Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Keluar Kamar.


__ADS_3

Tok.. tok.. tok...


"Sayang.. boleh Mommy sama Daddy masuk?" terdengar suara Mama Via dari balik pintu kamar Kayla.


"Masuk Mom." Kayla sedikit berteriak agar suaranya dapat didengar ke luar.


Mama Via dan Pak Hans masuk kedalam kamar Kayla. Kayla yang bersiap untuk tidur pun kembali duduk di atas ranjang. Mama Via pun duduk di hadapan Kayla dan Pak Hans berdiri disisi tempat tidur.


"Bagaimana perasaan Kay sekarang? Udah lebih baik?" tanya Pak Hans.


Kayla tersenyum sambil mengangguk..


"Udah Dad. Berkat Daddy dan Mommy yang sabar. terimakasih ya. maaf udah buat Daddy, mommy dan Kakak semua khawatir." Kata Kayla.


"Nggak apa-apa sayang. Daddy sama Mommy seneng liat kamu yang udah mau ngomong dan keluar lagi. Kayaknya Daddy harus bilang makasih dan kasih hadiah deh ke Al. berkat dia Princess Daddy ini sudah mau keluar kamar lagi." Kata Pak Hans.


Kayla tersipu malu.


"Mama setuju Pah. Kita harus kasih sesuatu buat Al sebagai ucapan terimakasih kita. Tapi kira-kira apa ya?" kata Mama Via.


"Daddy. Kok . Al bisa Dateng kesini sih. Apa Daddy yang minta Al buat datang kesini?" Kayla bertanya.


"Daddy tadi emang ke sekolah buat urus izin kamu yang belum bisa masuk. Daddy bilang kamu lagi dirumah nenek. pas pulang Daddy ketemu Al sama kedua temennya terus Daddy ajakin mereka ngobrol bentar. Daddy cerita tentang kondisi Kamu. Dan tiba-tiba Albizar minta izin buat jenguk kamu. yaudah Daddy izinin.. Dan siapa sangka setelah kedatangan Albizar Kamu akhirnya mau juga keluar. Daddy seneng banget akhirnya princess Daddy ini nggak ngurung terus dikamar setelah kedatangan sang pengeran. kata Pak Hans sedikit menggoda sang putri.


" Daddy.... apaan sih. udahlah Kay mau tidur dulu." Kayla salah tingkah.


Mama Via dan Pak Hans tersenyum melihat putri mereka yangsalah tingkah


"Yaudah Mommy temenin ya." tawar Mama Via


"Yah.. Daddy meluk guling lagi. dong" kata Pak Hans bercanda.


Kayla diam. Walau Dia tau Papanya hanya bercanda. Tapi Kayla merasa kasihan pada Papanya. Semenjak kembali setelah disekap Mama Via selalu tidur dikamarnya untuk menjaganya. Kayla kembali teringat dengan pesan Albizar padanya. Al benar. Dia tidak bisa terus seperti ini.


"Mom.. mommy tidur sama Daddy aja di kamar kalian. Kay nggak apa-apa kok. Kay bisa tidur sendiri " kata Kayla.


Mama Via dan Pak Hans saling menatap.


"Kamu yakin sayang?" tanya Mama Via ragu.


"Iya Mom. Kay yakin. Al bener. Kay harus berani lawan trauma ini. Kay Nggak bisa gini terus." kata kayla yakin.


Mama Via langsung memeluk erat Kayla. bahagia rasanya saat sang putri mau bangkit dari keterpurukannya. Semoga ini awal yang baik. dan Kayla bisa kembali seperti Kayla yang dulu. yang ceria dan riang. Mama Via dan Pak Hans pun mencium kening Kayla secara bergantian. sebelum meninggalkan Kayla.

__ADS_1


...****************...


"Pagi Mah. pagi pah." kata Kenzo dan Kesya yang baru turun dari kamar mereka untuk ikut sarapan bersama.


"Pagi. Ayo sarapan. oh ya Sya kamu nggak kerja? kok belum siap?" kata Pak Hans.


"Kerja Pah tapi nanti jadwal siang Pah. Kay gimana Mah, Pah. apa masih belum mau keluar kamar?" kata Kesya.


"Kemarin sih Dia keluar kamar karena ada Al yang datang jenguk dan karena diminta sama Al akhirnya Kay mau keluar kamar." kata Pak Hans.


"Seriusan Pah?" tanya Kenzo tidak percaya.


"Iya bener. Bahkan ya. Semalem waktu Mama mau temenin Dia tidur bareng. Kay nolak loh. Kay minta Mama tidur temenin Papa. Dia bilang nggak perlu ditemenin. Dia mau tidur sendiri." kata Mama Via.


"Jadi kemarin Laki-laki yang namanya Al itu Dateng kesini jengukin Kay ?. dan karena permintaan Laki-laki itu akhirnya Kay mau keluar kamar. Hebat juga ya Laki-laki itu bisa bikin Kay keluar kamar. Jadi penasaran Aku sama yang namanya Al itu kayak gimana sih orangnya ?. yang dulu bikin Kayla benci setengah mati sekarang justru Kayla nurut apa kata Dia." kata Kesya.


"Loh kenapa Loe jadi penasaran sih sama tuh orang. nggak ada istimewanya juga. Sok iya." Kata Kenzo.


"Ken.. nggak boleh gitu. Kamu inget kalau bukan karena bantuan Al mungkin kita masih belum ketemu Kay. dan Bisa aja hal buruk terjadi sama adek kamu." kata Mama Via.


"Iya. lagian nggak ada alasan buat Kamu marah sama Dia. Bahkan waktu Kamu pukulin Dia . Dia nggak bales kan. Dan kenyataannya yang nyelametin Kayla itu Al. Jadi papa minta kamu nggak boleh bersikap kasar lagi sama Al. Dan Kamu harus minta maaf sama Dia atas sikap Kamu selama ini ke Dia" kata Pak Hans.


"Iya Pah. Maaf." kata Kenzo.


Mereka pun sarapan.


Mama Via, Pak Hans, Kenzo dan Kesya terpaku. tidak menyangka Kayla akan keluar kamar tanpa mereka minta. Mama Via pun langsung bangun dari kursinya dan mengahampiri Kayla sama seperti Kesya.


"Ya ampun sayang. akhirnya. Mommy seneng banget kamu mau sarapan bareng sama kita di meja makan." kata Mama sambil menggandeng Kayla duduk ke bangkunya disebelah Kesya.


"Ya ampun Dek. Kakak seneng banget Kamu mau keluar kamar. Kakak kangen banget sarapan semeja sama Kamu. Udah ya jangan ngurung diri lagi dikamar." kata Kesya.


Kayla tersenyum. Tidak menyangka jika keluarga nya begitu senang melihatnya kembali keluar kamar. Kayla merasa bersalah sama mereka. Buat mereka khawatir dan terus kepikiran sama Dia.


"Akhirnya Princess kecil kesayangan Price Ken mau keluar juga." kata Kenzo seneng.


"Iya Ka."


"Yaudah kita mulai sarapan ya." kata Pak Hans.


Mereka pun sarapan bersama dengan perasaan sennag.


...****************...

__ADS_1


"Kakak denger kemarin Laki-laki yang bernama Al dateng kesini. Dia Dateng buat jengukin Kamu. bener?" kata Kesya.


Saat ini Kayla dan Kesya sedang duduk berdua di kursi dekat kolam renang. Kesya yang pergi ke rumah sakit siang nanti memilih menghabiskan waktu menemani sang adik kesayangan yang akhirnya keluar kamar.


Mendengar pertanyaan Kesya . Kayla mengangguk.


"Jadi karena Dia, Kamu berani keluar kamar?" tanya Kesya lagi.


Kayla mengangguk.


"Wow hebat juga ya Si Al ini. Jadi penasaran Kakak pengen ketemu deh sama dia " kata Kesya.


"Kakak mau ngapain ketemu sama Dia?" tanya Kayla.


"Ya. Kakak penasaran aja sama Laki-laki yang berhasil buat Kamu nurut sama Dia. segitu percayanya Kamu sama Dia sampe mau nurutin permintaan Dia. kita aja nggak berhasil buat Kamu mau keluar kamar." kata Kesya


"Aku juga nggak tau Kak. Kenapa Aku bisa percaya sama dia. Aku yakin sama Dia. Enggak tau kenapa kalau didekat Dia, Aku ngerasa aman. makanya Aku mau nurutin perkataan dia." kata Kayla yang juga heran dengan dirinya sendiri.


"Kakak tau mungkin karena Dia yang udah nyelametin Kamu kemarin. dan kata Mama dia juga udah sering nolongin Kamu juga kan. waktu kemah,waktu Kamu dikejar-kejar orang jahat dan waktu kemarin. makanya itu Kamu ngerasa aman ada didekat dia." kata Kesya.


"Iya juga Ka. Aku juga mikir gitu. dan Lagi kata-kata Al selalu terngiang di otak ayku. yang bikin Aku bisa ngendaliin rasa takut Aku. Dan akhirnya Aku berani deh keluar dari kamar.". kata Kayla.


"Emang Al bilang apa?" tanya Kesya.


"Dia Bilang. Aku harus berani. Aku harus tanemin dalam pikiran Aku. kalau sebesar apapun ketakutan didalam diri Aku. tetap nggak sebesar keberanian yang Aku punya. Aku nggak boleh takut. Aku harus berani. Aku nggak bisa ngandeliin orang lain buat selalu jagain Aku. karena nggak ada yang bisa nolong Aku jika aku sendiri nggak punya keberanian buat nolong diri aku sendiri." kata Kayla.


"Hebat juga Dia. bijak dan dewasa. Pantes aja Bikin Adek kakak yang paling cantik ini jatuh cinta sama Dia." kata Kesya menggoda Kayla.


"Isshh apaan sih kak. Siapa juga yang jatuh cinta sama dia. Dia itu cuek dingin. oh ya kak perasaan Kak Kesya sendiri gimana Kakak masih suka sama Laki-laki yang waktu itu nolongin kakak? Kakak udah ketemuan lagi sama dia?" tanya Kayla.


"udah deh jangan coba ngalihin pembicaraan deh. kita lagi bahas Kamu loh bukan Kakak." kata Kesya.


"ih beneran Aku nanya Kak. beneran kan Kakak' suka sama Laki-laki yang udah nolongin Kakak waktu mobil Kakak mogok. Buktinya Kakak masih belum terima pernyataan cinta Ka Ardian. CEO sekaligus kepala pimpinan yang baru di rumah sakit tempat kakak kerja . Iya kan. udah jawab jujur." kata Kayla.


"Dek semalem Gimana tidur kamu. Mama bilang Kamu nggak mau ditemenin sama Mama. kamyu udah berani tidur sendiri. dan semalem juga Kakak nggak denger kamu teriak atau ngigau lagi. apa kamu udah nggak trauma lagi?" kata Kesya yang mencobaengalihkan pembicaraan.


"ckkk.. kebiasaan ngalihin pembicaraan." kata Kayla sedikit kesal pada sang kakak.


"Serius dek. Kakak nanya. Kalau Kamu masih takut, atau suka ngigau dan masih sering kebayang orang jahat itu. mending kita konsultasi ke psikiater. Biar Kakak temenin. Mumpung Kakak bum berangkat kerja." kata Kesya.


"Nggak Ka. ya walau semalem sempet sih tiba-tiba bayang orang jahat itu muncul. tapi Kay keinget kata-kata Al. akhirnya sekuat tenaga Kay melawan rasa takut itu." kata Kayla.


"Ekhemm . Al lagi . Al Lagi. jangan-jangan bener nih kamu udah bener jatuh cinta sama Dia." kata Kesya menggoda Kayla.

__ADS_1


"Isshh.. apa sih nggak ya Ka. au ahh. Kakak nyebelin.." kata Kayla pura-pura cemberut.


Kesya tersenyum karena berhasil menggoda sang adik. Kesya juga bangga akhirnya sang adik bisa mengendalikan rasa takut dan Trauma yang sedang dialaminya. Hal ini membuat Kesya semakin ingin bertemu dengan sosok laki-laki yang sudah membuat adiknya keluar dari keterpurukannya.


__ADS_2