Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
acts of service


__ADS_3

disepanjang jalan Kayla masih bergelut dengan pikirannya. Dia begitu heran dengan jalan pikiran Albizar. entah alasan yang Dia berikan pada kedua sahabatnya itu benar adanya atau hanya sekedar untuk menutupi kebohongannya. Dan kenapa juga Albizar mengajaknya pulang bersama .


(sebenarnya apa yang direncanakan Albizar.) batin Kayla.


Sepanjang perjalanan mereka sama-sama diam. Kayla tenggelam dengan segala praduga nya. sedangkan Albizar memilih fokus pada jalan.


Albizar melihat dari kaca spion terlihat Kayla yang sedang melamun. Albizar pun melepaskan tangan kirinya pada stang motor. dan Dia memegang tangan Kayla kemudian Dia letakan pada perutnya. Kayla pun tersadar saat tangannya dipegang Albizar.


"Pegangan Kay. Takut jatuh" kata Albizar sedikit berteriak takut suaranya tidak terdengar.


dengan perasaan deg-degan bercampur malu. Kayla pun berpegangan pada Albizar. motor itu pun melaju. memecah kepadatan jalan ibu kota.


...******...


motor yang dikendarai Albizar pun berhenti di tempat parkir sebuah rumah sakit. Kayla pun turun. dan disusul Albizar. Kayla terus berusaha melepaskan helm nya yang sedikit macet. Albizar yang sudah berhasil melepaskan helm dan maletakannya diatas motor. Albizar segera membantu Kayla melepaskan helm nya.


"Thanks" kata Kayla. dan Albizar pun menganggukkan kepalanya.


mereka berjalan ke lobby rumah sakit. Setelah bertanya pada suster ruangan Dokter Kesya. mereka pun pergi kerungan dokter Kesya. setelah berada didepan ruangan mereka pun masuk setelah menerima perintah dari dokter kesya.


"Dok." kata Albizar.


"Kalian udah sampe. Yaudah masuk yuk. kebetulan kakak lagi istirahat dan kebetulan semua pasien kakak udah ditangani." kata dokter Kesya.


mereka berdua pun masuk. Kayla duduk di bangku berhadpaan dengan meja kerja dokter Kesya.


"Kay, kalau Gue tinggal bentar nggak apa-apa kan. Loe ngobrol aja dulu sama dokter Kesya. gue mau konsul dulu ke dokter Bima. kalau udah laper kalian duluan aja ke kantin. tar gue nyusul." kata Albizar


Kayla mengangguk.


Albizar pun pergi keruangan dokter Bima.


...***************...


satu jam berlalu. Akhirnya segala pemeriksaan Sudah selesai. Albizar pun menyusul Kayla dan dokter Kesya ke kantin. Sebelumnya Albizar sempat mengirim pesan pada Kayla untuk mengetahui keberadaannya.


"udah selesai periksanya?" tanya Kayla saat Albizar sudah berada dihadapan mereka.


Albizar mengangguk.


"Duduk Al" kata dokter Kesya.


Albizar pun menggeser kursi dan kemudian duduk diatasnya.


"Gimana hasilnya?" tanya dokter Kesya.


Kayla sempat tertegun. tidak menyangka jika sang kakak begitu antusias mengenai kondisi Albizar, hingga pertenyaan yang ingin dia tanyakan didahului oleh sang kakak. Kayla menjadi insecure. kini dia merasa jika perhatian dokter Kesya pada Albizar bukan hanya karena statusnya yang seorang dokter. atau pun karena Albizar adalah adik iparnya. dan entah kenapa Kayla berfikir jika sebenarnya rasa khawatir itu timbul karena Kesya mencintai Albizar.

__ADS_1


Kayla tidak ingin tenggelam dalam pikiran negatifnya. Kayla berusaha menekan rasa cemburunya. dan berusaha berfikir positif.


"Semuanya bagus. bahkan udah dinyatakan sembuh total. Alhamdulillah. udah bisa beraktivitas seperti sedia kala." kata Albizar.


"Alhamdulillah. tapi tetep harus inget kamu harus hati-hati. jangan ceroboh lagi " kata dokter Kesya.


"iya Dok." kata Albizar.


sementara Kayla hanya diam. sejujurnya Dia juga senang mendengar kesembuhan Albizar. namun entah kenapa perasaannya menjadi tidak menentu saat ada orang lain yang terlihat begitu perduli pada Albizar. walaupun orang itu keluarganya sendiri. rasana cemburu Kayla kali ini berlebihan.


Albizar yang diam-diam mengamati Kayla yang sedari tadi hanya diam, dan wajahnya terlihat sedang menyembunyikan sesuatu. entah apa. Albizar merasa ada yang berbeda dengan sikap Kayla.


"udah pesen makanan Kay?" tanya Albizar


"Belum" kata Kayla


"Dokter gimana?" tanya Albizar.


"Kakak nggak. masih kenyang. tadi udah makan siang. kalian berdua aja. tadi Kay surah pesen katanya tungguin kamu dulu." kata Kesya.


"Kamu mau pesen apa? Nasi, siomay Atau Baso?" tanya Albizar.


"Baso aja." kata Kayla.


Rasanya Kayla ingin sekali meluapkan perasaanya pada makanan pedas.


Albizar pun mulai menuangkan satu sendok kecap manis, tiga sendok saos dan juga dua sendok sambal. kemudian mengafuknya. sementara Kayla dan dokter Kesya terus memperhatikannya. entah kenapa dokter Kesya tau racikan itu milik siapa. sama halnya dengan Kayla. dia merasa heran kenapa Albizar tidak segera memberikan mangkok baso itu dan malah meracik bumbu baksonya.


setelah selesai meraciknya Albizar pun menggeser mangkok baso tersebut kehadapan Kayla. Kayla heran. walau dia melihat bagaimana Albizar meraciknya dan racikannya itu sesuai dengan seleranya. tapi Dia tidak menyangka jika Albizar akan meracik untuknya.


"Silahkan". kata Albizar


Dokter Kesya yang sempat tertegun. akhirnya mengulum senyuman. tidak menyangka dengan apa yang dia lihat. Albizar yang terkesan di gin namun menunjukan sisi perhatiannya pada sang adik yang tidak lain istri Albizar. sepertinya hubungan keduanya sudah membaik dan semakin dekat. setidaknya ia merasa tenang saat akan meninggalkan sang adik.


sementara Albizar kemudian meracik kuah baso miliknya dengan menuangkan 5 sendok sambal dan setengah sendok cuka. sesuai seleranya. dan kemudian mereka memakan baso tersebut


"kakak beneran nggak mau ikut makan?" tanya Kayla disela-sela makan nya.


"nggak. kakak beneran masih kenyang. kalian makan aja."


Albizar dan Kayla pun melanjutkan makan mereka.


"oh ya gimana sama turnamen Kamu Al? bakal tetep ikut?" tanya Kayla.


lagi-lagi Kayla dibuat heran. ( bagaimana Kak Kesya bisa tau kalau Al akan ada lomba.) batin Kayla.


"Iya.sesuai rencana awal" kata Albizar

__ADS_1


"berarti maish ada waktu kurang dari satu bulan lagi kan?" kata Kesya


Albizar mengangguk


"terus Kay bakal ikut? nggak mungkin kan Kay kamu tinggalin selama 10 hari?" kata Kesya yang justru mengkhawatirkan sang adik.


"Kamu ikut kan dek sama Al. kamu bakal dampingin dan kasih support kan buat suami kamu?" kata Kesya


Kayla bingung. ikut kemana?. dia hanya tau jika Albizar akan ikut lomba cerdas cermat di Bandung tapi tidak menginap. lalu turnamen apa yang dibicarakan oleh mereka.


melihat raut wajah sang adik yang heran. seketika Kesya sadar akan suatu hal. dan untuk memastikannya Kayla melihat kearah Albizar.


"Aku belum cerita sama Kay." kata Albizar seakan mengeri apa yang akan ditanyakan Kesya padanya.


Kayla menengok kearah Albizar.


" Niatnya aku bakal ceritain semuanya ke kamu hari ini. makanya aku minta kamu pulang bareng." kata Albizar dengan memancarkan kebenaran diwajahnya.


Kayla diam. dia sungguh tidak mengerti. tapi dia akan berusaha bersabar sampai Albizar bener-bener mengatakannya.


"Kakak harap setelah ini kalian bisa saling terbuka. dan satu hal hubungan akan berjalan jika terjalin komunikasi dengan baik, tidak ada yang ditutupi, dan saling percaya." kata Kesya.


Kesya hanya bisa menasihati kedua adiknya ini. biar bagaimanapun juga dia ingin mereka berdua selalu bersama dan bahagia.


Kayla memilih menghabiskan makanannya. namun saat frasa tenggorokannya seret Kayla un mengambil botol minum dan membukanya. namun naasnya botol itu begitu keras. Kayla kesulitan membukakannya. Albizar pun mengambil botol minum lainnya dan membukakan tutup botolnya. setelah terbuka Albizar menukar botol ditangan Kayla dengan botol minum yang botolnya sudah dia buka.


Kayla mengambilnya dan kemudian meneguk airnya. kemudia menutup botolnya kembali. Albizar mengambil selembar tisu dihadapannya dan memberikan nya pada Kayla. walau Albizar terlihat fokus dengan makanan yang didepannya namun Albizar tetap sigap dalam memberikan tindakan-tindakan kecil yang begitu berkesan.


lagi-lagi Kesya yang melihat sang adik diperlakukan seperti itu merasa senan. karena sang adik berada diorang yang tepat. cuek namun begitu perduli. dingin namun begitu perhatian.


"setelah ini kalian mau kemana?" tanya Kesya.


"Al mau ngajakin Kay jalan?" kata Albizar


"kemana?" kali ini Kayla yang bertanya.


"kesuatu tempat." kata Al sambil menatap Kayla.


"iya kemana? emang mau ngapain sih?" kata Kayla.


"Nanti Loe bakal tau." kata Albizar.


"ya kasih tau aja sih. kalau Loe nggak mau kaish tau gue nggak mau ikut!" kata Kayla bersikeras.


"Kesuatu tempat dimana kita bakal mulai kisah kita berdua dari sana. selain itu Gue bakal cerita banyak hal ke Loe. dan Gue bakal jawab semua rasa penasaran Loe" kata Albizar.


mendengar hal ini Kayla merasa cukup. dia akan ikut dengan Albizar. agar semua rasa ingin tau nya terjawab.

__ADS_1


melihat semuat perlakuan Albizar dan bagai mana cara Albizar memperlakukannya akhir-akhir ini Kayla mulai merasa yakin jika dia ingin memulai lagi hubungan ini dengan baik.


__ADS_2