Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Drama Malam Panjang.


__ADS_3

"Sudah?" tanya Albizar.


"Ya" jawab Kayla lirih.


Albizar pun berbalik badan. Dalam cahaya yang remang Albizar bisa melihat Kayla yang sudah menggunakan bathrobe sambil terus menunduk malu. sejurus kemudian Albizar langsung mengangkat Kayla.


"AAA.. Al....?" Kayla kaget.


"Aku tau kamu masih lemas karena ketakutan tadi. biar aku gendong sampe kamar." kata Albizar mulai berjalan.


"Ambil ponselnya" kata Albizar meminta Kayla mengambil ponsel Albizar yang tergeletak didekat westafel. dan Kayla pun mengambilnya.


Albizar pun terus berjalan sambil menggotong Kayla menuju ranjang. Kayla yang terpaku tidak bisa mengalihkan pandangannya dari sang suami yang lagi-lagi datang sebagai penyelamatnya. jantung Kala berdetak kencang tidak beraturan. sungguh berada di situasi seperti ini membuatnya merasa bingung sekaligus bahagia.


Albizar pun menurunkan Kayla diranjangnya secara perlahan. kemudian Albizar segera bangun dan berbalik untuk pergi karena dia merasa tidak sanggup jika harus berlama dalam situasi seperti ini. mengingat keduanya dalam keadaan tidak berbusana. ditambah bagian bawah tubuhnya seakan semakin berdenyut. Albizar takut tidak bisa mengendalikan dirinya mengingat keadaan keduannya yang bisa dikatakan setengah polos.


Namun Kayla langsung menggenggam tangan Albizar.


"Kamu mau kemana? tolong jangan tinggalin aku. aku takut." kata Kayla memohon tanpa sadar merubah panggilannya menjadi aku-kamu.


sungguh berat. rasanya Albizar tidak sanggup untuk terus disana mengingat betapa dirinya mulai dikuasi sebuah perasaan yang timbul dari dalam tubuhnya yang mendesak untuk seger tersalurkan. tapi dia tidak yakin akan bisa menyalurkannya disituasi saat ini. dia harus segera pergi untuk menuntaskannya. tapi dia juga dilema karena tidak bisa meninggalkan Kayla disituasi seperi saat ini.


"Aku mohon. Aku takut Al. tolong temani Aku disini" kata Kayla lirih.


Albizar pun menarik nafas dalam-dalam. dan kemudian mengehembuskannya. Albizar pun berbalik badan. lalu menatap Kayla yang terlihat jelas ketakutan dan penuh harap. Albizar tersenyum dan menganggukan kepalanya.


Albizar pun mangambil tepat duduk disisi ranjang. tepat disamping Kayla. Kayla masih terus menggenggam tangan kiri Albizar.


"Udah tenang ya. jangan takut lagi. Aku disini. Aku nggak akan tinggalin kamu. udah kamu tenang. jangan nangis." kata Albizar lembut. sambil terus mengusap lembut pipi Kayla yang basah oleh air mata.


seakan terkunci pandangan mereka beradu. Didalam mata Albizar, Kayla menemukan kedamaian dan rasa aman. Didalam netra bening Albizar, seakan membawa Kayla masuk kedalam dimensi lain. seakan membawanya untuk menyelami sosok lain Albizar yang tidak pernah dikenal oleh siapapun.


sementara didalam netra Kayla, seakan mampu menghipnotis Albizar. menarikanya semakin erat. yang membuatnya tidak bisa untuk berpaling darinya. kini jarak mereka semakin dekat, dna terus mendekat. tanpa sadar keduanya kini hampir tidak berjarak. bahkan keduanya bisa merasakan hembusan nafas satu-sama lainnya.


hingga netra Albizar mengarah pada Bibir Kayla. bibir lembut yang membuatny merasa candu setelah beberapa saat lalu dia berhasil menyesap manisnya bibir itu. hingga Albizar pun mengikis jarak keduanya. dan Albizar pun menempelkan bibirnya dengan bibir milik Kayla. hanya menempel. hi gga perlahan Albizar mulai mengecupnya.


perlahan dan pasti Albizar mulai menyesapnya dengan lembut. dan membuat Kayla terbuai akan permainan bibir Albizar pada bibir miliknya. tapi Kayla belum membalasnya. merasa tika ada balasan dari Kayla membuat Albizar mengentikan aksinya.


seketika lampu pun menyala. dan membuat keduanya kaget sekaligus canggung. Albizar pun mulai menarik dirinya. demikian dengan Kayla yang langsung memalingkan wajahnya karena malu. namun sepertinya hal ini membuat Albizar salah menangkap.

__ADS_1


"Maaf." lirih Albizar.


mendengar permintaan maaf Albizar seketika membuat Kayla langsung menatap kearah Albizar.


"Maaf, udah bersikap kurang ajar sama kamu. maaf Aku nggak maksud . maaf aku nggak bisa ngendaliin diri untuk nggak menci*m kamu. aku tau kamu mungkin marah atas apa yang aku perbuat ke kamu." kata Albizar dengan raut penyesalan.


Albizar bangkit berniat untuk pergi dari sana. karena merasa tidak akan sanggup menatap Kayla dengan wajah seperti saat ini.


namun lagi-lagi Kayla kembali menahan Albizar. Kayla memegang tangan kiri Albizar. namun Albizar yang masih malu atas tindaknnya enggan berbalik badan.


"Kamu mau kemana?. bukannya kamu udah janji nggak akan tinggalin aku. kamu janji Bakal ada disamping aku. sekarang kamu berniat pergi dan meninggalkan aku. meninggalkan dan mengingkari janji kamu, setelah apa yang kamu lakuin ke aku gitu?" kata Kayla.


Albizar diam.


"apa segitu nggak berharganya aku. sampai kamu ingin pergi begitu aja sebelum menuntaskan semuanya. kamu memulainya, tapi kamu langsung mengakhiri semuanya begitu saja." kata Kayla


tiba-tiba Albizar merasa otaknya berfikir lambat. dia sulit mencerna perkataan Kayla dengan baik.


"Apa aku tidak berarti apapun dihidupkamu sehingga kamu hempaskan aku setelah kamu bawa aku melambung dan kamu berita pergi begitu aja." kata Kayla lagi yang hampir tidak bisa menyembunyikan kesedihannya


seketika Albizar berbalik badan dan kembali duduk berhadapan dengan Kayla. Albizar langsung menarik Kayla kedalam pelukannya. begitu erat pelukan keduannya.


mendengar kata cinta dari Kayla seketika Albizar langsung menatap Kayla. Kayla mengangguk sambil tersenyum. dan hal ini membuat Albizar langsung mendaratkan ci*man dibibir Kayla. keduanya kembali berci*man. dan kali kali ini Kayla turut membalas ci*man itu. bukan sekedar saling menempel. keduanya saling mel*mat, menyesap. Ci*man itu semakin lama semakin menggebu, membuat keduanya semakin terbakar gairah.


hingga dirasa Kayla mulai kehabisan nafas. Kayla pun memukul dada Albizar agar melepaskan pagutan mereka.


"Hhhhuuuhhhffff hhuuuhhhff... Kamu gila ya. hampir aja aku mati kehabisan nafas." kata Kayla sedikit kesal.


"Maaf. aku terlalu bahagia." kata Albizar


"Ya tapi kalau gitu caranya. bisa mati kehabisan nafas kita berdua. kan nggak lucu." kata Kayla sambil cemberut.


"Hehehe... namanya juga kesenengan abis ditembak sama bidadari cantik. siapa coba yang nggak seneng." kata Albizar.


seketika membuat pipi Kayla merona. bisa-bisa Albizar menggombal.


"Alah Gombal." kata Kayla. berusaha menyembunyikan perasaan nya yang berbunga-bunga.


"Makasih ya. tapi kamu seriuskan sama yang kamu bilang tadi?" kata Albizar meyakinkan.

__ADS_1


dahi Kayla mengkerut. bisa-bisa dia masih bertanya setelah apa yang mereka lakukan.


"Menurut kamu?" tanya Kayla sedikit kesal


seketika Albizar langsung menyerang bibir Kayla lagi. pagutan itu begitu lembut namun menuntut. membuat Kayla terbuai dan ikut membalas aksi Albizar. keduanya begitu hanyut dalam menyalurkan perasaan mereka satu sama lain.


perlahan tangan kiri Albizar mulai bergerilya menyusuri perut Kayla. dan perlahan melepas tali bathrobe Kayla. tangan itu berhasil menyelinap kedalam bathrobe dan berhasil menyentuh kulit perut Kayla. seketika membuat Kayla meremang.


perlahan namun pasti tangan itu mulai naik menyusuri dua gundukan kenyal dan mulai bermain-main disana. memilin dan meremas. mendapat dua serangan sekaligus membuat tubuh Kayla semakin terbakar gairah.


"Boleh aku menyesap dua benda ini?" kata Albizar sambil menatap mata Kayla dengan penuh harap. dan seketika Kayla mengangguk.


tanpa menunggu waktu Albizar langsung menuju dua benda yang akan menjadi favoritnya. mulutnya begitu aktif menyesap dan tidak lupa menyesap sambil meninggalkan jejak disana. sedangkan tangannya juga terus memberikan rangsangan pada gundukan yang lainnya.


"Eemmmmhhhhhh...Ahh.. Al... stooppp" Kayla mendesah tidak mampu menahannya.


Albizar pun perlahan membaringkan tubuh Kayla. dan Albizar berada diatasnya sambil terus memberikan rangsangan yang membuat Kayla tidak bisa menahan desahannya. kedua tangan Kayla terus meremas sprei sambil terus mendesah.


satu tangan Albizar turun kebawah. menyusuri gundukan di bawah yang begitu mulus tanpa bulu. sepertinya Kayla begitu merawat bagian penting tubuhnya ini. sambil terus bermain dengan bagian tubuh atas, tangan Albizar mulai meraba dibagian bawah. hal ini membuat Kayla merasa seperti tersetrum. seakan ada aliran listrik yang menyerang tubuhnya.


"Sudah Basah sayang. boleh kah aku melakukannya?" tanya Albizar.


Albizar tetap meminta izin pada Kayla untuk melakukanna. dia tidak ingin nantinya Kayla membenci dan berfikir albizar memanfaatkannya. andai Kayla meminta Albizar untuk berhenti. maka Albizar akan berhenti. walau pun sudah pasti itu akan membuat Albizar tersiksa. karena sungguh nafsunya sudah ada diujung. tapi dia tidak akan memaksa.


"Tapi aku takut Al. katanya kalau pertama akan sakit banget. sedangkan ini kali pertama buat aku. dan aku nggak tau harus berbuat gimana." kata Kayla yang memang takut. menurut cerita dari orang, dan buku yang dia pernah baca. akan terasa sakit saat pertama kali melakukannya.


Albizar tersenyum. laluencium kening Kayla sejenak.


"ini juga pertama buat aku. kamu tau itu. kamu tenang aja. aku akan lakuin perlahan-lahan. ya mungkin akan sedikit sakit tapi setelahnya kamu akan merasa nikmat. kata orang kayak gitu." kata Albizar


setelah itu Kayla pun mengangguk. dan Albizar pun tersenyum.


"kita mulai bacaan doa ya." kata Albizar.


keduanya pun mulai melafalkan doa sebelum memulai ibadah halal untuk pertama kalinya. sungguh keduanya tidak pernah menyangka akan tiba saat seperti saat ini dalam kehidupan mereka. Dan malam ini pun menjadi saksi sepasang suami-isteri muda yang sedang melakukan ibadah halal mereka untuk pertama kalinya setelah beberapa bulan pernikahan mereka. mereka menghabiskan malam-malam panjang mereka dengan penuh gairah dan juga cinta tentunya.


***** hai readers. author mau minta maaf karena jarang update karena kesibukan author. terimakasih untuk kalian yang setia memmbaca kelanjutan karya author. dan sebagai permintaan maaf. hari ini author double up. maaf part ini, untuk orang yang sudah cukup umur. yang belum cukup bisa skip aja. dna mohon maaf jika tidak berkenan.


selamat membaca. 🙏🙏🙏🙏***************

__ADS_1


__ADS_2