Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Fitting Baju


__ADS_3

Semalam PaK Hans sudah menceritakan semuanya pada Kayla. Hal ini membuat Kayla kaget. Semalaman Dia terus berfikir. Kenapa Albizar menerimanya. Berbagai pertanyaan muncul diotaknya . Mengganggu pikirannya hingga sepanjang malam Kayla terjaga.


Meskipun Pak Hans sudah memberitahukan alasan kenapa Albizar menerimanya. tetap saja Kayla merasa ada hal lain yang disembunyikan Albizar. seorang Albizar yang dia kenap begitu dingin. tidak mungkin perduli pada orang lain. pasti ada alasan tersendiri. tapi apa? Kayla bertekad akan mencari tahu semuanya besok disekolah.


...****************...


Saat akan pergi ke kantin sekolah Albizar dan Kayla berpapasan didepan kelas Kayla. Albizar berusaha mengendalikan dirinya yang kaget. Dihadapan teman-temannya agar mereka tidak curiga. Albizar tidak menyangka jika hari ini Kayla akan masuk kesekolah setelah kejaidan yang menimpanya kemarin.


"Kalian mau kekantin? bareng yuk?" tanya Bastian.


Syahnaz tampak bingung.


"udah bareng aja yuk" kata Iqbal


"Yaudah. Nggak apa-apa kan Kay." kata Kintan.


"Terserah." kata Kayla


Meskipun berkata terserah. Terlihat jika Kayla tidak nyaman. dan seakan ada hal yang mengganggu dirinya.


"kalian aja yang ke Kantin. Gue mau keperpus. ada buku yang mau gue cari." kata Albizar.


"Ya elah Al. Ke perpusnya nanti aja sih. Lagian belajar terus Loe. Nggak ngebul apa tuh otak Loe. Sesekali juga Dia perlu istirahat. Jangan dijejelin rumus terus." kata Bastian.


"Terserah Loe mau bilang apa. Gue tetep mau keperpus." kata Albizar langsung berjalan duluan pergi kearah yang berbeda dengan tujuan teman-temannya.


Saat Albizar berjalan kearah perpustakaan, teman-temannya tetap pada tujuan mereka. Kantin sekolah. mereka pun berjalan kearah kantin. tiba-tiba Kayla berhenti.


"Kalian duluan aja ya kekantin. Gue mau ke toilet." kata Kayla beralasan.


"Mau ditemenin nggak?" tawar Syahnaz.


Kayla tersenyum sambbil menggelengkan kepalanya.


"Kalian kekantin aja. Nanti keburu rame. Yang ada kalian nggak kalian nggak kebagian tempat duduk lagi." kata Kayla beralibi.


"oh yaudah. Nanti Loe nyusul ya. oh ya mau dipesenin apa?" kata Kintan.

__ADS_1


"Nggak usah nanti Gue pesen sendiri aja." kata Kayla.


"Yaudah."


Syahnaz, Kintan Bastian dan Iqbal pun berjalan kearah kantin sekolah. Sedangkan Kayla merubah haluannya. Dia berjalan ke arah toilet yang letaknya bersebelahan dengan ruang perpustakaan.setelah dari toilet. Kayla melihat bimbang. Dia ingin sekali berbicara dengan Albizar. Dia ingin menanyakan tentang keputusannya.


Setelah berfikir Kayla pun memutuskan masuk keperpustakaan. rasa ingin tahunya yang tinggi mendorongnya melakukan hal ini. Didalam perpustakaan yang kebetulan hari ini cukup sepi Kayla pun berjalan dan duduk disamping Albizar sambil berpura-pura membaca buku.


"Al.." kata Kayla dengan suara pelan.


Albizar diam dan cuek.


"Al.. Gue pengen ngomong sama Loe" kata kayla


Albizar tau apa yang ingin dibicarakan Kayla dengannya. tapi Albizar tidak ingin membicarakan hal itu saat ini.


"Gue nggak mau ngomong sekarang." kata Albizar.


"Tapi Gue pengen ngomongnya sekarang." kata Kayla memaksa.


"Gue bilang nggak . ya nggak." kata Albizar dengan nada biasa.


Belum sempat Kayla menyelesaikan kata-katanya. Albizar sudah langsung membekap mulut Kayla.


"Sssttttt.. diem. Loe ngerti nggak si. ini sekolah. jangan pernah bahas itu disekolah. Loe mau semua orang tau tentang hal ini?" kata Albizar berbisik


Kayla melihat kearah Albizar yang jarak mereka hanya kurang dari 5 centi. Berada sedekat ini tiba-tiba membuat jantung Kayla deg-degan. mereka saling bertatapan. hingga. Beberapa detik kemudian tiba-tiba Albizar tersadar. Keduanya jadi canggung. Kayla dan Albizar salah tingkah.


"Mending Loe kembali ke kantin sekarang. makan sana. keburu masuk. nanti yang ada Loe pingsan lagi gara-gara kelaparan nggak makan waktu istirahat." kata Albizar beralibi.


"Tapi Gue mau jawaban Gue!!" kata Kayla bersikeras


"Gue bakal jawab semua pertanyaan Loe. tapi nanti. jangan sekarnag. apa lagi di sekolah." kata Albizar.


Kayla kesal dengan sikap Albizar. dan Kayla pun memilih pergi dari sana. Albizar memperhatikan Kayla yang berjalan keluar dari perpustakaan. Sambil terus menatap Kayla tanpa sadar Albizar mengulum senyum tipis. Albizar langsung membuka hpnya dan mengetik pesan lalu mengirimnya.


****************

__ADS_1


"Kay.. beneran nggak mau bareng kita pulang nya? tar Gue anterin kok." kara Syahnaz.


Saat ini seluruh murid SMA Pelita Insani sudah berhamburan keluar sekolah. Syahnaz dan Kintan sedari tadi masih berusaha membujuk Kayla agar mau mereka antar. Karena mereka tidak tega meninggalkan Kayla sendirian menunggu jemputannya.


"Ehh.. nggak usah. nggak apa-apa kok. beneran deh. kalian pulang duluan aja. Kasian supir kalian nungguin nya. Lagian bentar lagi juga ngampe kok. Gue juga kan nunggunya didalam sekolah masih banyak guru dan penjaga sekolah juga kan jadi nggak usah takut." kata Kayla.


Kayla bersikeras menolak tawaran dari kedua sahabatnya. Seakan ada yang sedang Dia tutupi dari kedua sahabatnya. dalam hati Kayla berharap kedua sahabatnya segera pergi meninggalkannya sendiri. karena Dia tidak ingin ketahuan mereka.


"Yaudah deh. Tapi Loe hati-hati ya. kalau ada apa-apa langsung telpon kita. oke?" kata Kintan.


"Iya. thanks ya. kalian juga hati-hati." kata Kayla.


Akhirnya Syahnaz dan Kintan pun pulang bersama supir jemputan mereka masing-masing. tidak lama setelah kepergian Syahnaz dan Kintan. Sebuah motor sport berhenti didepan Kayla. dan ternyata orang itu adalah Albizar. Albizar memberikan jaket dan juga helm untuk dipakai Kayla. Sepertinya memang hal ini sudah direncanakan. Mereka pun segera meninggalkan sekolahan setelah seluruh murid sudah pulang.


Albizar membawa Kayla kesebuah butik yang sudah diberitahukan sebelumnya oleh Pak Hans semalam. semalam Pak Hans memberitahunya untuk fitting baju disebuah butik. didalam ternyata sudah ada Pak Hans, Mama Via, dan ketiga adiknya Albizar. Mereka bertiga dijemput supir pak Hans untuk ikut fitting baju. walaupun pernikahan ini akan dilaksanakan secara sederhana dan tertutup. Pak Hans dan Mama Via tetap mempersiapkan nya dengan baik. Karena bagaimanapun juga ini adalah pernikahan putri kesayangan mereka.


Mereka semua pun melakukan fitting baju. Mereka semua pangling saat melihat Kayla memakai kebaya moderen dan disandingkan dengan Albizar yang terlihat gagah disampingnya menggunakan pakaian pengantin. Mereka juga sempat mengabadikan momen ini diponsel mereka. Diam-diam Albizar mengamati penampilan Kayla. Dan Dia pun mengakui kecantikan wanita yang sebentar lagi akan menyandang status sebagai isterinya.


"Jangan lupa nanti malam kalian datang kerumah untuk acara makan malam." kata Pak Hans mengingatkan Albizar dan ketiga adiknya.


"Iya pak. dan kalian bertiga. mulai sekarnag kalian harus panggil saya sama isteri saya Papa dan mama. Karena kami akan menjadi orang tua kalian juga." kata Pak Hans


"Iya Pah." kata Zahra masih canggung.


Zahra senang karena akhirnya snag Kakak' akan menikahi wanita cantik dan baik seperti Kayla. terlebih keluarga nya juga begitu baik pada mereka semua.


"Dad, Kay masih ada urusan sama Al. Ada hal yang pengen Kay omongin sama Al. Nggak apa-apa kan?" kata Kayla.


"Bagaimana Al?" tanya Pak Hans sambil menatap Albizar.


Pak Hans tau ada yang ingin ditanyakan Kayla pada Albizar. Karena sepertinya Albizar belum menceritakan apapun pada Kayla. Terlihat jelas dari sikap Kayla pada Albizar. Terlebih melihat bagaimana cara Kayla menatap Albizar yang seakan siap mengibarkan perang.


"Iya pak. Nanti biar Kayla saya antar pulang." kata Albizar.


"Yaudah kalau gitu kalian berdua hati-hati. kalau ada apa-apa langsung kabarin papa." kata Pak Hans.


Pak Hans dan Mama Via pun pulang bersama ketiga adiknya Albizar. Sedangkan Albizar pergi bersama Kayla. banyak hal yang mengganggu pikiran Kayla. dan Dia akan luapkan semuanya pada Albizar.

__ADS_1


#maaf ya temen-temen baru sempet up. author lagi sibuk kemarin. author janji hari ini akan up 3 episode. semoga kalian makin suka sama ceritanya.


__ADS_2