Coolboy Milik Gadis Manja

Coolboy Milik Gadis Manja
Sebelum semakin sakit.


__ADS_3

Krriiingggg... krrriiinngggggg...


Bel Pulang sekolah berbunyi. Seluruh murid SMA Pelita Insani berhamburan keluar kelas. Demikian juga dengan Kayla, Syahnaz dan juga Kintan. mereka berjalan menuju tempat parkir.


"Loh itu kan mobil Kak Kesya " Kayla heran saat melihat mobil Kesya ada di sekolahnya.


"Kay.." Kesya keluar dari mobil dan langsung memanggil Kesya.


Melihat Kakaknya, Kayla, Syahnaz dan Kintan menghampiri Kesya. dalam hati Kayla bertanya-tanya ada apa kakaknya kesekolahnya. tidak seperti biasanya.


"Kakak kok disini?" tanya Kayla saat sudah ada didepan Kesya.


"Kakak sengaja jemput kalian. mau ngajakin Hangout bareng. Syahnaz sama Kintan ikut juga ya." kata Kesya


Kayla heran. ada angin apa sang kakak sampe kesekolah menjemputnya cuma untuk mengajaknya hangout.


"mau kak " kata Kintan antusias.


Kesya senang karena Kinta terlihat antusias.


"Tumben Kak?" kata Kayla.


"Ya kok tumben sih. Ini kakak lagi dapet jatah libur loh. lagian Kakak lagi nyari waktu buat refreshing. sebelum besok kakak jalanin operasi besar." kata Kesya.


"Oh.. " Kayla percaya dengan alasan yang diberikan Kesya. walau hati kecilnya mengatakan ada alasan lain.


Kesya senang karena Kayla percaya dengan alasan yang Dia berikan. walau sebenarnya ada alasan lain kenapa Kesya menjemput Kayla disekolah.


Sementara itu tidak jauh terlihat Albizar, Bastian dan juga berjalan ketempat parkir.


"Al, abis ini Loe mau kemana? hari ini Loe libur kan ?. kita jalan yuk. Gue 7 mau beli perlengkapan Balap." kata Iqbal


"Nggak deh. Gue mau bantu Adek gue diwarung kasian Emak, Zahra sama Shofa kerepotan. ya mumpung Gue lagi libur." kata Albizar.


"yah.. yaudah deh nggak apa-apa. nanti abis beli perlengkapan kita mampir deh ke warung bantu-bantu Loe disana. ya Kan Bal" kata Bastian semangat.


"Dih, gaya Loe!!. Gue tau Loe bukan mau bantuin Gue. tapi Loe mau coba deketin adek Gue kan. ngaku aja Loe pada." kata Albizar.


"hehhehehe.. ya kan sambil menyelam minum air" kata Iqbal cengengesan.


"yey.. awas aja Loe pada coba macem-macem sama Zahra. Gue Gibas Loe pada." kata Albizar.

__ADS_1


"yey kalau itu sih nanti jadinya sambil berenang kelelep. posesif amat sih Loe jadi Abang. kali-kali kasih ruang buat adek Loe." kata Bastian.


"Nggak ada buat dua cucunguk kayak kalian." kata Albizar.


"Yey cowok baik-baik kayak kita aja nggak Loe bolehin deketin adek Loe. terus cowok modelan gimana yang boleh deketin adek Loe?" tanya Iqbal.


"Nggak ada. Dia nggak boleh pacaran sampe Dia kuliah. Dia harus fokus sama sekolah dan pendidikannya." Kata Iqbal.


"Duh susah deh kalau mau punya pacar yang punya kakak nya modelan gini" kata Bastian.


Albizar diam. dia sendiri tau jika kedua sahabatnya ini orang baik dan bisa jagain Zahra. hanya saja Albizar ingin Zahra fokus pada cita-citanya dan juga pendidikannya. menurutnya Zaha tidak akan fokus pada tujuannya jika dia direcoki sama urusan asmara.


"Al.." panggil Vania dari arah belakang.


Albizar menengok kebelakang. Vania ngos-ngosan setelah berlari untuk mengejar Albizar.


"Al, kamu hari ini sibuk nggak. kita jalan yuk. aku punya 2 tiket nonton. gimana mau ya. please.." kata Vania memohon.


"Sorry Gue nggak bisa Van. Gue ada urusan." kata Albizar.


"Ya Al.. please kali ini mau ya. kamu setiap kali aku ajak jalan selalu aja ada alasan nolak aku. Kamu hargai doang tawaran aku kali ini ya. kamu ikut ya" kata Vania terus memohon sambil emmegangi tangan Albizar.


Vania sedih. ingin sekali Vania terus membujuk Albizar sampe Dia setuju. tapi Albizar sudah menunjukan aura dinginnya yang membuat Vania berpikir ulang. Akhirnya Vania pasrah. Hanya bisa melihat Albizar yang bersiap naik ke atas motornya.


Tidak jauh dari Tempat Al. Kesya, Kayla, Syahnaz dan juga Kintan melihat adegan Albizar bersama Vania itu. Kesya bisa liat sendiri dan membuktikan bahwa ucapan teman-temannya Al benar adanya. jika Albizar ini sangat dingin orangnya. dia meliahta bagaimana caranya Al yang dengan sikap dinginnya berhasil membuat teman wanita itu berhenti merengek.


"Al.." tiba-tiba Kesya memanggil Albizar.


Merasa kenal dengan suara itu Albizar mengurungkan niatnya untuk naik ke motornya. dan berbalik melihat siapa yang memanggilnya. Kayla kaget saat Kesya memanggil Albizar. Albizar kaget ternyata dugaaannya benar. yang memanggilnya adalah Kesya yang sedang berdiri bersama Kayla Syahnaz dan juga Kintan. Albizar berjalan menghampiri Mereka dan diikuti oleh Iqbal dan juga Bastian.


"Dokter. " kata Albizar tidak percaya.


Kesya tersenyum pada Albizar.


Meliahat Albizar berjalan kearah wanita yang sedang bersama Kayla membuat Vania cemburu dan penasaran siapa wanita itu hingga bisa membuat Albizar menghampirina saat namanya dipanggil. biasanya Albizar tidak akan menghampiri or ag yang memanggilnya terkecuali dia guru.


"Dokter . kesini buat jemput Kayla?" tanya Albizar terdengar ramah.


Kesya tersenyum sambil mengangguk.


"Oh.. apa cuman sekedar menjemput Kayla aja. atau emang ada tujuan lain?" kata Albizar menebak.

__ADS_1


Kesya tersenyum ternyata Albizar bisa melihat niat lain Dia kesekolah Kayla.


"Kamu bener. Selain buat jemput Kay. Aku sebenarnya mau refreshing sebelum menghadapi operas besar besok. Biasanya sebelum Aku lakuin operasi besar. Aku selalu luangin waktu sehari Sebelumnya buat tenangin pikiran biar lebih releks nanti Pas operasi." kata Kesya menceritakan tujuannya.


"Yaudah kalau gitu. Selamat bersenang-senang. dan semoga operasi nya besok lancar." kata Albizar. memberikan senyum hangat.


"Amin makasih loh. Tapi Aku kesini selain mau jemput Kay, Syahnaz dan juga Kintan. Aku juga sekalian mau ajakin Kamu sama kedua temen Kamu buat ikutan juga. Gimana kalian mau kan ikut." kata Kesya.


"Kakak dokter serius ngajakin kita juga?" tanya Bastian.


"Iya seriusan. Makin rame makin seru kan." kata Kesya.


"Boleh." jawab Bastian dan Iqbal kompak.


"Gimana Al kamu mau ikut kan?" tanya Kesya.


"Maaf banget Dok. Saya nggak bisa. Saya ada urusan lain. Nggak apa-apa kan Dok." kata Albizar.


"Yah Al. ayolah sesekali kita jalan-jalan bareng-bareng. selagi Kamu libur. " bujuk Kesya.


"Kok Dokter bisa tau?" tanya Albizar heran.


"Sebelum kesini Aku ketempat kerja Kamu buat minta izin dan ternyata hari ini emang Kamu libur. kebenaran banget dong." kata Kesya.


"Tapi beneran Dok. Maaf banget Saya nggak bisa. nggak apa-apa kan?" kata Albizar tidak enak hati.


Semua orang melongo. Melihat Albizar tersenyum hangat dan bersikap ramah pada Kesya. Sangat berbeda dengan sikap Albizar pada yang lain. Jika tadi Albizar menolak ajakan Vania dengan dingin. Sedangkan kini Albizar menolak ajakan Kesya dengan wajah menyesal tidak enak hati. Baik Kayla, Vania, Syahnaz dan Kintan Bastian dan juga Iqbal heran. Sungguh sikap Albizar pada Kesya menunjukan jika Kesya ini orang yang spesial Sehingga mendapat perlakuan yang berbeda dari seorang Albizar.


Kayla semakin yakin jika benar dugaannya. Jika Albizar menyukai Kesya. Begitu juga Kesya. tujuan Kesya datang ke sekolahnya bukan cuman untuk menjemput dan mengajak Kayla jalan-jalan saja. Tapi juga ingin bertemu Albizar dan juga mengajak Albizar ikut jalan-jalan.


Cukup sudah semua Alasan itu membuat Kayla sadar bahwa sebenarnya cinta sudah tumbuh diantara Kesya dan Albizar. Tidak ada tempat untuknya. Dan mungkin keputusannya sudah tepat untuk menjauh dan mengubur perasaannya sebelum perasaannya semakin tumbuh.


"Yaudah Dok, saya permisi duluan ya. have fun. dan semoga besok operasi nya berhasil." kata Albizar.


Albizar berjalan ke tempat motornya diparkir. dan mulai menaikan dna menualakan motornya. dan kemudian meninggalkan mereka.


Kayla masih menatap kepergian Albizar. dan Dia mulai merenungkan keputusannya. Sepertinya sudah benar.


"Cukup Kay!. Kubur. Sebelum semakin sakit." kata Kayla dalam hati meyakinkan hatinya.


Diam-diam Kesya memperhatikan dengan ditail setiap perubahan diwajah Kayla. Kesya mengerti dan melihat apa yang ingin dia lihat. Hal ini membuatnya yakin akan dugaannya. Kesya tersenyum sangat tipis. Sehingga tidak ada satupun yang menyadarinya.

__ADS_1


__ADS_2