Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Saya Bersedia 1


__ADS_3

"Kay,.. Kayla." panggil Kintan.


Akyla kaget. tanpa sadar sedari tadi Kayla asik melamun sambil mengaduk-aduk baksonya.


"Loe kenapa sih Kay. Diperhatiin dari tadi bengong terus. itu baso dimakan diaduk-aduk terus keburu dingin. mana enak tar" kata Kintan


"Iya Kay. Gue perhatiin udah tiga hari ini Loe berubah deh sikapnya. Dingin, cuek dan suka ngelamun. kadang kalau kita ajak ngomong juga suka nggak nyambung. Loe ada masalah?" kata Syahnaz.


Kayla diam. Dia tau apa yang dikatakan kedua sahabatnya benar. tapi rasanya dia tidak bisa menceritakan apa yang mengganggu pikirannya tiga hari ini. Benar sudah tiga hari ini pikirannya tidak tenang. Kayla sendiri bingung apa yang terjadi pada dirinya. kenapa dia jadi seperti ini. Tidak mungkin hanya karena penolakan Albizar tiga hari lalu Dia menjadi seperti ini. Dia sendiri tidak begitu menginginkan pernikahan itu terjadi. Tapi kenapa kini Dia seperti ini.


Berulang kali Kayla terus menyangkal tentang perasaannya. Dia meyakinkan dirinya jika Dia tidak benar-benar berharap jika Albizar akan menyetujui permintaan sang ayah. Namun entah kenapa Dia sendiri ragu dengan hatinya.


"Kay..yah dia malah bengong lagi. Kayla.." kata Kintan.


"Iya Kintan. Gue denger kok. nggak usah pake teriak-teriak segala . Engak malu apa diliatin sama anak-anak yang Laen ?" kata Kayla.


Kintan dan Syahnaz melihat kesekeliling kantin. ternyata bener para murid sedang melihat kearah mereka. Syahnaz dan Kintan menjadi tidak enak hati pada mereka.


Tiba-tiba Bastian, Iqbal, dan Albizar berdiri didekat meja makan mereka. Terlihat tangan Albizar yang dipegangi Iqbal seolah menegaskan jika Albizar dipaksa mereka untuk menghampiri meja makan Kayla dan kedua temannya. Yang kebetulan hanya ada didekat mereka kursi kosong yang lainnya sudah terisi.


Melihat Albizar Kayla berniat berdiri tapi tangannya ditahan sama Syahnaz. Dan terpaksa Kayla tetap duduk ditempatnya..


"Boleh kita ikut gabung duduk disini? soalnya cuma ini bangku yang kosong" kata Bastian.


Syahnaz dan Kintan langsung mengangguk. Kayla terlihat kesal pada kedua sahabatnya itu. Kenapa langsung mengangguk?. Tapi Syahnaz dan Kintan memberi kode pada Kayla untuk mengizinkan mereka. dan terpaksa Kayla pun tidak bisa mencegahnya.


Bastian, Iqbal dan juga Albizar pun duduk disana. Albizar duduk tepat dihadapan Kayla. dan hal ini membuat mood Kayla menjadi berantakan. Kayla pun dengan kesal menuangkan beberapa sendok sambal kedalam mangkok ya. Mereka melongok melihat Kayla yang terus menuangkan sambal kemangkok baso nya.


"Kay.. itu Loe nggak salah makan baso sambelnya sebanyak itu?" tanya Iqbal khawatir.

__ADS_1


"ini baso Gue kan? yang makan Gue. Terus apa masalahnya?" kata Kayla.


Iqbal pun diam. Mereka pun tidak bisa berkata-kata lagi. Melihat mood Kayla yang akhir-akhir ini naik turun secara tiba-tiba. Syahnaz dan Kintan pun tidak ingin berkomentar yang nantinya hanya akan membuat mood Kayla semakin hancur.


Kayla menghabiskan basonya dengan cepat. dan hal ini membuat teman-temannya melongok. Kayla berdiri.


"Mau kemana Kay?" tanya Bastian


"Ke kelas" kata Kayla dingin.


"Yah kok kekelas sih. kan makanan kita belom abis. lagian masih ada waktu juga sebelum masuk. kita ngobrol dulu" kata Bastian.


"Nggak. Gue mau kekelas. Naz, Tan. Loe berdua abisin aja makanan Loe. Gue duluan ya." kata Kayla


Kayla pun tetap pergi kekelas sendirian. Albizar Yang sedari tadi hanya diam saja. cuman bisa diam-diam memperhatikan. sikap dan kepergian Kayla. Albizar tau alasan kenapa Kayla cepat-cepat abisin makannya karena dia nggak mau lama-lama ada didekat Albizar. Kayla sengaja menjauh dan sebisa mungkin tidak ingin berurusan lagi dengannya.


...****************...


"Kita langsung pulang aja Pak. Kay capek. pelajar hari ini bener-bener ngures otak. rasanya Kay pengen rebahan di rumah." kata Kayla


"baik Non." kata Pak Min.


mobil sedan berwarna hitam itu pun melaju melewati jalanan ibu kota. kebetulan hari ini lalu lintas lancar dan terbilang senggang. mobil pak Min pun melaju dengan kecepatan sedang.


Tiba-tiba pak Min menginjak rem secara mendadak. membuat Kayla sedikit terpental kedepan.


"aduh pak. Hati-hati dong. kenapa rem mendadak sih?" kata Kayla sambil mengusap-usap jidadnya yang terasa sakit karena terpentok jok depan.


"Maaf Non. didepan ada orang yang cegat kita." kata Pak Min

__ADS_1


Kayla pun panik karena ada 4 orang yang sedang menggedor pintu kaca mobilnya. mereka memakai masker dan topi. sehinga Kayla tidak bisa melihat wajah mereka. Perasaan Kayla pun menjadi takut. Kayla segera mengirim pesan pada sang Papa dan juga kakaknya. Kayla semakin ketakutan saat mereka membawa batu dan bersiap memecahkan kaca mobil.


Prankkkk... (suara pecahan kaca)


"Aaaa..." Kayla teriak ketakutan


"Non.. Non didalam aja ya. biar Pak Min yang keluar. non kunci pintunya. Non jangan keluar. Non minta pertolongan ya sama siapapun. inget Non jangan keluar apapun yang terjadi." kata Pak Min


"Pak Min hati-hati pak."


Pak min pun keluar dari dalam mobil. Dan Kayla pun langsung mengunci pintu mobilnya sesuai perintah Pak Min. dari dalam Kayla melihat Pak Min sedang berbicara dengan orang-orang tidak dikenal itu. Namun tiba-tiba mereka memukuli Pak Min. Pak Min berusa melawan. Namun apalah daya Pak Min seorang diri yang sudah tua harus kalah menghadapi mereka yang beramai-ramai. Terlebih mereka membawa benda tajam.


Salah satu dari mereka pun menusuk perut pak Min dengan belati. hingga perlahan tubuh Pak Min ambruk tidak sadarkan diri. Melihat Pak Min ditusuk membuat Kayla semakin ketakutan.


"Ya Allah tolong Kay. Ya Allah. bantu Kay. kirim orang yang bisa bantu Kay ya Allah. Kay takut.. Dad.. Kak Ken.. cepat datang. tolong Kay. Kay takut kak." kata Kayla.


Keempat orang tidak dikenal itu terus menggedor kaca mobil Kayla dan meminta Kayla keluar dan mengancam akan memecahkan kaca mobilnya. Kayla semakin panik ketakutan.


"Buka.. cepet Buka.atau kita pecahin nih kacanya. Buka.." kat orang itu sambil terus menggedor kaca mobilnya.


tak lama salah seorang pun memecahkan kaca mobilnya lagi.


"AAAAAAA...." Kayla teriak ketakutan.


Dengan perasaan takut Kayla pun memutuskan membuka pintu mobilnya dan keluar dari mobil. Seketika mereka langsung menyeret Kayla untuk ikut bersama mereka.


"Kalian siapa? kalian mau apa? siapa yang nyuruh kalian." kata Kayla.


"Husssttttt.... Diem. Loe mending ikut kit aja dari pada banyak omong" kata salah satu dari mereka.

__ADS_1


"Denger kalian dibayar kan buat nyulik saya. gini saya akan bayar kalian 5x lipat lebih besar dari yang dibayar orang itu ke kalian. tapi tolong lepasin saya." kata Kayla berusaha menegosiasi.


Terlihat mereka mulai memikirkan tawaran Kayla. tapi kemudian mereka tetap membawa Kayla. Mereka memaksa Kayla untuk masuk kedalam mobil mereka.


__ADS_2