
"Tuh Kak Al" kata Kinara.
seketika Kayla pun langsung menengok kebelakang. terlihat Albizar yang sedang berjalan kearahnya sambil menenteng kantong berisi minuman dan juga makanan. meliahta hal ini Kayla menjadi cemas dia takut jika Kinara akan membocorkan hal ini. walau Kinara sudah berjanji tapi entah kenapa Kayla masih belum bisa sepenuhnya percaya dengan Kinar.
"Sorry ya. tadi Gue beliin ini dulu. Gue tau Loe haus. nih diminum dulu." kata Albizar smanil emmebrikan cup berisi minuman .
"Thanks." kata Kayla sambil emngambil minuman itu.
"Duh Kak Al perhatian banget sih Sama kak Kayla. ternyata diluarnya aja Kak Al cuek dingin. nggak tauna pertahian banget sama kak Kayla." kata Kinar.
Albizar yang baru menyadari ada Kinara diantara mereka sedikit bingung. seketika menatap Kayla. dan Kayla seakan memberikan isyarat pada Albizar.
"Loe juga disini." kata Albizar.
"Iya Kak. tadi Aku liat Kak Kayla sama Kak Albizar asik main lempar kaleng. terus main permainan lain juga. tapi aku juga liat Kak Kayla keliatan cari-cari Kaka Al karena kak Al yang tiba-tiba ngilang." kat Kinara
Albizar mengangguk. tapi Kayla masih terlihat cemas. dan Albizar Tau apa yang membuat Kayla cemas.
"Tenang Kak. Aku nggak bakal bilang ke siapapun kok tentang kalian. kalian bisa pegang omongan aku." kata Kinara seakan menjawab semua kecemasan Albizar dan Kayla.
Albizar menganggukan kepalanya.
"Kak Al. tolong dong dijagain Kak Kay nya. jangan ditinggal-tinggal nanti kalau ada yang godain Kak Kay gimana? nanti Kak Al repot loh, kalau isterinya sampe ke cantol sama cowok ganteng disini." kata Kinara mengingatkan sambil tersenyum penuh meledek.
Albizar yang sempat kaget karena Ternyata ada orang lain yang tau hubungannya dengan Kayla. pantas saja Kayla begitu khawatir. tapi Albizar yakin jika Kinara orang yang bisa dipegang kata-katanya.
"Udah Malem Kay. pulang yuk" kata Albizar
__ADS_1
...****************...
setibanya Dirumah Albizar dan Kayla masuk kedalam kamar mereka masing-masing. meskipun hubungan mereka berangsur membaik. mereka tetap tidur dikamar yang terpisah.
Albizar baru saja keluar dari kamar mandi sehabis membersihkan badannya. Albizar yang masih menggunakan Handuk yang melilit di pinggang yang hanya menutupi bagian pinggang hingga lututnya. Albizar segera berjalan kelemari untuk mengambil pakaiannya.
tiba-tiba lampu kamar padam. semua nampak gelap. sepertiny memang terjadi pemadaman listrik. Albizar pun berjalan sambil meraba sekitar untuk mencari ponselnya yang tadi dia letakan di meja disamping tempat tidurnya. akhirnya dia pun dapat.
"AAAAA" kayla berteriak.
tiba-tiba Albizar mendengar samar-samar suara teriakan dari kamar Kayla.karena panik Albizar segera berlari ke kamar Kayla sambil membawa ponselnya. Albizar menyoroti kamar Kayla yang kosong dengan senter dari ponselnya.
Albizar pun berjalan ke pintu kamar mandi. terdengar dari dalam kamar mandi suara Isak tangis Kayla. tanpa berpikir panjang lagi albizar segera membuka pintu kamar mandinya. namun sayang pintu itu terkunci.
"Kay.. Kamu nggak apa-apa? Kay.. Kayla.." kata e sambil mengedor pintu kamar mandi
tidak ada jawaban dari Kayla yang terdengar hanya suara Isak tangi.
"Kay buka pintunya. jangan bikin aku khawatir. Buka pintuny Kay, atau aku dobrak nanti pintunya." kata Albizar
masih tidka ada jawaban dari Kayla. hal ini membuat Albizar semakin khawatir. mengingat Kayla pernah mengalami kejadian buruk yang emmbautnya trauma dengan kegelapan. tanpa berfikir panjang Albizar pun berusaha mendobrak pintu kamar mandinya.
5 kali Albizar membanting kan badnanya untuk membuka pintu itu. tapi syanagnya pintu belum terbuka juga. sedangkan suara Isak tangis Kayla semakin terdengar jelas. Albizar berniat memanggil para pengawal dibawah namun seketika ia urungkan niatnya. dia pun mencoba sekali lagi untuk menendnagnya sekuat tenaga. dan akhirnya pintu pun terbuka.
saat pintu terbuka keadaan yang gelap Albizar pun segera mengarahkan senter ponselna mencari disekeliling kamar mandi. betapa kagetnya Albizar saat melihat Kayla yang sednag meringkuk dibawah sower smabil menangis ketakutan.
"Kayla. tenang ya. ini aku Al." kata Al berusaha menenangkan Kayla.
__ADS_1
Kayla tidak menggubris perkataan Albizar. Kayla masih terus menangis. Albizar pun segera menarik Kayla kedalam pelukannya. beruntung Kayla tidak menolak ataupun brontak.
"Tenang sayang. ada aku disini. kamu jangan takut." kata Albizar sambil terus mengelus kepalanya.
Kayla yang masih belum bisa mengendalikan diri masih terus terisak. Albizar dapat emraskana bagaimana ketakutan Kayla. terbukti dari bergetanya tubuh Kayla dalam pelukannya. Albizar masih terus berusaha menenangkan
hampir setenagh jam lamanya akhirnya Albizar berhasil membuat Kayla lebih tenang. Kayla yang mulai tersadar pun segera mengangkat kepalanya dari sandaran Albizar. ditengah remangnya cahaya senter dikamar mandi Kayla dapat melihat wajah Albizar.
"Jangan takut ada aku. sekarang kita keluar ya. takut kamu masuk angin. ayo aku bantu keluar" kata Albizar.
Kayla menggelengkan kepalanya.
"Kenapa?" tanya Albizar bingung.
seketika Kayla menyembunyikan wajahnya dikedua lututnya.
degh
seketika Albizar baru sadar. jika ternyata Kayla sedang dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun. jujur situasi ini snagat memalukan. tanpa mereka sadari dlama kondisi kepanika mereka lupa jika keduana dalam keadaan polos. hanya saja Albizar masih lebih baik karena dia masing menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.
sungguh Kayla merasa snagat malu. ini kai kedua dia polos didepan Albizar. pertama kala Albizar menyelamatkannya dari penyekapan waktu itu. dan kedua kalianya sekarang yang situasinya tidak disengaja.
sementara Albizar yang sadar pun segera pergi keluar. Albizar ingin menenangkan dirinya. dan menghilangkan kecanggihannya. terlebih bagian bawahnya tiba-tiba sudah mengeras.
"Aduh gimana ini. kenapa sih loepake bangun sekarang. di situasi genting kayak gini bisa-bisanya Loe bangun" (batin Albizar merutuki bagian tubuhnya itu.)
Albizar gelisah. dia bingung. dia tidak bisa membiarkan Kayla berlama didalam kedinginan. tapi jika dia kesana dengan keadaan seperti ini apa yang akan dipikirkan Kayla nanti terhadap dirinya. Merasa dilema Albizar terus mundar mandir. hingga akhirnya Albizar mengabaikan perasaan lainnya. yang terpenting Kayla bisa segera keluar dari sana.
__ADS_1
Albizar segera mengambil bathrobe dilematis kayal. Albizar segera kekamar mandi dan memberikan bathrobe itu pada Kayla. dengan ragu Kayla pun mengambilnya. kemudian Albizar langsung berbalik badan agar Kayla bisa langsung memakainya.
Kayla langsung memakainya ketika Albizar berbalik badan. sungguh perasaaan keduanya bercampur aduk. tinkah keduanya smaa anehnya. padahal mereka sudah halal. mereka bahka. bisa melakukan hal lebih dari sekedar melihat tubuh satu sama lain. tapi mungkin karena keduannya masih sama-sama awam mengenai hal ini sehingga keduanya merasa hal yang aneh.