Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Diculik !!


__ADS_3

"Kay.. Loe jadi jalan sama Bimo?" tanya Syahnaz.


"Iya jadi. Kenapa Naz?" tanya Kayla.


"Loe yakin?" tanya Syahnaz lagi memastikan.


"Iya. Kenapa sih?" tanya Kayla heran.


"Tau nih. Loe kenapa sih Naz kok kayak yang gelisah gitu Kayla jalan sama Bimo" tanya Kintan.


"Nggak. Nggak tau kenapa perasaan Gue kok nggak enak ya. Saat Loe bilang mau jalan sama Bimo sekarang" kata Syahnaz.


"Nggak enak gimana?" tanya Kayla.


"Nggak tau. tiba-tiba aja Gue punya firasat nggak enak. bisa nggak sih kalau ditunda aja gitu. besok atau kapan gitu" Kata Syahnaz.


"Gimana ya. Gue nggak enak sama Bimo. Loe sendiri juga tau kan berulang kali Bimo ajakin Gue jalan dan gue selalu cari alasan. Masa sekarang disaat Gue bilang bisa tiba-tiba Gue batalin gitu aja" kata Kayla berat.


"Iya juga ya. Abis Gue juga bingung sih kenapa bisa tiba-tiba punya firasat jelek." kata Syahnaz.


"Mungkin cuma Firasat Loe aja kali Naz. Lagian Bimo nggak mungkin kan berani apa-apain Kayla. mau abis dia sama Bokap dan abangnya Kayla. bisa dijeblosin kepenjara dia kalau berani ngapa-ngapain Kayla." kata Kintan.


"Iya sih. Yaudah deh. Tapi Loe janji ya. Kalau ada apa-apa langsung kabarin kita sama keluarga Loe. dan inget Hp loe harus selalu aktif. Nih loe pake power bank Gue. buat jaga-jaga kalau hp loe low." kata Syahnaz.


"Ah Elah. Naz.. Naz.. Kayla itu mau jalan. bukan mau apa aja. ribet banget Loe. Udah kayak emak-emak." kata Kintan menertawakan sikap Syahnaz yang menurutna terlalu berlebihan.


"Oke. Thanks ya." kata Kayla


Tak Lama muncul Bimo dari arah belakang.


"Kay. kita jadi kan nonton?." kata Bimo.


Kayla mengangguk.


"Bim. Jagain Kayla ya. Awas Loe kalau sampe Kayla kenapa-kenapa." kata Syahnaz sambil mengarahkan kepalan tanganna kearah Bimo.


Bimo tertawa dengansikap Syahnaz.


"Yey.. pasti Gue jagain lah Syahnaz. emang Loe kira Gue laki-laki apaan. Gak mungkin juga Gue apa-apain Kayla." kata Bimo.


Kayala dan Kintan sendiri bingung dengan sikap Syahnaz. Tapi Kayla berusaha berpositif thinking.

__ADS_1


Tak lama sebuah mobil sedan berwarna Hitam berhenti tepat di depan Kayla. keluar seorang laki-laki paruh baya dari pintu kemudi.


"Maaf Non telat. tadi jalanan macet. ini pesanan Non" kata laki-laki yang tidak lain adalah Pak Min. supir keluarga Kayla.


"Makasih yak Pak. oh ya Pak Min langsung pulang aja. nanti kalau Mommy nanya bilang aja Kay lagi jalan sama temen Kay." kata Kayla.


"Tapi Non..." kata Pak min.


"Pak Min tenang aja. Kay pasti aman kok. Nanti Kay telpon Mommy juga Daddy. Jadi pak min nggak usah Khawatir. Pak Min pulang aja." Kata Kayla.


"Ya udah Non. Kalau gitu Pak Min pulang dulu" kata Pak Min.


Pak Min pun pulang. Syahnaz dna Kintan juga ikut pulang bersama dengan jemputan mereka. Dan Kayla pun ikut dengan Bimo dengan motor gede kesayangannya. Bimo pun mulai melesatkan motor Gede kesayangannya.


"Kay, sebelum Nonton kita makan dulu yuk di Caffe langganan Gue. Makanannya enak-enak kok." kata Bimo dengan suara yang sedikit kencang dengan sambil terus fokus mengendarai motornya.


Kayla yang duduk sambil terus memeluk Bimo dari belakang karena takut jatoh pun bisa mendengar tawaran Bimo.


"Iya Bim. Sekalian nanti Gue mau ganti Baju juga. dan perut gue juga mulai Laper." kata Kayla menyetujui tawaran Bimo.


...****************...


Bimo dan Kayla pun menunggu pesanan makanan mereka.


"Bim, Gue ke toilet dulu ya. Ganti baju. nggak enak masa mau nonton masih pake baju seragam." kata Kayla.


"Iya." kata Bimo.


Kayla pun beranjak dari tempat duduknya. dengan membawa barang-barangnya Kayla berjalan ketoilet.


lokasi toilet berada dilorong ruangan dekat dengan pintu belakang. Kayla masuk kedalam toilet. Saat sudah berada dalam kamar toilet Kayla pun mulai membuka paperbag yang diberikan pak Min tadi. Namun tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamar toiletnya.


"Sebentar.." kata Kayla.


Tok.. tok.. tok..


Orang diluar masih terus mengetuk pintu kamar toiletnya.


"Sebentar. bisa sabar nggak sih. Orang baru masuk juga." kata Kayla kesal.


Namun orang itu tetap tidak menghiraukan perkataan Kayla dna terus mengetuk pintunya. karena kesal Kayla pun mengurungkan niatnya mengganti pakaian dan membuka pintunya. terlihat dua orang dengan pakaian serba hitam lengkap dengan topi dan masker berdiri didepan pintu kamar toilet.

__ADS_1


"Kalian siapa?. Mau apa Kalian? jangan macem-macem ya. atau Gue teriak" kata Kayla panik.


Kayla jadi teringat dengan kejadian dua hari lalu saat Dia diikuti dua orang tidak dikenal. Belum sempat Kayla berteriak tiba-tiba seorang dari mereka membekap mulut Kayla dengan sapu tangan yang sudah diberi obat Bius. Hingga Kayla pun pingsan tidak sadarkan diri.


Seorang membopong Kayla dan seorang lagi membawa barang-barang Kayla sambil terus mengintai kondisi disekitar. Setelah dirasa aman mereka pun keluar dari Caffe tersebut dari pintu belakang. Kayla dibawa kedalam sebuah mobil yang diparkir tidak jauh dari Caffe tersebut.


......................


Didalam Bimo mulai gelisah. sudah lebih dari setengah jam Kayla tidak kunjung kembali dari toilet. Karena khawatir terjadi sesuatu Bimo pun menyusul ke toilet. Saat sampai di depan toilet keluar seorang wanita paruh baya.


"Maaf Bu apa di dalam masih ada orang?" tana Bimo.


"Didalam kosong. Cuman ada saya aja. Emang nyari siapa ya?" tanya Ibu itu.


"Saya cari Pacar saya." kata Bimo. yang dengan PD nya mengaku sebagai pacarnya Kayla pada ibu itu.


"Nggak ada dek. Kalau nggak percaya bisa dicek aja sendiri ke dalam. Kenapa nggak dihubungi aja pacarnya. Siapa tau Dia udah keluar dari tadi" kata sang ibu.


Karena penasaran Bimo pun mengecek kedalam Toilet. Dibuka satu persatu pintu kamar toilet. yang benar seperti ibu tadi bilang kondisi toilet kosong. tapi kemana Kayla. Bimo pun merogoh saku celanan dan mulai menghubungi Kayla.


Panggilannya terhubung namun tidak kunjung diangkat. Hal ini membuat Bimo resah. Bimo terus menghubungi Kayla namun tetap tidak diangkat.


hingga panggilan kelima nomor handphonenya tidak aktif. Bimo semakin takut terjadi hal buruk pada Kayla.


Bimo mulai menanyakan pada beberapa orang yang ada di Caffe tersebut siapa tau ada yang melihat Kayla keluar. bahkan Bimo meminta tolong pada pihak Manager untuk melihat CCTV Caffe. semua CCTV diperiksa tapi tidak melihat tanda-tanda Kayla keluar dari Caffe.


"Apa semua CCTV sudah diperiksa.?" tanya Bimo pada petugas


"Dari semua CCTV yang aktif sudah kita periksa tapi tidak menunjukan keberadaan teman Adek. Tapi ada Satu CCTV yang memang sedang rusak dan belum sempat diperbaiki" kata pihak Manager.


"CCTV yang dimana?" tanya Bimo.


"CCTV yang mengarah ke pintu belakang Caffe." kata pihak Manager.


"Jadi yang kearah lorong toilet cctv nya nggak aktif?" tanya Bimo frustasi.


"Iya dek" kata pak Manager.


Bimo semakin panik. Dia takut jika Ada yang menculik Kayla. dia khawatir pada Kayal. Terlebih dia sangat khawatir jika sampe keluarganya Kayla tau Kayla hilang. Pasti dirinya bakal mendapat masalah yang snagat besar. Belum lagi dia pasti akan di amuk oleh kakakna Kayla yang terkenal sangat galak.


Bimo keluar dari Caffe tersebut dan mencari keberadaan Kayla disekitar kawasan Caffe tersebut. berharap dia bisa menemukan Kayla.

__ADS_1


__ADS_2