Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Jangan benci, nanti jadi cinta.


__ADS_3

"Gimana perasaan Dokter sekarang? udah lebih baik?" tanya Albizar. saat Kesya datang dan duduk disisinya.


Kesya menengok kearah Albizar. Menatap wajahnya dari samping. Kesya bertanya dalam benaknya. 'kenapa justru laki-laki asing ini yang mampu membuat perasaannya lega? kenapa justru dengan Laki-laki asing ini Dia bisa meluapkan segala perasaan yang menghimpit dadanya. Sedangkan, bersama orang-orang terdekatnya justru dia tidak bisa.' Laki-laki ini tau bagaimana menempatkan diri. siapa sebenarnya laki-laki ini. Dan kenapa bersamanya membuat Kesya merasa nyaman.


"Makasih ya. perasaan Aku udah lebih lega sekarang." kata Kesya.


"Sama-sama." kata Albizar.


"Aku cengeng ya. Padahal aku nggak pernah nangis Kayak gini apalagi ditempat umum. Bahkan waktu aku mergokin Niko di apartemen sama cewek lain lagi ML. Aku nggak ngeluarin air mata sama sekali. Aku bukan ornag yang mudah nangis walau Aku sendiri lelah untuk menahan perasaanku. Tapi anehnya justru Kamu bisa buat Aku menumpahkan segala perasaanku. Sekali lagi makasih ya. Dan maaf ngerepotin kamu." kata Kesya.


"Nggak apa-apa. Lagian Saya nggak ngelakuin apapun kok." kata Albizar.


"Apa kapan-kapan kita bisa ketemuan lagi?" tanya Kesya.


"Saya belum tau. liat bagaimana nanti. . Kita pulang sekarang?. mobil Dokter udah dianterin. Montirnya udah nunggu disana. kita kesana sekarang?" kata Albizar.


Kesya kecewa karena Al tidak menjawab iya dari pertanyaannya. Tapi kembali lagi Kesya mengingat perkataan teman-teman Albizar padanya.


"Iya. sekali lagi makasih ya udah mau nolongin dan hibur aku." kata Kesya.


"Hati-hati dijalan." kata Albizar.


Kesya pun mulai mengendari mobilnya dan pulang kerumah. Tanpa sepengetahuan Kesya, Albizar mengikuti mobil Kesya dari belakang dengan motornya. Albizar merasa tidak tenang membiarkan Kesya pulang sendirian saat hari sudah malam. Terlebih Kesya seharian bersamanya. Albizar merasa bertanggung jawab untuk memastikan Kesya sampai rumah dengan selamat.


Albizar mengikuti Kesya dari belakang. hingga mobil Kesya memasuki sebuar kawasan perumahan elite. saat memasuki perumahan Elit Albizar pun hanya bisa mengikutinya sampai gerbang pintu perumahan.


"Ternyata Dia tinggal diperumahan ini. ini kan komplek perumahan tempat tinggal Kayla. apa Dia kenal Kayla juga. Tapi kan ini kompleks perumahan elit. udah lah kenapa gue jadi keinget sama Kayla sih." tiba-tiba Albizar teringat dengan Kayla.


Albizar masih diam disana meskipun mobil Kesya sudah tidak terlihat lagi dari tempatnya memandang. entah kenapa rasanya Albizar ingin masuk kedalam dan berdiri didepan rumah Kayla untuk sekedar melihatnya. Tapi kembali lagi akalnya mengatakan tidak. Albizar tidak bisa melakukan hal ini. Albizar pun kembali menyalakan mesin motornya. dan mulai melajukan motornya meninggalkan gerbang komplek perumahan Elit itu.


...****************...


"Assalamualaikum. Mah, Pah . tumben belom tidur?" Kesya masuk kedalam rumah.


Menghampiri kedua orangtuanya yang sedang asik menonton film diruang keluarga.


"Waalaikumsalam sayang. Bukannya kamu hari ini libur? kok baru pulang." kata Mama Via.


"Iya Mah, tadi jalan-jalan bentar. mobil mogok. ya udah deh dibawa ke bengkel. oh ya Kay mana Mah Pah? udah tidur Dia?" kata Kesya


"Dari tadi dikamar aja. tapi dari pulang sekolah wajahnya cemberut aja. pas ditanya kenapa dia nggak mau jawab. coba kamu temuin adek kamu hibur dia. siapa tau kalau kamu yang tanya dia bakal cerita" kata Pak Hans.


"Oke. Pah, Mah, Sya ke kamar Kay dulu. Papa SMA Mama jangan begadang. istirahat yang cukup. Good night. " kata Kesya


"Night too Sayang." kata Mama Via dan Pak Hans.


Kesya pergi ke lantai atas menuju kamar Kayla. Kesya mengetuk pintu kamar Kayla.


"boleh masuk?" tanya Kesya dari luar


"Masuk kak. Nggak dikunci." terdengar suara Kayla

__ADS_1


Kesya masuk kedalam kamarnya. terlihat Kayla baru selesai mengerjakan tugasnya. Kesya duduk di ranjang memeriksa beberapa buku yang berserakan.


"Udah selesai ngerjain tugasnya?" tanya Kesya.


"belum masih banyak banget. gara-gara Genk motor sialan itu Aku harus numpuk tugas. berasa kerja rodi." kata Kayla mengeluh.


Kesya menggelengkan kepalanya mendengar keluhan dari sang adik.


"Jadi karena itu, princes kecil kita cemberut setelah pulang sekolah. " kata Kesya.


"Mana ada . enggak ya. siapa juga yang cemberut. " kata Kayla mengelak.


"oh ya?" tanya Kesya jahil.


"Beneran Kak. oh ya Kakak dari mana aja sih? bukannya Kakak hari ini libur ya?" kata Kayla


"Kakak tadi keluar. terus pas mau pulang mobil kakak mogok" kata Kesya.


"Mogok lagi?" terus kakak pulang naek apa? taksi?" tanya Kayla


"iya. tapi udah dibawa ke bengkel. tadi juga di tolongin sama orang" kata Kesya.


"siapa Kak. cewek apa cowok?" tanya Kayla.


"Cowok?" tanya Kayla semangat.


"Iya Cowok. Kok kamu semangat banget waktu Kakak bilang cowok. ada apa?" tanya Kesya heran.


"Ganteng nggak? Gantengan mana sama cowok yang waktu itu pernah nolongin Kakak?" tanya Kayla snagat kepo.


"Ya sama gantengnya. Karena kan orangnya sama" kata Kesya.


"Apa? serius?" tanya Kayla tidak percaya.


Kesya mengangguk.


"OMG. Jangan-jangan kalian jodoh ini. tapi kali ini kakak tanya kan namanya siapa?" kata Kayla.


"Namanya Al." kata Kesya.


"Al??. kok sama kayak nama temenaku ya. Albizar. Dia dipanggil Al. yang nolongin kakak namanya Al Apa?" kata Kayla.


"Enggak tau. Dia cuman bilang namanya Al . temen-temennya dan Adek-adeknya juga manggil dia Al." kata Kesya


"Temen-temen? Adek-adek? jadi kakak dikenalin sama keluarga dan temen-temennya juga? Wow.. Kok bisa? dan kenapa Kakak nggak ajak aku sih. kan Aku pengen tau siapa Laki-laki yang udah nolongin Kakak" kata Kayla bete.


"Jadi setelah Kakak jengukin teman yang abis lahiran Kakak sempet mampir dulu ke minimarket. tapi disana justru Niko Dateng. Dia narik-narik tangan Kakak. Paksa Kakak buat ikut sama Dia. Terus Si Al yang ternyata keluar dari minimarket abis belanja dia langsung nolongin Kakak. Mereka berantem sampe Al luka lebam. pas kakak ajak dia buat peiksa ke rumah sakit dia nolak." Kata Kesya.


"Ka Niko Dateng lagi? mau Dia apasih? nggak cukup apa Dia nyakitin hati kakak ?! . bener-bener ya tuh orang. dan kakak kenapa nggak telpon Aku atau Kak Ken. Biar si Niko itu dikasih pelajaran sama Kak Ken. tapi Kakak nggak diapa-apain kan sama si Niko itu? terus kenapa kakak bisa dikenalin sama Adek-adek dan temen-temennya laki-laki yang nolong kakak itu?" kata Kayla.


"Pas Kakak mau pulang. Mobil Kakak mogok. akhirnya Al lagi-lagi nolong Kakak. Dia telpon montir tempat Dia dulu kerja. Sekarang sih Dia udah nggak kerja dibengkel lagi. Ternyata Dia sekarang jadi pembalap motor. Karena kasian liat kakak yang bosen nunggu. Dia ajakin Kakak buat liat Dia latihan. yaudah Kakak ikut aja. Tapi sebelum ketempat latihannya Kakak diajak kerumahnya buat ganti baju sama kasih makanan ke Adek-adek nya. ya selain baik ternyata Dia sayang keluarga. Tapi ya kata temen-temennya Al itu orangnya dingin kalau sama cewek. dan Kakak itu satu-satunya cewek yang diajak ketempat dia latihan balap." kata Kesya.

__ADS_1


"Wow. seriusan Kak ?!. Wah berarti Kakak spesial dong. apa jangan-jangan Dia suka sama Kakak?" kata Kayla.


"Ngarang Kamu. Masa iya. lagian kita baru ketemu dua kali. dan itu juga nggak disengaja." kata Kesya


"Kenapa enggak Kak. Kakak cantik, baik, dokter pula. Aku yakin sih Dia suka sama Kakak. oh ya Kakak' sendiri gimana suka nggak sama Si Al Al itu yang udah nolongin Kakak?" kata Kayla.


"Apa sih dek. oh ya hari pertama sekolah lagi gimana? ketemu nggak sama sang penyelamat kamu itu Siapa namanya Albizar. iya kan? gimana-gimana ketemu nggak sama Dia." kata Kesya mengalihkan pembicaraan.


"Isshhh apaan sih Kak. Malah nanya si cowok kulkas itu. Bikin badmood aja." kata Kayla cemberut.


"Loh emang kenapa dek. Bukannya gara-gara Dia kamu mau keluar kamar. dan Kamu' juga bilang kan Kalau Kamu percaya sama Dia." kata Kesya heran.


"Iya. dan Aku nyesel pernah bilang gitu!." kata Kayla.


Kesya Bingung kenapa mood adik ya bisa rusak seperti ini. dan kenapa Kayla terlihat kesla dengan Laki-laki yang bernama Albizar itu. Padahal yang Dia tau Albizar yang sudah menolong Kayla.


"Mau cerita sama Kakak? kenapa Kamu marah sama Albizar?" kata Kesya.


"Cowok itu nyebelin banget Kak. Aku kira pas Dia liat Aku kembali kesekolah. Dia bakal nyapa atau paling nggak senyum kek ke Aku. bahkan yang ada Dia nengok dan liat ke Aku aja enggak. Padahan kita papasan. kayak orang yang nggak kenal aja. bener-bener nyebelin deh. Dasar manusia kulkas !!! "


Terlihat jelas betapa Kesalnya Kayla pada Albizar dari cara Kayla menceritakan kejadian disekolah tadi pada sang Kakak. Mendengar cerita Kayla membuat Kesya mengerti kenapa sang adik begitu kesal.


"Kakak nggak nyangka loh kalau sikap Albizar kayak gitu ke kamu. Tapi Kakak yakin Dia pasti punya alasan kenapa bersikap kayak gitu. ." kata Kesya.


"Aku nggak tau. pokoknya dia nyebelin. aku benci sama Dia" kata Kayla.


"kan dia yang udah nolongin Kamu. .asa Kamu maubbenci orang yang udah nolongin kamu. ?" kata Kesya.


"emang Dia udha nolongin aku. tapi aku tetep benci sama sikap dia. pokonya aku benci. benci banget." kata Kayla merajuk.


"Jangan Terlalu benci. apa lagi benci setengah mati . nanti yang ada kamu cinta mati" kata Kesya.


"Aku cinta sama Dia. Nggak akan." kata Kayla yakin


"antara benci sama cinta jaraknya dangat tilis lebih tipis dari lapisan bawang. bisa aja yang kamu kira benci. nanti berubah jadi cinta". kata Kesya.


"ighh.. kakak nyebelinn... Udah lah Kak jangan bahas manusia kulkas itu. Mending Kita istirahat aja. udah malem juga. Kakak besok kerja kan" kata Kayla.


"Iya. Tapi kapan-kapan Kakak pengen ketemu sama Al. Kakak pengen tanya kenapa sikap dia begitu sama Kamu. Bisa-bisanya dia bikin Adik kakak yang cantik ini jatuh cinta dan patah hati diwaktu yang bersamaan." kata Kesya.


"Kakakkkk...... Siapa juga yang jatuh cinta sama manusia kulkas kayak Dia. nggak AKAN!!!. kata Kayla.


"Yakin???. kok Kakak ngeraasnya kalau kamu udah jatuh cinta sama Dia. dan Kamu' marah karena dia cuekin Kamu." kata Kesya.


"Enggak!!!" kata Kayla


"Iya." kata Kesya


"Enggak." kata Kayla lagi.


"Iya.. iya..iya.. Kayala jatuh cinta. Kayla jatuh cinta." kata Kesya menggoda Kayla.

__ADS_1


"Issshhhh... Kak Kesya nuebelinnnnn..... udah lah Aku mau tidur. Bye kak Kesya." kata Kayla kesal.


Kesya tertawa. Akhirnya bisa mengerjai sang adik. walaupun apa yang dia katakan emang benar adanya. Meskipun Kayla sendiri tidak menyadari perasaannya. Kesya semakin penasaran dengan sosok Albizar yang sudah buat perasaan adiknya campur aduk.


__ADS_2