Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Tidak Ada Kabar


__ADS_3

Entah kenapa tiba-tiba perasaan Kayla menjadi tidak enak. Dia gelisah. Dia terus kepikiran dengan Albizar. selepas pernyataan cinta Albizar padanya tadi. Albizar langsung keluar begitu saja. Saat tidak mendapatkan jawaban apapun dari Kayla. Kayla menyangka jika Albizar marah kepadanya. tapi ego Kayla merasa dia tidak melakukan kesalahan apapun.


"Apa Dia marah?" tanya Kayla pada dirinya sendiri.


"Tapi kenapa?" tanya Kayla masih bingung


"Bukan salah Gue kalau Gue nggak jawab pertanyaannya kan?" kata Kayla masih yakin Dirinya tidak bersalah.


"Sikapnya yang buat Gue ragu. Gue cuman nggak pengen terlalu GR . dan anggap kalau ucapannya begitu tulus. Gue kan cuman berjaga-jaga. Gue nggak mau sakit hati. karena terlalu berharap lebih. mengingat sikapnya yang sulit Gue mengerti." kata Kayla lagi.


Banyak argumen lagi yang terus berperang antara hati dan pikiran Kayla. dan entah kenapa perasaannya sekarang menjadi begitu khawatir tidak menentu.


"Kemana Dia sekarang? apa Dia kerja? apa dia belom pulang?" kata Kayla


Mengingat sekarang sudah pukul sepuluh malam. dan Kayla masih belum merasa ngantuk. Kayla terus memikirkan Albizar. Terlebih saat simbok datang kekamarnya tadi . Simbok bilang kalau Dia belum juga pulang. dan tidak memberi kabar. tidak biasanya Dia pulang begitu larut tanpa memberi kabar terlebih dahulu pada orang rumah.


sejujurnya tubuh Kayla masih lemah. dan kepalanya sesekali masih terasa sakit. namu rasa khawatirnya yang teramat sangat membuat Kayla terpaksa keluar dari kamarnya untuk sekedar memastikan keberadaan Albizar apa sudah pulang atau belum.


Setelah menunggu di ruang tamu selama hampir dua jam. Albizar masih tidak menampakan kedatangannya. Sedangkan jarum jam sudah menunjukan hampir tengah malam. hal ini membuat Kayla menjadi sangat khawatir.


"Apa gue telpon aja ya ke no nya?" tanya Kayla dalam hati .


Namun Dia urungkan niatnya. mengingat kejadian siang tadi rasanya akan sangat malu jika Kayla yang menelpon lebih dulu. akhirnya Kayla lebih memilih menahan dirinya dan membiatkan malamnya berlalu dangen perasaan tidak tenang memikirkan Albizar.


...----------------...

__ADS_1


Satu minggu sudah. Albizar tidak pulang kerumah. dia juga tidak memberikan kabar apapun ke rumah. bahkan Kayla sendiri tidak melihat Albizar disekolah. ingin rasanya Kayla bertanya pada teman sekelas Albizar. namun dia urungkan niatnya. malu dan gengsi yang terlalu besar membuatnya enggan menanyakan keberadaan Albizar.


Meski Ada rasa rindu juga khawatir dalam hati Kayla. Namun Kayla juga sudah sangat kesal pada laki-laki itu. apa maunya dia sih? kenapa Dia bersikap semaunya?. batin Kayla yang kesal. walau kesal tidak dipungkiri bahwa dia juga merindukan sosoknya.


Pantas saja kalau Kayla ragu. mengingat sikap Albizar saat ini. membuat Kayla semakin yakin kalau Albizar adalah orang yang tidak pernah menghargai sebuah hubungan. bahkan memberi kabar pun tidak padanya.lalu bagaimana bisa Kayla menjalin hubungan dengannya yang bahkan tidak menghargai artiseuah hubungan. batin Kayla.


"Kemana janjinya yang ngomong bakal selalu jagain Gue?" Kayla terus merasa kesal.


...----------------...


Satu minggu Albizar tidak ada kabar. Bahkan Kayla juga tidak melihat Albizar disekolah. kemana dia pergi hingga harus membolos disekolah.


Hal ini berhasil membuat mood Kayla naik turun. tidak jarang banyak teman sekolah Kayla yang menjadi pelampiasan kekesalan Kayla. Bahkan Disekolah tadi banyak teman-teman sekelas


"Loe kenapa sih Kay?. lagi ada masalah? atau Loe lagi kesel sama orang?" tanya Syahnaz.


setiap kali kedua sahabatnya bertanya. Kayla selalu mengatakan dia baik-baik saja. tapi sangat berbanding terbalik dengan sikapnya. tapi baik Syahnaz maupun Kintan tidak percaya dengan semua jawaban Kayla. tapi mereka juga tidak ingin memancing kekesalan Kayla. Alhasil mereka hanya diam.


perasaan kesal Kayla semakin memuncak. rasa nyaman yang mungkin pernah ada untuk Albizar seakan menguap entah kemana. dan yang tersisa hanya perasaan kesal, marah, kecewa bahkan membenci. melihat hal ini simbok merasa yakin jika saat ini yang membuat anak majikannya uring-uringan adalah Albizar yang tak lain suami anak majikannya itu.


Simbok yakin jika nona kecil dirumah ini sudah memiliki perasaan terhadap suaminya. karena setahunya hubungan mereka memang tidak seperti pernikahan pada umumnya. Simbok jugaqqq maklum karena. mereka masih sama-sama muda. masih labil. tapi mengingat tingkah anak majikannya ini simbok yakin jika nonanya ini sudah mencintai sang suami.


Seperti saat ini dimeja makan Kayla terlihat makan makanannya dengan tidak bersemangat. Mungkin karena dia merasa kesepian dengan suasana rumah yang ramai dna juga hangat. simbol pun memilih menemani nona besar dimeja makan karena permintaan Kayla sendiri.


"Suasana rumah yang biasa ramai. sekarang sepi Ya non. pasti non rindu banget kan sama keluarga non." kata simbok memancing pembicaraan.

__ADS_1


Kayla tersenyum lemah sambil mengangguk.


"Kemaren-kemaren sih masih ada den Al. jadi setidaknya tidak terlalu sepi. tapi sekarang Den Al Kemana ya? nggak biasanya Den Al pergi nggak kasih kabar." kata simbok.


bukan hanya Kayla yang merasa kehilangan tapi simbok juga. mengingat Al cukup dekat dengan simbok. karena Al sering membantu menyiapkan sarapan dan makanan ketika dirumah.


mendengar nama Al membuat mood Kayla yang jelek menjdi semakin Hancur.


"Nggak tau mbok. sibuk kali sama orang lain sampe nggak inget jalan pulang" kata Kayla ketus.


Simbok mengulum senyum mendengar jawaban Kayla. simbok semakin yakin jika saat ini sebenarnya Kayla juga rindu. Kayla sedang cemburu. yang artinya Kayla sudah mulai mencintai suaminya.


"Tapi Non. kok perasaan simbok menatakan lain ya? seminggu ini Mbok merasa gelisah banget mikirin Den Al. apa jangan-jangan terjadi hal buruk ya sama Den Al?" kata simbok.


Deg..


tiba-tiba perasaan khawatir muncul lagi


"Soalnya Den Al itu selalu kasih kabar kalau dia pulang telat. bahkan tiap kali mau pergi atau pulang telat Den Al selalu kasih kabar. jangan-jangan Den Al kenapa-kenapa lagi Non. apa Non sudah hubungi keluarganya Den Al?" kata simbok.


Kayla menggelengkan kepalanya. hati kecilnya mengetakan demikian. namun egonya yang tinggi membuat dia enggan untuk menghubungi lebih dulu.


"enggak tau Mbok. Kayla ke kamar dulu ya mbok. malam Mbok" kata Kayla.


simbok terus memperhatikan Kayla yang berjalan ke lantai atas. simbok merasa hubungan mereka semakin runyam. mereka semakin jauh. Simbok merasa khawatir dengan pernikahan kedua anak muda itu. Simbok mulai memikirkan cara untuk membantu memperbaiki hubungan mereka yang semakin merenggang.

__ADS_1


__ADS_2