
"Kay.. kita sarapan yuk. semua udah nunggu kamu." ajak Ka Kesya.
tatapan Kayla kosong. dia tidak merespon ajakan sang Kakak.
"Kay.. Kayla.." Kata Kesya lembut
Kayla tersadar dari lamunannya. Kayla memperhatikan sekelilingnya. ini adalah kamarnya. namun entah kenapa dia merasa takut setelah semalam seakan dia melihat laki-laki jaDikamarnya.
"Kita sarapan yuk. semua udah pada nunggu kamu buat sarapan bereng. " ajak Kak Kesya.
Kayla menggelengkan kepala. Kesya pun duduk disamping sang adik.
"Kenapa?" tanya kak Kesya
Kayla menunduk. Kesya menangkat dagu Kayla agar sang adik menatapnya. Kayla menangis. Kesya bisa meliahta jelas dari sorot matanya jika Sang adik saat ini masih ketakutan. Kayla terlihat takut keluar dari kamarnya. Bahkan didalam rumahnya sekali pun. Kesya pun menarik Kayla kedalam pelukannya.
"Jangan Takut ya. Semua udah baik-baik aja." kata Kesya berusaha memberikan sugesti baik pada sang adik.
" Gimana kalau nanti laki-laki itu kembali Kak. dia jahat banget Kak. dia bentak-bentak Kay, dia pukulin Kay, dia Tampar Kay dan Dia.. dia juga mau perkosa Kay.." kata Kayla kembali menangis ketakutan sambil gemetar.
Kesya pun memeluk Kayla dengan erat. berharap pelukannya ini bisa membuat Kayla tenang dan merasa lebih baik. tak berapa lama Mama Via, Pak Hans dan Kenzo masuk kedalam Kamar Kayla. mereka kaget saat melihat kembali menangis dalam pelukan Kesya.
"Kenapa sayang?" tanya Papa Hans.
"Kay masih takut Pah buat keluar Kamar." Kata Kesya.
"Sayang.." mama Via langsung duduk dan mengusap lembaut pundak Kayla.
__ADS_1
Kayla masih ketakutan. Kejadian yang menimpanya sangat membekas dibenaknya. Membuat jiwanya berguncang. Dan emnaglami tekanan batin yang sangat hebat. Seluruh keluarganya merasa sedih karena Kayla masih teringat kejadian yang menimpanya.
"Pah, Mah gimana biar Kayla sarapan disini aja. biar Kesya yang temenin. kebetulan hari ini Kesya shift siang." kata Kesya.
"Yasudah nanti biar Papa minta si mbok bawakan sarapan buat Kay kekamar." kata Papa Hans.
Kayla pun makan di dalam Kamarnya.
Pak Hans, Mama Via dan Kenzo pun makan di meja makan. Mereka sangat khawatir pada Kayla. terlebih Kayla tidak ingin keluar dari kamarnya. mereka takut jika hal ini membuat Kayla trauma. Pak Hans pun memutuskan untuk mengajak Kayla berkonsultasi pada Psikiater. Mereka berharap dengan bantuan dari psikiater bisa membantu Kayala bangkit dari keterpurukannya.
...****************...
"Kayla.." seru Syahnaz dan Kintan.
Setelah mendapat kabar dari orang tua Kayla bahwa Kayla sudah berhasi ditemukan. Syahnaz dan Kintan memutuskan untuk menjenguk Kayla. orang tua Kayla juga sudah bercerita tentang Kayla yang sering nangis dan ketakutan. Harapan orang tua Kayla semoga saja dengan keberadaan sahabat-sahabatnya Kayla bisa bangkit dari keterpurukannya.
Syahnaz dan Kintan pun masuk kedalam kamar Kayla. Mereka pun langsung memeluk Kayla. tapi Kayla masih tetap tidak merespon ataupun membalas pelukan kedua sahabatnya itu.
"Kay.. Kita Khawatir tau saat Bimo bilang Loe ilang. Gue sama Kintan ikut nyari Loe. Gue bersyukur banget saat Om sama Tante kasih kabar kalau Loe udah ketemu. Gue seneng banget." kata Kintan.
Kayla hanya tersenyum tipis. Kayla tetap terlihat waspada. dia seakan sedang mengamati keadaan diseki.
"Kay Loe Oke?". tanya Syahnaz saat melihat tingkah Kayla
Kayla mengangguk kecil. Tapi Syahnaz dan Kintan merasa Jika Kayala tidak baik-baik saja. Kayla lebih banyak diam. Kayla yang ceria kini berubah menjadi murung. tidak banyak bicara dan terlihat cemas dan selalu waspada. Syahnaz dan Kinta berfikir keras bagaimana caranya agar Kayla yang dulu ceria bisa kembali lagi. Syahnaz dan Kintan mengajak Kayla melakukan hal kesukaaan mereka sat berkumpul bersama. tapi lagi-lagi Kayla menolak.
Melihat putri mereka yang murung membuat Pak Hans dan Mama Via khawatir. bahkan setelah Kayla berkonsultasi dengan psikiater. nampaknya masih belum memberikan pengaruh yang besar. Karena hari sudah malam. Syahnaz dan Kintan pun berpamitan untuk pulang. karena Besok adalah hariekolah keduanya tidak diizinkan menginap oleh kedua orangtua mereka meskipun mereka sangat ingin menginap dirumah Kayla.
__ADS_1
Setelah kepulangan sahabatnya Kayla kembali murung didalam kamarnya. Kayla terus meringkuk ditempat tidurnya. dan Kayla kembali nangis.
"Sayang jangan begeini dong. Kamu harus bisa lewati ini. Mommy, Daddy, Kak Ken, Kak Kesya kita sedih dan khawatir liat kamu yang seperti ini. semua sudah baik-baik saja. Daddy juga udah pastiin penjahat itu dihukum dengan setimpal. Kay ngomong apa yang harus kita lakuin biar Kay bisa kayak dulu lagi." uacap lembut Mama Via.
Melihat Keluarganya yang sedih melihatnya yang seperti ini membuat Kayla juga sedih. sebisa mungkin dia harus bisa menyembunyikan rasa takutnya dihadapan keluarganya.
"Kay nggak apa-apa Mom. Kay mau tidur ya. Mommy Daddy dan Kakak' istirahat juga ya. Night." kata Kayla.
"Mommy temenin ya sayang?" tawar Mama Via.
Kayla menggelengkan kepalanya.
"Kay yakin bisa tidur sendiri?" tanya Mama Via.
"Iya Mom." kata Kayla mengangguk.
Mama Via menengok kearah sang suami. Pak Hans mengangguk.
"Ya udah. nanti kalau ada apa-apa kamu panggil mommy aja ya." kata Mama Via
akhirnya mereka keluar dari kamar Kayla saat Kayla berpura-pura tertidur. setelah mereka keluar Kayla kembali membuka matanya. Kayla kembali meringkuk dan menangis. namun sebiymungkin Kayla tidak mengeluarkan suara tangisan agar keluarganya tidak tau jika Kayla sedang menangis. dan Kayla pun terjaga sepanjang malam.
...****************...
Satu minggu berlalu. Kayla masih enggan untuk keluar rumah. bahkan untuk keluar kamar pun hanya sesekali. dan itu pada saat dia makan bersama keluarga ya. wajah ceria Kayla kini sudah tidak mengisi keluarga ini. keluarga ini seakan kehilangan cahaya dan keceriaannya semenjak kejadian buruk menimpa princess kecil di keluarga ini.
Berbagai cara sudah dilakukan Pak Hans dan keluarga. mengajak liburan bersama. pergi jalan-jalan, atau bahkan sekedar barbeque an di halama rumah pun Kayla menolaknya. bahkan Sahabat-sahabatnya Kyla. yaitu Syahnaz dan Kintan pun selalu datang kerumah Kayla sekedar untuk mengajak cerita Kayla. berharap dengan seperti. itu bisa sedikit mengalihkan pikiran Kayla akan kejadian buruk yang menimpanya.
__ADS_1