiba tenggorokan Kayla terasa kering. air minum dikamarnya pun sudah Habis. walau masih terasa pusing Kayla memutuskan untuk pergi kedapur mengambil air.
saat keluar dari kamar kala meliahta kesekeliling tidak ada disiapapun. Albizar pun tidak terlihat disana. Kayla turun kelantai bawah. fna pergi ke dapur.
"Loh kok Non Kay turun sih." kat simbok dari arah belakang
__ADS_1
"Kay Haus Mbok." kata kayla.
"kalau haus kan non bisa panggil simbok. mintavsimbok antrkan air ke kamar Non. kan non masih lemas." kata simbok
"ngga apa-apa mbok. lagian bosen dikamar terus." kata Kayla.
Kayla terlihat culak-ciluk mencari sesuatu.
"Non cari apa non?" tanya Simbok.
"Al kemana Mbok?" tanya Kayla penasaran.
"Loh den Al nggak pamit kek Non?". tanya simbok.
Kayla menggelengkan kepalanya.
"emang dia kemana Mbok?" tanya Kayla.
"tadi simbok Liat Den Al rapih banget non. Bawa jaket sama tas." kata simbok.
"Dia nggak bilang sesuatu?. atau mungkin dia kasih tau mbok kalau dia mau pergi kemana gitu? tanya Kayla.
kali ini simbok menggelengkan yang kepalanya.
"tadi sih si Den Al cuma bilang. titip Non Kayla. abis itu langsung pergi deh" kata simbok
Kayla sedikit kecewa mendengar cerita simbok. Tapi Kayla tidak ingin berpikir terlalu jauh. akhirnya Kayla pun memilih kembali kekamarnya.
__ADS_1
didalam kamarnya Kayla masih merasa gelisah. perasaan tidak enak hati terus mengusik hatinya. mengingat wajah Al yang kecewa membuatnya terus dihantui rasa bersalah.
"udh Kay. nggak usah dipikirin. yang Loe lakuin nggak salah. wajar sikap loe gitu. itu semua salahdia sendiri yang duluan." kata Kayla menenangkan dirinya sendiri.