
"Al.. bangun Al .." kata Bastian.
Jam sekolah sudah selesai. Bastian dan Iqbal pergi ke UKS untuk melihat keadaan Albizar. Saat sampai di UKS mereka melihat Albizar sedang tertidur diranjang. Albizar bangun saat Bastian membangunkannya.
"Gimana Perut Loe masih sakit?" tanya Bastian.
"Dikit. Thanks ya udah bawain tas sama jaket Gue." kata Albizar.
"Loe hari ini izin aja ya jangan ke arena sirkuit. Perut Loe juga masih sakit." kata Iqbal.
Albizar bangun. Dia menggunakan jaketnya. Dan turun dari ranjang. Kayla yang mendengar obrolan Albizar dan kedua sahabatnya kini tau kalau Albizar sakit perut. Kayla bangun. Cairan infus nya juga sudah habis. dan badannya juga sudah lebih baik walau masih sedikit lemas.
saat tirai pembatas itu dibuka Albizar dan Kayla bertatapan. Albilega karena wajah Kayla Sudah tidak lagi pucat. tapi justru Kayla yang khawatir sekarang. apa benar Albizar sudah sembuh sakit perutnya.
"Kay.. gimana keadaan loe udah mendingan?" tanya Syahnaz.
Syahnaz dan Kintan datang membawa tas milik Kayla.
"Sorry ya. tadi kita mau temenin Loe disini. tapi dilarang sama Bu Eni. Tapi Loe udah nggak apa-apa kan?" kata Kintan.
"Iya badan Gue udah Segeran kok. Thanks ya." kata Kayla.
"Anytime Kay." kata Syahnaz.
"Loh kalian bertiga disini?" kata Kintan heran.
"Iya. perut Al sakit tadi waktu pelajaran kimia. dia istirahat disini. makanya kita kesini jemput dia sambil bawa tasnya." kata Bastian.
"owhh. Ternyata seorang Albizar bisa sakit juga ya" kata Syahnaz mengejek.
"Husssttttt. nggak boleh gitu." kata Kayla.
Albizar tidak menanggapi kata-kata Syahnaz. dan memilih meninggalkan ruang UKS. Saat sampai di depan ruang UKS, Albizar berpapasan dengan Bimo. Albizar mengira jika Bimo kesana untuk melihat Kayla. Bimo berhenti saat melihat Albizar, Bastian dan Iqbal keluar dari ruang UKS.
"Kalian kok disini?" tanya Bimo heran.
"Loe sendiri ngapain disini." jawab Iqbal sinis.
"Gue mau liat cewek Gue. kata temennya Cewek Gue pinsan pas jam pelajaran olahraga." kata Bimo.
__ADS_1
Albizar, Bastian dan Iqbal kaget. Jika benar cewek yang dimaksud adalah Kayla. Berarti Kayla dan Bimo berpacaran. Albizar terlihat mengepalkan tangannya. berusaha menekan perasaannya. entah kenapa dia kesal saat mendengar Kayla adalah kekasihnya Bimo.
Kayla keluar dari ruang UkS sambil dituntun oleh Syahnaz dan juga Kintan.
"Ya ampun sayang. Gimana keadaan Kamu?. Aku denger Kamu pingsan.. Kenapa kamu nggak kabarin Aku sih?" kata Bimo
Entah kenapa perasaan Kayla jadi tidak enak. Kayla merasa bersalah saat Bimo memanggilnya saya didepan Albizar. Kayla melihat raut wajah Albizar berubah dingin. Seakan dia sedang menahan sesuatu. Kayla sendiri merasa kesal saat Bimo memanggilnya sayang. Kayla terus melihat kearah Albizar. Namun Albizar memutuskan pergi begitu saja. Kayla sendiri ingin mencegahnya namun dia bingung apa alasannya menahan Albizar dihadapan temen-temennya. Dia takut jika nanti Albizar malah mengacuhkannya dan membuatnya malu dihadapan temannya. Akhirnya Kayla membiarkan Albizar peri bergitu saja.
"Tutup mulut Loe. jangan pernah panggil Gue sayang. jijik gue dengernya." kata Kayla memarahi Bimo. saat Albizar sudah pergi.
"Kenapa sih Kay. Aku beneran khawatir sama Kamu. Aku tau Kamu masih marah sama Aku gara-gara kejadian waktu itu. tapi Aku juga udah minta maaf. dan semua itu terjadi bukan karena keiinginan Aku. please maafin Aku ya?." kata Bimo.
"Tutup mulut Loe. jangan pernah bahas masalah itu lagi didepan Gue. Gue minta Loe jauh-jauh dari Gue. dan jangan pernah ganggu Gue lagi !!!." kata Kayla.
Bimo mengenggam tangan Kayla. dan terus berusaha membujuknya. Kayla pun berusaha melepaskan tangannya.
"Lepasin nggak. Loe nggak denger Dia bilang apa?" kata Syahnaz kesal.
"Loe berdua jangan ikut campur. ini urusan Gue sama Kayla." kata Bimo.
"Kayla sahabat kita. kalau Loe nyakitin Dia sama aja Loe cari gara-gara sama kita." Kata Kintan.
"Udah deh. Loe berdua jangan ikut campur. Gue nggak mau kasar sama Loe berdua. Gue cuma mau ngomong aja sama Kayla. Gue cuma mau pastiin kalau Kayla nggak apa. apa salah kalau Gue perduli sama Kayla" kata Bimo.
"Kay. Aku mohon. Aku nggak ada niat buruk sama Kamu. Aku justru khawatir sama Kamu. Kita periksa dulu ya ke dokter. Aku khawatir sama kamu" kata Bimo.
Bimo terus Memohon dan memegang tangan Kayla dan Kayla berusaha untuk melepaskannya.
"Lepas Bim.. Gue sakit. Gue mau pulang." kata Kayla lemah. kondisinya yang lemas membuat Dia tidak bertenaga untuk melawan Bimo.
Bimo terus berusaha membujuk Kayla. Ynamun Kayla terus Menolaknya.
"Lepasin Bim. Loe nggak liat kondisi Kayla masih lemas. dyia butuh istirahat. Kalau Loe terus paksa Dia Yang ada kondisinya makin lemah." kata Syahnaz.
""Lepas Bimo. lie nggak denger apa kata mereka." Albizar yang tiba-tiba sudah ada dibelakang Bimo.
Bimo berbalik.
"Loe ngapain masih disini?. Gue minta Loe nggak ikut campur." kata Bimo.
__ADS_1
"Loe cowok apa Ban*I ? nggak liat kondisi Kayla yang masih lemah." kata Albizar.
"Gue bilang Loe jangan ikut campur." kata Bimo membentak Albizar.
Albizar tersenyum sinis saat Bimo membentaknya. Dia tidak pernah takut sama sekali dengan gertakan Bimo.
"Selama Loe masih gangguin Kayla. Loe masih maksa Kayla, itu artinya Loe berurusan sama Gue." kata Albizar.
Kayla , Syahnaz dan Kintan tidak percaya dengan apa yang dikatakan Albizar. seorang Albizar datang untuk membela Kayla. Syahnaz dan Kintan merasa jika Albizar memang suka sama Kayla.
"Emang Loe siapanya Kayla Ha?! sampe ngelarang Gue buat deketin Kayla. Loe pacarnya Kayla ha?" kata Bimo.
Entah kenapa perasaan Kayla berdebar. Menantikan jawaban Albizar. entah Kenapa Kayla berharap Albizar menjawab Ya.
Albizar tersenyum sinis.
"Gue cowok. dan Gue nggak suka liat cowok yang suka maksa cewek. apa lagi sampe maen kasar. dan lagi nggak harus jadi cowoknya buat bisa nolongin seorang cewek. Gue rasa sebagai ketua OSIS seharusnya Loe bisa ngasih contoh yang baik buat siswa lainnya. bukan justru bertindak arogan sesuka Loe." kata Albizar.
"banyak ba**t Loe!!." Bimo langsung menyerang Albizar.
Perkelahian pun tidak bisa dihindari. Beberapa kali Bimo menyerang Albizar memukul dan menendang. Beberapa pukulan berhasil ditangkis. Tapi sayangnya tendangan yang mengarah ke perut Albizar tidak bisa Dia hindari. perut Albizar yang semula sakit semakin terasa sakit. tapi bukan Albizar namanya yang mudah menyerahkan dikalahkan. akhirnya Albizar bisa membalikkan keadaan. Albizar bisa mengalahkan Bimo.
"Awas Loe. inget urusan kita belom selesai !!." Bimo pergi dengan perasaan kesal dan marah.
"Gue tunggu. Kapan Loe mau selesai urusan kita." kata Albizar menantang balik.
Albizar berjalan kearah Kayla, Syahnaz dan Kintan.
"Biar Gue anter Loe pulang". kata Albizar pada Kayla.
Lagi-lagi tingkah Albizar membuat Kayla, Syahnaz, dan Kintan terkejut. seorang Albizar mau bertengkar demi membela wanita, bahkan mau mengantar wanita tersebut pulang. entah kejutan apa lagi yang akan Albizar lakukan yang membuat mereka menganga.
"Kenapa diem? apa Loe lebih milih dianter sama Bimo?" kata Albizar dingin.
"Hah? ya enggak lah!" kata Kayla.
Sebenarnya Kayla sendiri masih tidak menyangka Kalau Albizar mau mengantarnya pulang. Suatu keajaiban. tapi Kayla bingung. sebenarnya dia mau diantar Albizar pulang Tapi dia pasti sudah dijemput sama sopir. dan pasti supirnya sudah menunggu di parkiran.
"Terus?" Albizar bertanya.
__ADS_1
"Daddy udah nyuruh sopir buat jemput. dan mungkin sekarang Dia udah nunggu diparkiran." kata Kayla ragu.
"Oh ." kata Albizar.